12 - Pengakuan.

5.5K 369 16

Keyla memainkan jarinya, dia mulai takut. Zain sedikit khawatir karna wajah Keyla yamg pucat.

"Kamu sakit sayang? Ini kok gak di makan sih? Sini aku suappin ya?"

Zain meraih mangkok bubur itu. Lalu mulai menyuapi Keyla. Dengan senang hati Keyla menerima suapan Zain.

"Kamu lagi sakit ya? Apa.. waktu itu-"

"Zain.. aku mau ngomong sesuatu sama kamu. Tapi aku takut waktu aku bilang semuanya, kamu ngejauh dari aku.."

"Key.. kamu tau aku cinta sama kamu? Aku udah bilang kan? Cinta itu gak main main. Aku bakal terima semua kurang lebih kamu sayang.. apa yang mau kamu omongin? Gak ada di kamus aku, buat ngejauh dari kamu ya?? Adanya kamu tu yang ngejauh dari aku." Jawab Zain sambil mencolek hidung Zain.

"Bener kamu gak bakal kaget?"

Zain menggeleng santai.

"Okey.. mungkin kamu gak percaya ini. Kalok aku itu.."

"Keyla ayah kamu udah dateng sayang.." ucap oma yang tiba tiba membuka pintu kamar.

"Ayah Alroy dateng.. kak."

"Kamu mau bilang apa?"

"Ahh, bentar." Beranjak dari kasurnya meninggalkan Zain yang masih penasaran.

"Daddy.." Keyla meloncat memeluk ayahnya.

"I miss you." Ucap Keyla dengan manja.

"Miss you too honey." Mencium kening Keyla.

"Dave.. hei boy! C'monn.." Dave dan Alroy berpelukan.

"Apa barusan dia bilang daddy?"

"Oh Keyla? Iya Keyla ini anak dad juga sayang." Ucapnya sambil mengacak ngacak rambut Dave.

Dave benar benar bingung dengan ini semua.

"Apa maksud dad?"

"Oke oke. Daddy bakal jelassin ke kamu. Kamu masuk kamar ya? Besok daddy yang jelassin." Melirik Keyla dan Zain dengan tajam.

Mereka itu siapa? Aneh! Perusuh.

Lalu Dave meninggalakan mereka semua, mending main PS seharian deh dari pada liat muka tu cewek!

Oma, Alroy, Keyla dan juga Zain sudah duduk di ruang keluarga. Jam menunjukan pukul 6 sore.

Oma menggenggam tanganku. Memberiku energi untuk mengakui semuanya.

Aku harus jujur! Aku gak bisa diam dan nunggu mereka liat oeeut aku membuncit. Aku yakin daddy bakal bantuin aku.

"Apa yang mau kamu omongin sayang?" Ucap Alroy.

"Dad, Keyla mau menikah dengan Zain." Ucap Keyla to the point.

"Nikah? Sama Zain? Bahkan daddy bisa cariin kamu-"

"Dad. Tolong ngertiin Keyla. Cuma daddy yang bisa bantu Keyla supaya ayah mau setujuin pernikahan Keyla sama Zain, Keyla harus nikah sama Zain daddy."

"Kenapa harus Zain?" Ucapnya tanpa merasa tak enak hati, padahal Zain berada di hadapannya.

"Karna.. karna aku mencintai Zain dan aku sedang mengngandung anaknya!" Zain dan Alroy terpelonjak kaget.

Mereka semua masih terhipnotis dengan pengakuan Keyla.

Keyla menunduk.

"Daddy.. maaffin Keyla."

Rahang Alroy mengeras, manatap Zain tajam, pria itu beranjak dari sofa lalu menghampiri Zain, menarik kerah kemeja Zain.

I Love My Stepbrother 2 ✔Baca cerita ini secara GRATIS!