Part 21

4.6K 462 8

.
.
.
Part 21
(Romance)
.
.
.

###

"Rara-ya, aku ada rapat. Harus pergi sekarang" ucap Daniel tergesah gesah.

"Sarapan dahulu Niel" ucap Rara tak mau kalah dan mendekati Daniel.

"Ada rapat dengan klien luar negeri, aku tak bisa menundanya Rara. Aku sudah terlambat. Aku akan sarapan nanti saja"

Rara membenarkan dasi dan jas Daniel yang masih acak acakan.
"Dasar idol, memakai seperti ini saja tidak rapi"

Daniel tersenyum dengan perlakuan Rara padanya kemudian mengecup dahi Rara.

"Luangkan waktu untuk hari minggu, kita bertiga akan pergi"

Kemudian pergi meninggalkan Rara yang masih terheran heran.

"Aish, lebih baik aku menbangunkan Woojin"

###

Rara berjalan di koridor rumah sakit sambil membawa data data untuk didata kembali.

"Rara-ya" panggil Ong.

"Ah, Ong uisa-nim"

Ong mendekati Rara dan melaraskan jalannya.
"Panggil saja aku Ong sunbae"

"Baiklah sunbae"

"Bagaimana pekerjaanmu?"

"Baik sunbae, seperti yang kau lihat" jawab Rara sambil tersenyum.

"Syukurlah" ucap Ong lega.

"Memang ada apa sunbae?"

"Aniyo, aku hanya ingin memastikan saja"

"Boleh aku minta nomer ponselmu?" Tambah Ong.

"Ne sunbae"

Rara mengambil ponselnya, lalu Ong mengambilnya dan menekan beberapa nomer di layar ponsel Rara. Kemudian mencoba menghubungi ponselnya sendiri.

"Rara, jika ada sesuatu hubungi aku. Arraseo" ucap Ong serius.

Rara terdiam sejenak, kemudian mengangguk diiringi senyum manisnya.
"Ne sunbae"

"Aku serius Rara, jika terjadi sesuatu padamu katakan padaku, aku akan membantumu"

Rara mulai terdiam sejenak. Ong seperti bisa membaca apa yang sudah Rara alami beberapa waktu lalu karna Daniel dan entah kedepan akan terjadi apa lagi, Rara juga masih was was.

"N..ne sunbae, mianhaeyo aku harus pergi"

Rara menunduk hormat kemudian meninggalkan Ong di koridor itu yang menatap Rara dengan tatapan khawatir.

Yah, Ong sudah tau semuanya itulah alasan dia pindah di rumah sakit ini. Ong tak memikirkan Rara sekarang milik siapa. Baginya Rara adalah orang yang pernah membuat jantungnya berdebar. Walau hal itu terlambat, seperti sekarang. Ong kalah cepat menemukannya dan Rara sudah menjadi milik Daniel.

###

Minggu....

Rara bersiap untuk memasak didapur. Namun Daniel merangkul perut Rara itu dari belakang. Yap, tentu saja Rara sangat terkejut, apa lagi jika perlakuan Daniel yang satu ini diketahui adiknya, mau ditaruh dimana muka Rara ini.

"Niel, lepaskan"

"Wae? Kau kekasihku"

"Ta..tapi tidak seperti ini juga"

"Beri aku ciuman pagi"

"Niel"

"Cium"

Rara melepaskan tangan Daniel dari perutnya dan berbalik.

My Nurse - Kang DanielBaca cerita ini secara GRATIS!