Part 14

4.1K 502 3

.
.
.
Part 14
(Missing)
.
.
.

###

Daniel mondar mandir tak karuan dirinya bingung harus mencari Rara kemana lagi. Sudah satu minggu ini Rara tak bisa dihubungi. Dan karna kesibukan Daniel hingga tak bisa mengecek langsung keberadaan Rara dirumah sakit.

"Daniel? Apa ada yang membuatmu tidak tenang?" Tanya manager Jung.

"Hyung, aku tak bisa menghubungi Rara 1 minggu ini"

"Waeyo? Apa kalian bertengkar?"

"Aniyo, kami tidak bertengkar"

"Ah, Daniel" Manager Jung ngambil sebuah surat dari sakunya.

"Apa ini hyung?"

"Bacalah. Aku juga tak tau isinya. Itu surat 5 hari yang lalu, aku baru saja mengambilnya tadi"

Daniel mengerutkan dahinya dan menerima surat itu. Dengan cepat Daniel membukanya.

Kang Daniel

Daniel-ssi annyeong. Aku Lee Rara, mianhae aku menulis surat ini bukan menghubungimu langsung. Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal dan berterimakasih selama ini kau berada di sampingku. Aku sangat senang Daniel-ssi. Ah, jangan lupa tanganmu, kau harus berhati hati dan harus tetap makan dengan teratur. Satu lagi, hargai orang orang yang berada didekatmu Daniel.

Selamat tinggal Kang Daniel.

Lee Rara

Daniel sangat shock dengan surat itu. Tubuhnya mendadak lemas, pikirannya entah kemana saat ini. Manager Jung bingung dengan Daniel, mendekati Daniel.

"Ada apa Daniel?"

"H..hy..hyung" Daniel memberikan surat itu pada manager Jung dengan bergetar.

Manager Jung menerimanya dan menbacanya.
"Mwo? Rara?"

"Ne hyung... Aniyo, aku tak bisa membiarkan ini terjadi. Aku harus memastikannya" Daniel mengambil jaket dan kunci mobil kemudia pergi berlari.

"Yak! Kang Daniel! Aish, bocah itu"

Pikiran Daniel sekarang sudah entah kemana, Daniel hanya ingin cepat cepat sampai di rumah sakit agar bisa menanyakan langsung maksud Rara.

Daniel berlari menuju tempat informasi.
"Bisa aku bertemu dengan Rara. Aniya, maksudku suster Lee Rara"

"Suster Lee Rara sudah pindah tuan. Dia sudah tidak bekerja disini lagi"

"Mwo?!"

"Dia sudah pindah satu minggu yang lalu"

"M...m..mwo?"

"Lalu kemana dia pindah?" Tambah Daniel.

"Maaf tuan kami tidak tau"

Daniel benar benar marah pada dirinya sendiri saat ini.

"Rara-ya neo eodiga" lirih Daniel.

My Nurse - Kang DanielBaca cerita ini secara GRATIS!