8

8.7K 453 11

"Kakak...." Jany mengeluarkan suaranya pelan ketika sadar bahwa Alex lah yang berhasil membuatnya emosi dan bahwa Alex lah yang sedang ia sumpahi sedari tadi.

Orang yang diucapkan Jany itupun hanya memandang Jany dengan tatapan kaget dan tak percaya.

Jany pun sama. Satu kata yang berhasil keluar dari mulutnya tadi kini membungkam kembali semua kata yang ingin diucapnya saat pertama kali ingin bertemu sosok yang ditungguinya selama ini.

"Ka Alex" Jany bukan bermaksud memanggil Alex, tapi kata-kata itu keluar dengan sendirinya dari mulut Jany tanpa ia sadari karena ia masih sibuk memerhatikan Alex.

Alex yang sadar bahwa sedari tadi ia hanya terdiam melihat orang yang berdiri didepannya ini segera mengedipkan matanya beberapa kali hingga kesadarannya kembali.

"Jany" kata pertama yang diucapkan Alex

"Ka Alex" Ulang Jany lagi

"Bunda mana?" Alex mengalihkan matanya untuk melihat kedalam rumahnya dari pintu yang terbuka dibelakang Jany.

Alex berjalan masuk meninggalkan Jany didepan pintu.
Jany masih terdiam ditempat tanpa mengalihkan matanya dari sosok Alex yang telah menghilang dari jangkauan matanya.

Jany berjalan masuk dan menutup kembali pintu rumahnya dan mengikuti Alex dari belakang.

"Bunda kemana Jan?"

Jany tidak menjawab. Jany masih kaget akan kakaknya itu. Jany merasa kalau Alex seperti tidak merindukannya. Jany merasa kalau Alex menganggap nya seperti sudah biasa bertemu. Jany merasa..... Aah ia sudah tidak sanggup merasa lagi!

Jany melihat Alex seperti orang asing dimatanya.

"Jan, bunda mana?" Alex berbalik melihat ke arah Jany yang terdiam mematung memerhatikannya

"bunda... Bunda lagi ke rumah tante Nela ka" jawab Jany terbata

"kamu kapan balik ke Indonesia?"

Jany berjalan ke ruang keluarga menyusuli Alex yang tengah asik duduk disana sambil meminum Jus Jeruk yang tadi diambilnya dari kulkas.

Jany duduk di sofa didepan Alex.

"Beberapa hari yang lalu ka" Jawab Jany mencoba tenang

Alex hanya mengangguk

"trus baliknya kapan?" tanya Alex langsung melihat Jany

"balik kemana ka?" Jany balik bertanya dengan bingung

"Ke Amrik"

Jany kaget lagi mendengar kakaknya itu. Ia beranggapan kalau Alex ingin Jany segera kembali ke Amerika dan meninggalkan Indonesia.

"Nggak kak, Jany gak balik lagi ke Amerika"

Alex hanya mengangguk lagi dan kembali meminum jus jeruknya

"Kabar ayah gimana?"

"Baik"

Mereka terdiam beberapa saat setelah Jany menjawab pertanyaan Alex dengan cepat

"Kakak naik dulu ya Jan, mau istrahat"

"iya ka"

Alex berdiri dan berjalan meninggalkan Jany yang masih duduk diam menatap kosong ke tempat yang diduduki Alex tadi.

Jany mulai menumpahkan air matanya yang sedari tadi ia tahan.

" bukan ka, bukan sambutan seperti ini yang Jany mau saat pertama kali bertemu ka Alex lagi. Jany mau ka Alex memeluk Jany sebagai sambutan buat kedatangan Jany lagi kerumah ini. Ka alex bahkan menanyakan Jany kapan balik ke Amrik, apa ka Alex gak mau Jany disini? Ka Alex gak mau Jany bareng ka Alex lagi? Ka Alex bahkan menanyakan kabar ayah diAmrik, apa ka Alex gak ingin tau gimana kabar Jany selama Jany di Amrik? Bahkan setelah sebelas tahun tanpa komunikasi? Jany merindukan ka Alex, apa kakak tau? " ucap Jany pelan ditengah-tengah tangisnya.

I LOVE YOU, BROTHER! [COMPLETED]Baca cerita ini secara GRATIS!