21

4.5K 289 5

"Bun?" seru Alex saat ia dan bunda nya sedang berada ditaman menikmati udara dipagi hari

"Mm?" jawab bunda yang kala itu memetik beberapa bunga

"kalau misalnya... Misalnya nih ya bun gak beneran"

"iya apa de? Serius banget kayaknya"

"gak serius juga bun, kan misalnya aja. Misalnya nih yah bun, temen aku kan punya temen cewek trus temen aku tuh ngerasain perasaan aneh saat temennya curhat tentang mantannya. Kayak perasaan ngiri gitu. Itu apa ya bun, maksudnya gimana apa gitu. Alex susah ngejelasin kondisinya deh" jelas Alex dengan ragu karena takut bundanya akan sadar kalau itu bukan hanya 'misal' tetapi memang nyata hanya saja kedudukan posisi yang berbeda.

"temen kamu cowok?" tanya bunda yang perlahan berbalik dan berjalan sambil menghiasi bunga bunga yang sudah berada digenggamannya.

"iya bun"

"trus temennya temen kamu itu cewek dan mereka udah temenan lama kayak gitu? Temen kamu dan temen ceweknya"

"iya bun" jawab Alex sambil membayangkan dirinya dan cerita Jany sebelumnya

"itu mah cemburu"

mendengar jawaban bunda, Alex mengalihkan pandangannya dari tatapan kosong didepannya langsung menuju ke bundanya yang masih asik dengan bunga

"maksudnya?"

"dia ngiri dengar temennya ceweknya curhat tentang mantannya kan? Itu tandanya cemburu sayang" jelas bunda membalas tatapan Alex

"jadi si temen aku tuh cemburu dengan sicewek?"

"iya.. Kamu gitu aja masa gak tau sih, makanya cari gebetan sana, udah kuliah dan kerja gitu kurang apa lagi coba lex?!"

Alex hanya diam memikirkan sesuatu yang sedang muncul dibenaknya

"eheem" suara yang muncul dari belakang Alex dan bunda berhasil menarik kedua pasang mata itu untuk melihatnya

"sayang, udah bangun?"

"i-iya bun" jawab Jany sambil melirik Alex sebentar

Jany berjalan mendekat ke tempat Alex duduk

"pagi kak" sapa Jany langsung duduk disamping Alex dengan segelas coklat hangat di tangannya

"mm pagi" jawab Alex lurus tanpa melihat Jany

Jany dan Alex berdiam diri memikirkan masing masing apa yang ada dipikiran mereka

"kayaknya lagi serius ya?" tanya Jany

"apa Jan?" tanya bunda yang sedikit kurang mendengar karena jauh dari tempat Jany berada

"Mm, ka Alex dan Bunda. Kayaknya lagi serius gitu"

"ohh. Itu kakak kamu nanya yang aneh"

"aneh gimana?"

"masa cem---"

"Bun? Bunga nya udah kelar? Nih tempatnya".

Kalimat bunda terhenti saat Alex sadar kalau apa yang akan bunda ucapkan itu sangat tidak pas untuk Jany tahu maka dengan cepat Alex memberhentikan kalimat bunda nya sebelum semua terlambat.

"oh iya nih. Pegangin ya" bunda memberikan bunga yang tadi di hiasi nya kedalam keranjang bunga yang berada di samping Alex

Jany yang melihat tingkah kakaknya itu hanya melihat saja dan membentukan garis lurus dibibirnya.

"aku masuk dulu ya bun. Mau mandi" pamit Alex dan berjalan beberapa langkah dari tempat ia dan Jany duduk tapi saat itu langsung terhenti saat sadar akan sesuatu hal

I LOVE YOU, BROTHER! [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang