22

3.9K 262 5

"dia kan yang selama ini buat elo gak bisa nerima hati Ratna dan mutusin hubungan dengan Vero setahun yang lalu?" tebak Edo benar mengingat Ratna yang terkenal baik, cantik, pintar dan yang selalu mengejar Alex tapi tak pernah sedikitpun dilirik oleh Alex dan Ratna yang notabennya dulu pacar Alex selama 3tahun putus begitu saja tanpa alasan yang jelas dari Alex.

"Do, dia itu ade gue. Kenapa elo sangkut pautin sama kejadian itu?" ucap Alex dengan senyum sinis dan menutupi kebenaran dari tebakan Edo

Edo menggeser sedikit tempat duduknya agar mendekat dengan Alex.

"gue tau Lex" ucap Edo setengah berbisik

"apa?"

"orang yang barusan lu bilang Ade itu bukanlah ade kandung elo" jawab Edo dengan menekan setiap kata yang keluar dari mulutnya dan kembali ke posisi awal ia duduk.

Alex dengan terkejutnya secepat kilat langsung membalikkan badannya, melihat kekanan dan kekiri dimana ia dan Edo duduk, mencari tau dan memastikan kalau tak ada seorang pun yang mendengar perkataan apa yang baru saja Edo ucapkan untuknya.

"Elo? Sini ikut gue" Alex segera berdiri dan berjalan cepat menuju luar rumahnya lalu masuk ke dalam mobilnya yang diikuti oleh Edo dengan senyum penuh kemenangan.

Baru kali ini Edo melihat reaksi sahabatnya itu, orang yang selalu dikenal cool, dingin tapi ramah kini berubah menjadi seorang Alex yang kaku, pucat pasi dan serasa bagaikan roh jahat mengelilingi aura Alex.

Edo masuk ke mobil Alex dan dengan cepat di injaknya gas mobil menuju sebuah Cafe yang tak jauh dari rumahnya lalu turun tanpa bicara sedikitpun dan duduk di salah satu tempat duduk lasehan diikuti Edo yang masih senyum kemenangan atas keberhasilannya membuat Alex seperti itu.

"Lanjutin apa yang lu omongin tadi" ucap Alex serius setelah memesan 2 mocca latte untuknya dan Edo

"eheem" deham Edo sebelum memulai pembicaraannya dan memperbaiki posisi duduknya

"ya dia bukan adik kandung elo" tambah Edo

"lu tau dari mana?" tanya Alex intens

"dari reaksi lu tadi dan sekarang ini" Edo mengangkat kedua bahunya

"gue serius!"

Edo yang akhirnya merasa sudah cukup main-mainnya akhirnya menatap Alex juga dengan wajah serius.

"pertama-tama gue mau minta maaf"

"dimaafin" balas Alex cepat

"emang lu tau kenapa gue minta maaf?"

Alex hanya mengangkatkan kedua bahunya seperti mengatakan mana-gue-tau

"gue minta maaf karena udah lancang sama urusan lu"

"iya udah, next. Lu tau dari mana?"

"Lu ingat setahun setelah kita temenan dulu? Waktu elu minta gue temenin dirumah lu?"

"Mm"

"trus disitu gue gak sengaja ngeliat map berserakan dan gue berencana buat mengembaliin ke tempatnya"

Jelas Edo mengingat kejadian lampau yang membuat ia mengetahui siapa sebenarnya Jany dengan melihat Akte kelahiran dan kartu keluarga didalam map itu.

"gue kembaliin ke laci nyokap kok waktu gue ambil" bantah Alex

"enggak Lex, lu gak ngembaliin ke semula"

Alex kembali mengingat dan ternyata memang benar. Dulu, saat mengetahui siapa dia dan Jany sebenarnya,Alex memang telah meletakkannya kembali tapi tidak sadar bahwa dokumen-dokumen yang berada didalamnya tercecer akibat kerasnya Alex saat meletakkannya.

I LOVE YOU, BROTHER! [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang