1

17.9K 606 8

"Ade, kamu gak boleh gitu sama kakak. Biar kakak pergi sekolah dulu ya, nanti kalau udah pulang baru kakak temenin ade main lagi, yaa? Ayo sekarang lepas baju kakak nanti kakaknya lambat loh ke sekolahnya" bujuk bunda

Jany tidak mau melepaskan ujung baju yang ditariknya. Anak kecil bernama lengkap Jany Violin Darmansyah itu yang masih berumur 6 tahun terus menangis saat kakaknya (Alex Darmansyah) akan meninggalkannya untuk pergi kesekolah.

Kakak berAdik itu berbeda umur 2tahun. Alex yang sekarang sedang bersekolah Di SDN terpadu jakarta menempati kelas 2 dan Jany yang masih menduduki bangku TK di TK Matahari jakarta.

"Jany sayang, kakak gak bakalan lama kok. Kakak janji bakalan pulang cepat dan kita jalan-jalan naik sepeda trus nonton pangeran di televisi lagi. Sekarang kakak harus kesekolah. Kakak janji"

Bujuk Alex yang langsung berjongkok ke arah Jany dengan mengajukan jari kelingkingnya sebagai tanda janji yang ia ucapkan tadi ke adiknya.

"Jany mau ka Alex disini gak usah pergi"

Jany terus merengek tidak menghiraukan pengajuan jari kelingking Alex tadi.

Air mata Jany kembali menetes.

"Ka alex harus belajar de, mainnya sama bunda aja ya" bujuk bunda yang langsung melepaskan tangan Jany yang terus menggenggam ujung baju Alex.

"Jany gak mau, Jany mau sama ka Alex"

"Ssst, Jany anak manis kan?" kata Alex membelai rambut Jany dan Jany mengangguk mengiyakan dengan air mata yang terus berjatuhan

"Nah, kalau gitu anak manis gak boleh nangis. Nanti pangerannya gak bakal suka loh sama anak manis yang nangis. Jany mau pangerannya gak suka ama Jany?"

Sepertinya kata-kata Alex itu berhasil. Jany langsung terdiam dan mengusap air matanya dengan cepat dan sembarangan untuk menghilangkan air mata yang ada diwajahnya

"Gak, Jany gak nangis" Pembelaan Jany dengan muka polosnya, Alex tersenyum melihat kelakuan adiknya itu. Bunda melepaskan Jany yang tadi digendongnya karena merasa anaknya Alex bisa mengatasi Jany kalau Jany sudah berkelakuan seperti tadi.

"Oke anak manis, kakak berangkat dulu ya. Jany kan sebentar lagi ke sekolah Jany juga. Harus rajin ya disana" Alex segera bangkit dari hadapan Jany dan membuka pintu menaiki mobil yang sudah ditunggui oleh supirnya

"Ka, janji kakak ya" teriak Jany dari halaman depan

"iya adeku yang manis" balas Alex dari jendela mobil.

Jany melihat Alex pergi dan segera masuk ke rumahnya.

*****

Alex Darmansyah anak pertama dari keluarga Darmansyah dan Jany Violin Darmansyah adalah anak kedua dan terakhir dikeluarga ini.

Dengan nama Darmansyah mengekori diujung nama mereka berdua, Alex dan Jany sangat tidak bisa dikategorikan dalam turunan anak "orang biasa" diNegara ini.

Keluarga yang memiliki istana mewah, dengan pembantu rumah tangga sebanyak 12 orang dan supir pribadi 5 yang masing-masih mempunyai tugas tersendiri. Supir pertama khusus Alex, supir kedua khusus Jany, supir ketiga khusus bunda , supir ke empat khusus ayah dan supir kelima khusus dirumah kalau kalau ada sesuatu.

Keluarga Darmansyah memiliki 7 cabang perusahaan diindonesia dari perusahaan pusat yang berada diAmerika yang diolah langsung oleh keluarga Darmansyah. 5 butik internasional olahan bunda mereka sendiri, 2 perpustakaan kota yang dipegangkan teman kepercayaan ayah Alex dan semua bisnis-bisnis itu memiliki satu merk perusahaan yaitu Vidar (Violin Darmansyah).

I LOVE YOU, BROTHER! [COMPLETED]Where stories live. Discover now