"L0V3"

29 10 5
                                    

....

"Jangan jangan...."

"Apa woy!?"

"Jangan jangan kalian jodoh"

"Cie....." Kata Alicia dengan nada meledek.

"Ish kalian ini kenapa?" Kata Devan.

"Ehem ehem" deham Tere kemudian.

"Udah Ter!!!" Kata kak Devan dengan nada ngengas.

"Wuss santay donk bro,gak biasanya ngengas" kata Aldo.

"Biasa do,orang kalem kalau salting jadi gitu" kata Alicia.

"Kasihan juga Kak Devan di ejek Mulu,kalau gue bela,entar kek kemarin dibelain pacarnya,malah tambah parah kan ye,serba salah gue disini"

"Oh ya Devi juga aku ajak ikut masak masak,apakah boleh?" Kata kak Devan.

"Boleh boleh" kata Alicia.

"Boleh donk" kata Tere.

"Terserah" kata Aldo.

Zero dan Steven hanya mengangguk saja.

"Yaudah yok mulai,tunggu apa lagi" kata Alicia.

"Yok"

//Alicia pun mulai membuat adonan kue dibantu Devi,sementara Aldo,Devan dan Tere mencuci bersih ayam kampung yang tadi dibeli Devan.

Sementara Zero dan Steven mengupas bawang merah dan bawang putih,sebelumnya mereka sudah berdiskusi untuk membeli bumbu instan,namun Devan menolak agar lebih enak jika dibuat sendiri.//

"Nah sudah jadi adonan nya" kata Alicia.

"Syukurlah aku ambil loyang dulu" kataku.

"Oke,loyangnya ada di almari dapur bagian tengah,ambil yang sedang ya" Kata Alicia.

"Oke.." kataku.

Aku lalu pergi mencari loyang nya,membuka almari dapur yang lumayan tinggi.

"Nah..ini mungkin loyang yang dimaksud Alicia" Kataku lalu mengambilnya.

Namun saat aku berbalik aku menabrak Aldo.

"Woy sis punya mata lihat lihat donk" Kata Aldo.

Aku lalu melihat sekitar,oke tidak ada Devan aman.

"Kok jadi gue sih,Lo itu yang jalan gak pakek mata anjim" Kataku.

Aldo tampak mengangkat satu alisnya.

"Sifat Lo jadi berubah mendadak kenapa njir?punya kepribadian la-"" kata Aldo.

Aku lalu menutup mulutnya dengan telapak tanganku.

"Ish...jangan keras keras Napa dah,suara Lo itu udah kek toa tau gak" kataku.

Aldo melepas telapak tanganku dengan kasar.

"Jangan main tutup tutup mulut heh" kata Aldo.

"Makanya itu volume dikecilin" kata Devi.

"Iye dah" Kata Aldo.

Aldo tampak melihat lihat sekitar,lalu melihat ku,tak lama setelah itu ia tersenyum miring.

"Heh Lo" kata Aldo.

"Apaan?"

"Biar gue tebak sifat Lo berubah rubah kayak gini pasti ada sesuatu yang menjadi tujuanmu disini" kata Aldo.

"Ma-maksud Lo?"

Aldo mendekat dan membisikkan ditelingaku

"Lo sok kalem didepan Devan kan?" Kata Aldo.

Lump In your Troath [PROSES REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang