34. fact

1K 98 2
                                    

________

Setelah perkenalan singkat di tangga jembatan layang tadi, Salsa mengajak keysha mencari tempat mengobrol Yang lebih elit, Dan berakhirlah mereka di sebuah cafe dengan tulisan 'magical place' terpampang di atas pintu masuk cafe Yang berdasar kaca.

Mereka duduk di dekat  jendela kaca besar yang langsung menghadap jalanan dengan meja bundar yang memisahkan keduanya sedangkan ketiga teman Salsa di usir karena katanya Salsa hanya ingin berbicara empat mata dengannya.

"Jadi?" Akhirnya Keysha membuka suara setelah terdiam cukup lama mendengarkan cerita Dari Salsa – gadis cantik Yang katanya teman gilang di SMA lamanya.

"Gue nggak tau maksud Dari lo cerita semua itu ke gue tapi..makasih infonya" keysha tersenyum Yang terkesan di paksakan. Mau bagaimana lagi Karna keysha Masih bingung maksud Dari apa Yang Salsa bicarakan padanya sedari tadi.

"Gue cerita itu semua Karna gue pengen lo tahu siapa Gilang Dan lo nggak tahu kenapa dia pindah sekolahkan?" Salsa berkata dengan nada sombomgnya, seakan dia Yang tahu segalanya mengenai Gilang.

Keysha mengernyit, kalau dia tidak Salah nenek Gilang pernah memberitahunya "Karena dia nakal? Suka melawan?"

Salsa tertawa mengejek lalu menggelengkan kepala menatap keysha dengan tatapan remeh"itu Salah satunya, dia di D.O karena Kasus Narkoba, balap liar yg tadi gue bilang juga Salah satu alasannya"

Keysha tidak bisa untuk tidak terkejut, ia menegak ludahnya guna menetralisir keterkejutannya. Ia merutuki gadis di depannya ini dalam hati, masalah keluarganya saja belum kelar dan gadis tak tahu malu di depannya ini sudah menambah cabang di pikirannya.

"Kenapa Lo cerita semua itu ke gue? Padahal hungungannya sama gue nggak ada sama sekali"

Salsa menaikan sebelah alisnya dengan senyum sinis ia mendekatkan wajahnya ke arah Keysha"masih aja munafik, gue tegasin lagi deh. Lo suka sama Gilang dan Lo cewek yang paling Deket sama Gilang"

Salsa kembali menarik wajahnya menjauh dan beranjak dari duduknya "gue pergi dulu, oh! Gue harap ini pertemuan pertama dan terakhir kita"

Keysha melipat kedua tangannya di depan dada, menatap Salsa datar"gue juga"

Salsa terkekeh"tapi kalau di kasih kesempatan buat ketemu lagi sama Lo, gue pastiin ngomong santai kayak tadi gak bakal terjadi"setelahnya Salsa melenggang pergi meninggalkan cafe.

Keysha menatap keluar jendela memperhatikan mobil merah terang yang baru saja meninggalkan area parkiran cafe, setelahnya ia menghela nafas berat, Keysha benar-benar pusing tujuh keliling.

Mengetahui fakta ayahnya yang akan menikah lagi saja sudah membuatnya stres dan sekarang di tambah lagi pikiran mengenai Gilang yang sangat membuat Keysha terkejut tapi dia tidak ingin percaya begitu saja sebelum mendengar langsung dari Gilang.

Keysha baru ingat, Gilang juga belum memberi tahu alasan kenapa dia mejauh setelah persami kemarin.

"Lo berutang banyak penjelasan sama gue" gerutu Keysha kesal.

Ntah sudah berapa lama dia dan Clara berbicara yang jelas hari sudah semakin sore dan acara menenangkan dirinya tergantikan dengan acara menambah beban. Rasanya Keysha ingin sekali berteriak kencang sekarang.

Keysha merogoh ponselnya dari saku celana, sedari tadi ponselnya selalu berdering tapi karna ingin menghormati orang yang sama sekali tidak balik menghormatinya, jadilah Keysha diamkan saja.

Banyak notifikasi masuk, dari kedua sahabatnya mungkin karna Keysha lupa mengabari Anya kalau dia keluar  dan Dila jadi ikut menghubunginya, selanjutnya notifikasi dari grup, papanya, Kelvin dan juga...

MAGER [COMPLETED✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang