06 - Old Story from Felix

384 48 5
                                    

Halo haloo selamat pagi pada hari Senin inie para readers tercintahhh, sepertinya akan ada sesuatu ya di chapter ini emmm🤭🤭 ehem ehem apa yaa🤭🤭 simak dehh. Btw ak ga bosen' ingetin bwat vote vote muahh, follow sekalian bolee tida usa malu'🤭🤭💐 Tapi koo di chapter sebelumnya sepi sieee:(( ramein ayoo, promosi ke tiktok gapapa asal aku di tag😁😁

Play the song : Weapon - Itzy~♪

(n.) ♤♧♤♧ = keesokan hari

Happy reading!!


Bel pulang telah berbunyi, para murid kelas XI MIPA 3 berhamburan keluar kecuali Nerezza. Entah apa yang membuat dirinya betah berada di kelas.

Ia mengecek sebentar ponselnya, membalas pesan yang terkirim saat jam pelajaran dan mengirim pesan pada Christopher.

Kemudian, dirinya berdiri dari kursinya untuk menggendong tasnya dan berjalan menuju parkiran.

Tak lama menunggu, Nerezza sudah mendapati mobil sedan milik Christopher berjalan kearahnya.

Nerezza segera membuka pintu mobil dan memasukinya, ia mendudukkan dirinya di kursi penumpang.

"Kau bisa berpindah? Aku merasa seperti supir mu." Christopher mencibir Nerezza yang baru saja duduk.

"Banyak mau sekali kau, diam dan menyetir saja." Nerezza melepas sepatunya untuk diganti dengan sandal yang tersedia di bagasi.

Nerezza juga menaruh tasnya di sebelah dirinya dan mengambil ponsel yang disimpan.

"Nyalakan lagu Weapon dari itzy Chris!" Nerezza berbicara tanpa mengalihkan netra nya dari ponsel.

"Ck," Christopher mendecak dan tetap melakukan apa yang dikatakan Nerezza tadi. Christopher melirik Nerezza dari spion yang berada didalam mobil, ia sedikit mengernyit kala melihat cincin rose gold berada di salah satu jarinya Nerezza. "Dari siapa cincin itu?"

Nerezza langsung memperhatikan cincin yang dipakainya. "Oh, ini dari Novan."

Christopher hanya menganggukkan kepalanya kemudian fokus mengemudi. Entahlah, Christopher merasa sedikit janggal dengan ukiran mawar nya. Mungkin seperti knife ring yang jika dilepas ukiran mawar nya akan terdapat benda runcing?

Wait, 빈틈을 노려, I'm ruling this game~♪

Blade, 날을 세워, slice it all, I'm carving my name~♪


Musik Weapon terus menyala mengisi keheningan di dalam mobil.

Nerezza kemudian menoleh ke arah belakang, dahinya mengernyit ketika mendapati dua orang bermotor tengah mengikutinya. Nerezza rasa, mereka sudah mengikuti sedari tadi.

"Ada yang mengikuti mobil Chris." Nerezza yang semula tak memakai sabuk pengaman kini terburu-buru memakainya dan menegakkan duduknya.

Tanpa mengatakan apapun, Christopher sedikit menambahkan laju mobilnya untuk melihat apakah pemotor tersebut mempunyai lajur yang sama atau memang mengikutinya.

"Mereka semakin mengikuti." Nerezza juga kembali menoleh untuk memastikan pemotor yang mengikutinya.

"Berpegangan, aku akan mengebut dan berbelok secara tiba-tiba di tikungan tajam." Christopher juga mengambil airpods dan menghubungi seseorang.

Ciit!

Christopher benar-benar membelokkan mobilnya dalam kecepatan tinggi, mobilnya sedikit miring saat berbelok.

One Kiss Away from Killing[✓]Where stories live. Discover now