CHAPTER SEBELAS|| Meluluhkan hati seorang gadis 02

100 60 4
                                    

Happy reading teman teman, yey up lagi Xixixi

Dela terbangun dari tidurnya, ingin melihat siapa yang mengetuk - ngetuk pintunya? Dela melihat jam yang berada di samping gila jam 9 malam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Dela terbangun dari tidurnya, ingin melihat siapa yang mengetuk - ngetuk pintunya? Dela melihat jam yang berada di samping gila jam 9 malam.

Adela langsung turun, siapa yang malam malam gini mengetuk pintu rumah nya, kalo orang tuanya pasti tidak mungkin.

"Sebentar" ucap Dela turun dari tangga.

Dela membuka pintu dan, Manda kerumahnya malem - malem gini? Dia kabur apa gimana?

"Loh, Manda malam - malam lo kerumah gue, gila ya lo?" Sembur Dela

"Gue mau nginep dirumah lo, gue udah ijin sama bokap, nyokap gue jadi lo selow ajah. Gue juga bawa baju seragam sekolah" ucap Manda panjang lebar

Ha? Bahkan Dela takpercaya atas yang di lakukan Manda. Memakai namanya untuk nginep.

"Cerdas banget saking cerdasnya begok" ucap Dela sambil senyum.

Manda dan Dela sekarang berada di kamar Dela. Kedatangan Manda yang lama - lama menghayut kan membuat Dela sedikit curiga.

"Lo kabur dari rumah kan?" Ucap Dela

"Heh, kaga lah gue kan anak baik - baik!!"

"Terus apa kalo bukan?" Tanya Dela

"Besok gue pingin make up lo biar jadi feminim, pasti orang - orang di luar sana terkagum - kagum sama lo, Del" jelas Manda.

"WHAT? Gila lo? Ogah gue pake make up, nanti kaya ondel - ondel lagi."

"Serahin sama gue pasti cakep kaya barbie."

.

Pagi hari ini Manda dan Dela sudah siap, untuk pergi ke sekolah.

"Muka gue lo apain heh!?" Teriak Dela.

"Sans itu natural banget malah."

"Ini apaan lagi pake merah - merah, pedes kaga nih?" Tunjuk Dela kebibir nya.

"Kaga lah ya kali cabe, gue taro in ke mulut lo. Bisa doer mulut lo" ucap Manda yang sedang memakai lip cream.

"Udah cah ayu, sekarang ke sekolahan."

"Ogah gue mau apus dulu ini. Yang ada di wajah gue, gak biasa" ujar Dela mengambil tisu yang siap menghapus make up. Dengan cepat Manda mencegah nya.

"Dengerin kata gue lo cakep udah apa nurut! Awas di apus gua gak mau kenal lo lagi !!" Tegas Manda.

"Hih hih" ucap Dela dengan muka datar.

Kini mereka berdua bergegas ke sekolah takut kesiangan, sesampai nya di sekolah Dela sudah tak kuat muka nya gatel gatel.

"Jalan yang agun ya itu baju lengan nya jangan di lipet dodol" oceh Manda.

"Ribet bener lo kaya mpok mpok mau kondangan bener dah" ucap Dela.

"Bodo amat. Biar lelaki ada yang kepincut sama lo"

"Yaelah tanpa gue dandan juga udah ada yang kepincut sama gue"

"Prettt"

Sampai nya mereka berdua di kelas banyak sepasang mata menatap Dela.

"Murid pindahan?"

"Gelis pisan uy"

"Itu mah si Dela kan?"

"Iya gue Dela." Ucap Dela angkat suara.

Tidak lama kemudian Rangga dkk. Tiba di kelas merekah bahkan tidak mengenali Dela yang sedang memainkan hp nya.

"Ada murid baru?" Tanya Dicky kepada temen sekelasnya.

"Mana?" Tanya Dimas.

Dicky langsung menunjuk ke arah Dela, Rangga dan Dimas langsung mengikuti arah Dicky.

"Kok kaya gak asing ya? Mukanya?" Ucap Rangga berbicara sendiri.

"Dela!!! Minuman yang lo pesen abis" teriak Manda, Rangga, Dimas dan Dicky lantas menoleh ke Manda yang lama lama semakin dekat dengan Dela.

"WHAT?!!" Teriak Dimas dan Dicky. Barengan

"Lo ngapa bego teriak - teriak." Bacot Manda.

"Gue kira itu anak baru. Sumpah gue gak ngenalin" juju Dimas.

"Ya kan temen gue emang cantik. Makanya gue oles dikit biar keliatan auranya." Ujar Manda.

"Halah jelek jelek." Ujar Dimas

.

"Gue demen sama si Dela" pengakuan dari Rangga membuat kedua teman nya melongo.

"Buset, serius lo?" Tanya mereka berdua barengan

"Dua rius gue" jawab Rangga

"Kok lo bisa demen sih sama si Dela?" Tanya Dimas

"Ya kan gue gak tau itu perasaan dateng nya cepet banget gue gak tau juga tiba tiba ada perasaan sama Dela."

"Gue dukung lo!" seru Ricky. Dimas menoleh ke Ricky yang tiba tiba ngerestuin.

"Cara nya dia biar demen sama gue?" Tanya Rangga

"Gue punya ide, lo harus pake ide gue yang cermelang ini." Smirk Ricky

.

Pulang sekolah. Rangga sudah siap dengan rencana ide cemerlang Ricky. Adela sudah bersiap siap untuk pulang namun di cegah oleh Rangga.

"Heh! Ngapain lo" tanya Adela panik

"Gue mau ajak lo berkencan." Ucap Rangga, alis Adela mengerut apa maksud Rangga?

Rangga menyeret Adela sampai di parkiran. Adela segera menghempaskan.

"Naik, Del." Ucap Rangga

"Lo mau ngapain sih sebenarnya?" Tanya Adela sekali lagi

"Gue mau ajak lo ke suatu tempat. Pasti lo nanti suka"

"Cepet deh naik gak usah lama." Ucap Rangga yang sudah naik motor matic nya.

"Iya iya sabar." Ucap Adela lalu naik

Mereka berdua tidak tau jika ada tiga orang sedang pantau mereka.

"Kira - kira rencana kita berhasil?"

"Tumben banget mereka gak debat kaya milih pilpers"

"Emang dia mau kemana?"

Ricky dan Dimas menoleh kesumber suara. Ternyata Manda! Ricky dan dimas saling berhadapan. Lalu bangkit dari persembunyian nya.

"Enggak ada"

"Tadi lo ngomong rencana - rencana? Apaan?"

Duh! Nih Manda segala nguping gimana mau ngejalasin nya? -bantin Ricky


.
Tbc...
Gimna dengan part ini? Seharusnya masih panjang cuman aku bagi buat next chapter jangan lupa tinggalkan jejak kalian vote dan coment nya gusy . Dan follow akun aku jika mau tau info nya♥️♥️

KETLAS VS WAKETU [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang