Chapter 5 [EDITED]

9.8K 972 2
                                        

Halo

Selamat Membaca💚

<><><>

Damn.

tiba-tiba (namakamu) tersungkur kebawah. entah kenapa rasanya seluruh tulang di tubuhnya hilang. ia tak bisa berdiri begitu saja. isak tangis kecil keluar dari bibirnya.

'gue kira dia milik gue. gue kira iqbaal suka sama gue. tapi--' batin (namakamu) berteriak. ia menyesal mengapa hatinya terbuka untuk laki-laki ini.sial.seharusnya ia tanya apakah lelaki ini sudah bertunangan atau mempunyai pacar.shit.itu lebih gila.

suara isak tangis (namakamu) mulai membesar. entah kenapa ia merasa sangat hancur sekarang. iphonenya belum mati-ia masih menelfon iqbaal.
Iqbaal mendengar jelas erangan kecil itu dari speaker handphonenya. apa yang terjadi dengan (namakamu)?

"lo kenapa (namakamu)? lo jatuh? Lo di culik? Lo diapain? bilang sama gue." desak iqbaal. ia ingin wanita ini memberitahu ada apa gerangan-bagaimana keadaannya. sungguh iqbaal benar-benar mengkhawatirkan wanita ini.

'tut..tut..tutt'

(namakamu) mengakhiri panggilan itu. Ia tetap menangis. tak ada seorangpun disana. hanya dia, sendiri. ia mengambil kunci mobilnya lalu melajukan mobilnya. ia tak mengenal lagi namanya bahaya. ia melajukan mobilnya dengan kecepatan 120km/jam.

'kenapa? kenapa gue sebodoh ini? membuka hati sama kakak mantan gue! lo bodoh (namakamu) kakak adik pasti memiliki sifat yang sama! mempermainkan wanita!' ucap (namakamu). ia menyesalu takdir. apa ini takdirnya? selalu disakiti, bahkan disakiti oleh 2 lelaki yang bersaudara.sial.kenyataan (namakamu) selalu pahit, tak ada yang pernah manis.

'cause all of me love all of you..'

handphone (namakamu) berbunyi. sepertinya ada panggilan masuk. (namakamu) memberhentikan mobilnya lalu melihat siapa yang menelfonnya pada saat seperti ini! ia tak akan segan-segan mengutuk siapa saja yang menelfon jika itu tidak penting!

'mama's calling'

'kenapa mama nelfon gue? tumben amat..' Batin (namakamu). Ia langsung mengangkat telfon itu.

'ya ma? ada apa?'

'kau tahu rumah aldi dulu?.'

''ya ada apa ma?'

'kau kesinilah sekarang!'

'sekarang?untuk apa?'

'ya sekarang, jangan banyak tanya, mama tunggu'

'tut..tut..tut..'

mama (namakamu) langsung mengakhiri panggilan itu. mungkin ia tak ingin dibantah oleh anak semata wayangnya ini. menyedihkan. tanpa pikir panjang, (namakamu) langsung menginjak pedal gas dan langsung menuju rumah aldi. ada apa? tak perlu waktu lama ia akhirnya sampai. huft. bosan.sakit hati.lelah.benci.Jadi satu sekarang. ia melangkah masuk ke arah rumah mantanya itu.

----

waktu pulang tiba para mahasiswa/i keluar dari kampus. tak terkecuali iqbaal.

'akhirnya gue bisa nonton bareng (namakamu) mimpi apa gue semalem. ahhh' batin iqbaal. ia sangat senang hari ini.

'cause all of me love all of you' dering handphone iqbaal. ada yang menelfonnya.

'Mama's calling.'

'ya ma?'

'iqbaal sayang, kamu kerumah sekarang'

'untuk apa ma?'

Love LifeWhere stories live. Discover now