Chapter 6

7.7K 326 1
                                    

POV Kezia

"Eh, besok Blok-M yuk, gue traktir deh" Bella datang dengan memegang sesuatu.

"Paantuh" kata gue tak menggubris omongan Bella yang awal.

"Ohh ini, biasa gak penting. Cuma kertas yang pengen gue buang" kata Bella menjawab.

"Ehh! Gimana? Mau gaaa?" Tanya Bella kembali.

"Eh?Hah? Besok yaa? Hmm gue bisa-bisa aja kayaknyaa. Tanya yang laen gih, tapi janji di traktir! Kantong kering. Yakali lo tega" kata gue sok-sok puppy eyes.

"Iyaa tenang ajee, yaudah gue ke sono dulu yakkk" kata Bella.

"Sipp, kalo nyariin gue ke toilet" beritahu gue kepada Bella.

"Yayaya, pede banget lo dicariin" celetuk Bella langsung

"Huh, Dasar lo!" Omel gue sebal.

"Hahahaha" tawa Bella terbawa angin karna kepergiannya.

***

"Eh, Kez!" Sapa seseorang di belakang.

"Ehh, Kak Abi, kenapa?" Jawab gue kaget.

"Hmm engga, aku pengen nanya aja kamu besok bisa nemenin aku nggak ke Gramed cari buku?" Tanya Kak Abi.

"Jam berapa?" Tanya gue balik.

"Pulang sekolah?" Tanya kak Abi.

"Yahh, sorry banget kak. Aku gabisa, udah ada janji sama Bella. Maaf banget yaaa" kata gue gaenak.

"Ohh, gituu. Yaudah-yaudah gapapa kokk hehehe" jawab kak Abi cengengesan.

"Yaudah deh kak, aku duluan yaaa. Pengen ke toilet. Eh ngapain ngasih tau? Eh apaan si nih bingung sendiri haha" kata gue sambil ketawa garing. Oh shit gue canggung lagi depan Kak Abi.

"Eh? ohaha yaudah sana gih. Aku ke kelas yaa, byeee" kak Abi pun berdadah ria. Pipi gue selamat..

***

"Gece kamprettt. Robby mana yaa?" Tanya Bella heboh.

"Lah, kan kita mau jalan. Lo traktir. Makan enak. Ngapain bawa si Robby si?" Tanya Tasya santai.

"Eh goblok, kita ditraktir itu gara-gara mereka bedua Anniv tabloooo" toyor Sofi kepada Tasya.

"Ehiya yah kalian Anniv? Sampe lupaa.. Happy Anniv ya beb Bella, muachh" kata gue.

"Ihh geli lo Kez, tapi thanks dehh" Bella mengumbar senyum manisnya yang agak dipaksakan karna khawatir menunggu Robby.

"Nah! Tuh dia Robby-nya Bel" teriak Gita tiba-tiba.

"Iyatuh dia si bogen" kata gue.

"Bogen?" Tanya tasya heran.

"Bocah gendut" jawab gue santaii.

"Buahahaha" tawa Tasya,Sofi, dan Bella yang menggelegar.

"Apaan sih?" Seru gue heran.

"Kaco lo, orangnya lagi anniv, pacarnya pengen traktir, malah lo katain" kata Sofi di sela tawanya yang terpingkal-pingkal.

"Iyaa lo kacoo Kez" kata Gita menambahkan.

Gue pun melirik Bella dan segera menunjukkan cengiran ceming gue. Biasa, ngalus takut gajadi di traktir.

"Gue jadi di traktir kan Bel? maap, becanda" kata gue sambil mengangkat kedua jari gue membentuk huruf V.

"Iyaiyaa elahh" kata Bella garing.

Bestie BoyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang