41

25 3 0
                                    

Sejak peristiwa di mall tadi lara dan ray segera pulang

Lara memilih diam di dalam mobiil

"Ra?"

"Ra?"

Pandangan lara masih tertuju ke samping arah kacanya

"Sayang" ucap ray sambil mengelus punggung tangan lara

"Eh iya ray?"

"Kamu mikirin apa ?"

"Engga mikirin apa-apa"

"Kamu gausah bohong aku tau kok kamu pasti mikirin kayra tadi kan"

Lara hanya diam tanpa menjawab

"Aku jujur kaget tiba tiba kayra datang meluk aku sambil bilang maaf aku gatau harus gimana akhirnya aku coba melepas pelukannya"

" Kita engga ada apa-apa lagi ra lo percaya kan"

"Gue percaya ray" ucap lara

"Terus lo kenapa diam aja?"

"Gue takut"

"Takut apa ?"

"Takut kejadian sebelum nya, gue gamau ray terulang lagi. Apalagi sekarang kayra udh muncul di depan lo, dan gue takut ada hal-hal aneh"

"Kita harus saling percaya harus saling kuat, kita pasti bisa ngelawan apapun. Gue percaya lo engga akan mengecewakan gue dan lo harus percaya juga gue engga akan mengecewakan lo"

Lara mengangguk dan tersenyum

•••••

Ketika sampai rumah lara segera membersihkan diri nya

Kayra stating following you

Lara kaget kenapa kayra memfollow nya tiba-tiba

Lara segera membuka whatsapp nya

Lara : ca     
Send

Ica : oit

Lara : lo tau kan kayra ?

Ica : mantan andri dan ray yang ngerebut andri dari lo?

Lara : iya, dia tadi gue ketemu dia di toko aksesoris pas gue lagi nyari kado buat nyokap ray tiba-tiba dia dateng meluk ray ca

Ica : what???

Lara : iya dia meluk ray, gue percaya si itu bukan ray duluan gue liat kayra duluan yang meluk ray. Dan sekarang dia ngefollow gue ca dan gue takut

Ica : lo gausah takut ada gue sama rere yang selalu ada buat lo dan ada ray yg selalu ada di samping lo

Lara : terus gue harus follback ga?

Ica : coba aja ra, biar dia panas kan lo pacaran tuh sama ray biar rasain tuh dia

Lara : serius ni

Ica : iya

Lara mencoba mengikuti perkataan ica

Dan akhir nya memfollback kayra

•••••

Hari ini hari yang sungguh membuat nya malas karena hanya masuk satu matkul saja

"Ca re jalan yukk"

"Tumben banget lo ngajak kita jalan" ucap rere

"Gue lagi pengen nge mall bareng kalian"

"Kemana emang si ray?" Tanya ica

"Dia aada kelas kan"

"Oh yaudah ayuk" ucap ica

Mereka telah sampai di suatu mall daerah jakarta

Mereka sedang asik memilih baju yang mereka suka

Tanpa di sadari ada sesorang yang memperhatikan salah satu dari mereka dari kejauhan

"Aduh bentat bentar ya gue kebelet mau ke toilet dulu, lo pada disini dulu aja nyari baju gue ketoilet sebentar"
Ica dan rere hanya mengangguk

Bagus. Batin seseorang

"Ah lega"

Lara keluar toilet dan

Deg

Ngapain dia disini. Batin lara

"Eh lara ya"

Lara hanya membalas senyuman

"Selamat ya atas hubungan lo dengan dia"

Lara masih diam

"Padahal gue masih sayang banget sama dia dan gue tau kok dia engga bakalan pergi dari gue karena gue ngejalanin hubungan udah 2 tahun sama dia dan itu cukup lama dan lo hanya PELAMPIASAN. Inget PELAMPIASAN, gue yakin cepat atau lambat dia akan balik ke gue" sambil tersenyum

"Oiya salam ya buat calon gue yang akan menjadi mantan lo nanti, gue tunggu kedatangannya di rumah gue, gue tau kok dia akan datang"

"Bye ra, nice to meet you"

Ucap orang itu kemudia langsung pergi

Lara hanya terdiam masih terdian di toilet semenjak perempuan itu muncul dan berkata seperti itu. Lara tidak tau harus berbuat apa

Akhir nya lara memutuskan kembali ke toko baju tadi bersama teman-temannya

"Lama banget lo, lo gak tidur kan di toilet" tanya ica

Lara masih terdiam

"Gue ketemu kayra ra"

"What??" Ucap ica dan rere yang terkejut

"Terus lo diapain sama dia ?"

"Gue engga di apa-apain kok dia cuma bilang ray bakalan balik ke dia dan gue hanya pelampiasannya aja"

"Lo jangan takut ra itu hanya ancaman dia aja lo gausah mikirin dia yg engga-enggak" ucap ica

"Iya lo gausah takut ada gue dan ica yg selalu ada buat lo,lo harus berani menghadapi itu semua ra. Gue yakin lo bisa" ucap rere

Lara terharu dan tersenyum kepada sahabatnya yang sangat ia sayangi

Kisah luka LaraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang