[REVISI]
Budidayakan Vote sebelum membaca^_^
Semoga kalian suka dengan part yang ini!
Typo bertebaran!!
Happy Reading!
🍬🍬🍬
"Tidak akan ada perpisahan, jika tidak ada pertemuan"
🍬🍬🍬
Hari ini adalah Hari pertama masuk sekolah setelah libur selama 2 minggu. Libur 2 minggu yang berlalu begitu cepat. Karna terlalu lama liburan, pastinya semua siswa lupa bagaimana caranya menulis. Tapi tiga hari kedepan para siswa tentunya langsung disuguhkan oleh buku dan pulpen serta catatan yang berlembar-lembar.
Suasana pagi yang ramai disekolah seperti biasanya. Tapi hari ini berbeda, karena hari ini ada peserta didik baru yang mengikuti Masa Orientasi Siswa selama 3 hari berturut-turut. Satu per-tiga dari siswa SMA Harapan memakai kaos kaki serta tali sepatu yang berbeda antara sebelah kiri dan kanan, khusus untuk siswa perempuan rambut dikuncir dua menggunakan tali rafia, dan setengah bola plastik yang dijadikan sebagai topi. Serta kalung yang terbuat dari rafia dan karton bertuliskan nama masing-masing yang berada di leher mereka. Dan apel pembukaan Masa Orientasi Siswa akan dimulai 10 menit lagi.
Dengan sepatu hitam, rok abu-abu sepaha, seragam yang sedikit ketat dan crop, dengan rambut ikal yang terurai begitu saja, tas yang bertengger di bahu kanan nya serta Almameter OSIS yang digantungkan ditangan kiri. Tak butuh waktu lama, Ara langsung menaiki anak tangga dan berlari ke arah mading untuk melihat daftar nama pembagian kelas. Ara semakin deg deg an. 'Arabelle Lateshia' nama nya tidak ada di kelas 11 IPA 1. Ara memutuskan untuk mencari di daftar nama 11 IPA 2, tapi hasilnya nihil. Kemudian Ara mencari di daftar nama 11 IPA 3. Akhirnya 'Arabelle Lateshia' ada di daftar nama 11 IPA 3. Bukan nya langsung menuju kelas, Ara masih mencari daftar nama seseorang di 12 IPA 3, setelah menemukan nama yang dia tuju, Ara mengambil ponsel yang ada disaku seragam nya.
"Kenapa?"
"Dimana?" Tanya Ara dengan orang yang sedang ditelpon nya.
"Kelas" tanpa basa-basi Ara langsung memutuskan sambungan telpon secara sepihak. Ara langsung menaiki anak tangga dan berlari menuju kelas 11 Ipa 3. Ara mencari seseorang yang tadi dia telpon. Tepat di barisan paling ujung dan 2 dari belakang.
"KYRAAAA" teriak Ara yang langsung memeluk Kyra-sahabatnya.
"Gak usah teriak bisa kan? Sekali lo teriak, gue jodohin lo sama Zayn Malik" Kyra langsung menutup telinga nya, karena Kyra takut gendang telinga nya pecah akibat ulah Ara.
"YAUDAH ARA TERIAK!! KARENA ARA RELA DIJODOHIN SAMA ZAYN MALIK DARIPADA UDIN" Teriak Ara puas, setelah itu ia mengembangkan senyuman manis nya.
Tingkah Ara yang berteriak sekeras dan senyaring ini mendapat pelototan tajam dari Kyra dan teman sekelas nya.
Bukan nya merasa bersalah, Ara hanya nyengir kuda, sehingga menampakkan deretan gigi nya yang putih.
"Sebangku ya?" Pinta Ara, Kyra belum menyetujui permintaan nya tapi Ara langsung menaruh tas gemblok nya di samping Kyra.
"Heh, apa-apan lo? Bisa-bisa tuli gue sebangku sama lo. Gue sebangku sama jodoh gue, ayank sehun"
YOU ARE READING
KAKAK KELAS
Teen Fiction"Di bumi sudah tidak aman. Banyak orang yang ingin menyakitimu. Kamu jangan khawatir, itu tidak akan terjadi. Aku selalu ada disisimu. Aku akan menjadi Bulan yang selalu mengawasimu disetiap malam" "Tidak perlu khawatir jika bulan hanya muncul dimal...
