Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

00. Prolog

4.5K 77 7
                                        

Happy Reading📖📚

🍁

Langkah kaki Naomi menggema lembut di dalam rumah besar berlangit-langit tinggi itu. Lantai marmernya licin, dingin. Vas bunga porselen, pigura besar berhiaskan wajah-wajah senyum tipis, dan bayangan lampu gantung yang berkilau mewah... semua tampak diam.


"Mama, Naomi pulang!_ eh, Papa!" serunya, sedikit terkejut melihat papanya sedang duduk di sofa panjang berbalut beludru, menunduk menatap layar tablet di tangannya.


"Udah pulang?" tanya pria itu tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari dokumen-dokumen digital yang ia baca.


"Udah, Pa..." jawab Naomi ragu. Ia melangkah pelan, lalu mencoba meraih tangan kanan ayahnya.


Harris hanya diam sesaat. Lalu-seolah menyadari sesuatu-ia ulurkan tangan itu, membalas salaman Naomi.


"Pesan Mama, kamu disuruh bersih-bersih dulu, terus makan. Makanannya udah dipanasin. Habis itu langsung istirahat," ucapnya datar, masih menatap layar.


Naomi mengangguk pelan. "Makasih, Pa. Naomi ke kamar dulu ya."


Tak ada balasan. Hanya anggukan kecil dari ayahnya, sebelum ia kembali menekuni layar.


Naomi menaiki tangga. Langkahnya cepat, tapi sebelum tikungan terakhir, ia menoleh diam-diam ke arah sang papa. Wajah pria itu kaku. Matanya redup, tapi tak kosong. Seolah menyimpan sesuatu yang dalam... dan berat.


Harris ikut menatap. Bukan pada Naomi, tapi pada dinding kosong di samping tangga.


Dan saat bayangan Naomi menghilang, ingatan itu kembali.

"Trimester akhir kehamilan... tekanan darah drop... kami butuh persetujuan tindakan darurat... secepatnya, Pak!"

"Janin belum stabil posisinya!"

"Bawa ke ruang tindakan! Cepat!"

"Kita kehilangan detak-ayo sekarang!!"

Inkubator tiga nggak ada!!"

"Cek sistem! Siapa yang terakhir jagain ruangan?!"

"Mana hasil CCTV semalam?!"

"CCTV NICU-nya nyala nggak?! Ada log masuk jam dua pagi?!"

"Tadi sempat gangguan jaringan, Mbak... tapi-"

"Jangan pake tapi! Kalau itu bayi hilang beneran, kita bisa dipolisikan! Mana kepala ruangan?! CEPET!!"

"Siapa pasien terakhir di NICU?!"

"Helena Malvien. Bayinya masuk inkubator karena lahir prematur."

"Pak Harris..."

"Mana anak saya?"

"Saya nanya! Anak saya DI MANA?!"

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Jun 14 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

VESTIGE OF USHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora