"baik anak-anak pelajaran kita cukup sampai disini, kita lanjutkan minggu depan ya". Bu Wahyu mengakhiri pelajaran hari ini karena bel istirahat sudah berbunyi.
"kantin yuk girls" ajak salah satu temanku.
"kalian duluan aja, nanti gue nyusul" jawabku sambil kurapihkan kembali buku ku dan kumasukkan kedalam laci.
Setelah kumasukkan buku itu ke laci, aku buru-buru menyusul teman-temanku yang sudah menungguku di kantin.
Suasana kantin sangatlah ramai tanpa kusadari aku telah menghalangi jalan seseorang yang berada dibelakangku.
"misi" ucapnya yang sepontan membuatku berbalik arah. Jantungku berdetak lebih cepat ternyata dia adalah ERLANGGA, pria yang selama ini aku cintai.
"eeh m..maaf" jawabku gugup.
"woii ngalamun aja lo gue perhatiin dari tadi, mau beli apaan sih lama banget" tepukan Elsa berhasil membuatku tersadar dari lamunanku.
"guee..guee mau.."
"gue gue, yang jelas dong kalau ngomong". Potong Elsa yang secara tiba-tiba.
"gue mau balik ke kelas aja, gue udah kenyang" ucapku langsung pergi melewati bangku yang di duduki oleh Erlangga.
"ngapain lo senyum-senyum sendiri" ucap Gilang memandang Erlangga aneh.
"lo tadi lihat cewek yang baru aja lewat di depan kita gak?" tanyanya.
"emangnya kenapa?" tanya balik Gilang yang masih belum paham.
"ya lucu aja, dari tadi gue perhatiin dia kadang gugup tapi kadang dia bisa ganas dan cuek" ucap Erlangga yang masih tersenyum sendiri.
"mentang-mentang Annisa baru lulus kemarin, lo enak banget merhatiin cewek lain".
"apaan si lo pake bawa-bawa pacar gue segala, orang gue tadi gak sengaja merhatiin tu cewek".
🌤🌤🌤
Waktu sholat dhuhur telah tiba, semua murid-murid SMA Nusa Bangsa langsung menuju ke masjid ada juga yang keluar untuk membeli bakso kuah, seblak, burger dan makanan lainnya.
"lo tadi kenapa kok gak jadi makan" tanya temanku Desta.
Saat ini kita dikelas hanya berdua saja kebetulan kita berdua tidak sholat karena sedang berhalangan.
"gue terlalu gugup saat di dekat Erlangga, Des".
"lo suka ya sama Erlangga?".
Aku mengangguk perlahan, sebenarnya aku ragu untuk menceritakan ini kepada temanku, tetapi aku yakin Desta tidak akan membocorkan hal ini.
"tapi lo tau kan kalau Erlangga itu udah punya pacar?".
"iya gue tau kok kalau Erlangga itu udah punya pacar, tapi gak tau kenapa gue bisa suka sama dia Des".
"Desta gue mohon sama lo jaga rahasia ini ya" Desta mengangguk tulus dan aku juga bisa bernafas lega.
"rahasia apa woii kok gue gak dikasih tau" Diva datang tiba-tiba dengan membawa mangkok berisi bakso didalamnya.
"ini lhoh Div, tadi si Cika cerita kalau dia itu punya drakor (drama korea) baru tapi laptop dia baru dipakai kakaknya dan si Cika mau pinjem laptop gue buat nonton tu drakor. Iya kan Cik?" jelas Desta terpaksa bohong karena dia sudah berjanji tidak akan menceritakan kepada siapapun kalau dia sedang jatuh cinta.
YOU ARE READING
CINTA ANAK SMA
Mystery / ThrillerNamaku Cika, aku masih anak SMA kelas 3. Sebenarnya saat masuk pertama di sekolah ini aku pernah berkata tidak akan pernah menyukai pria manapun, aku hanya ingin fokus belajar saja. Tetapi aku termakan dengan omonganku sendiri, ada satu pria yang be...
