12. Menghindarimu

1.3K 75 2
                                    

Assalamualaikum temen-temen!!!
Maaf lama lanjut karena aku ujian:)
Sebenernya UNBK udah selesai...
Tapi USBN kurang 2 hari lagiii ..

Beruntung sekarang libur jadi aku bisa ngetik semalem terus aku update.... :V

Follow igku yukkk @anggiekrniaa_
Follback DM aee 😁😁😁

Oh iya mau ingetin kalo di puncak ngak sesuai dengan aslinya harap maklum...
Author orang Jogja dan belom pernah ke sana😂😂😂

JANGAN LUPA VOMENT🖤🖤🖤

Mencoba menghindarimu adalah cara terbaik untuk kebaikanku.
~AshevaKhoirunnisaFahrezi~


Pagi hari yang mendung ini seperti menggambarkan perasaanku saat ini. Entah kebetulan atau memang takdir.

Perkataan Abi semalan masih terpikir olehku. Apakah aku harus pergi secepat ini? Jujur aku sudah merasa nyaman dengan sekolah baruku disini, aku juga baru mempunyai sahabat baru, tapi yang membuatku berpikir dua kali adalah ketika Abi sudah mengetahui perasaanku dengan Aznan.

Flashback On

“Emmm... Kalau abi dan umi ngijinin, Sheva mau melanjutkan study di Turki. Di sana Sheva mau mempelajari Islam lebih dalam dan Sheva ingin fokus dengan study karena Sheeva tidak mau memikirkan cinta dulu.”

Aku bisa melihat raut wajah Abi yang berubah karena perkataanku. Tapi aku bingung, perasaan aku tidak salah ucap.

“Cinta?” Tanya Abi yang membuatku paham dan kali ini aku memang sangat salah dalam berucap.

“A- ahhh.... Maksud Sheva bu- bukan gitu bii....” Jawabku gugup.

“Kalau Sheva Afahrul Fahrezi tidak mau jujur pada abi dan umi tak masalah.”

DEG

Ucapan Abi membuatku mematung. Abi sudah memanggilku dengan nama lengkap, itu artinyaaaaaaa..................

“Sudah bi, kalau adek belum siap ngak masalah. Yang jelas dia harus bercerita meskipun bukan sekarang.” Ucap Umi lembut pada Abi yang masih menatapku dengan mata selidik.

Untuk apa aku menunda untuk bercerita jika aku memang harus bercerita pada Abi dan Umi. Jujur aku sangat malu jika aku akan berkata jujur pada Umi dan Abi tentang perasaan yang masih bisa dibilang sangatlah labil.

Setelah aku menimang-nimang, akhirnya aku memutuskan untuk jujur pada Umi dan Abi saat itu juga. Aku menceritakan semua kejadian dari pertama melihat Aznan sampai sikap dia akhir-akhir ini padaku.

“Kenapa adek ngak jujur dari dulu? Kalau adek jujur pasti kalian hampir atau sudah sah sekarang ini.” Tentu saja Abi menyetujui jika orang yang kukagumi seperti Aznan.

“Maaf biii,” jawabku lirih dengan menunduk.

“Bagaimana kalau kamu pindah sekolah ke Turki?”

Flashback Off

Aku sangat bingung sekarang. Aku harus curhat dengan siapa? Aku tak mungkin curhat dengan Nessa dan Aurel, karena aku tak mau melihat mereka sedih kehilangan aku. Eh, bukannya aku geer. Tapi karena aku merasakan hal yang sama, tak mau kehilangan. Mungkin aku tidak hanya tak mau kehilangan mereka, tapi................

Astagfirullah Sheva! Kamu mikir apaan sih?! Itukan salah satu tujuan utama kamu!

Sepertinya memang aku harus pindah karena aku tak mau setiap saat pasti kepikiran dia karena kami dekat. Aku telah memutuskan.

Sheva & AznanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang