Bab 37. Kunjungan Teman

1.5K 232 6
                                        

SELAMAT MEMBACA ✨

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

SELAMAT MEMBACA ✨

***

Sore itu, kediaman keluarga besar Harlan kedatangan tamu spesial.

Sebuah mobil sedan putih berhenti di depan teras, dan tak lama kemudian, muncullah sosok balita laki-laki dengan pipi tidak kalah gembul dari Ello.

Siapa lagi kalau bukan si kecil Vero. Teman main Ello yang sore ini berkesempatan untuk bertamu. Vero datang dengan setelan kaus bergambar dinosaurus dan tas ransel kecil berbentuk cangkang kura-kura di punggungnya. Sangat menggemaskan.

"Ello!!" seru Vero begitu pintu utama dibuka oleh Harlan. Lidah kecilnya sangat lancar menyebut nama Ello dengan lantang.

Ello yang memang sudah menunggu di ruang tengah sejak setengah jam lalu langsung berlari kecil menghampiri. "Velo!!"

Kedua bocah itu langsung berpelukan di ambang pintu, bergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri seperti dua penguin kecil yang saling melepas rindu. Padahal, mereka beberapa hari lalu bertemu.

Harlan yang menyambut kedatangan Vero hanya bisa tersenyum gemas. Setelah menyapa pengasuh Vero yang mengantar, Harlan menuntun kedua balita itu masuk ke ruang tengah yang sudah disulap menjadi area bermain darurat.

"Adek, ajak Vero mainnya di atas karpet ya. Mainannya sudah Didi keluarin semua itu," ujar Harlan lembut sembari mengusap kepala Ello.

"Vero, anggap rumah sendiri ya, sayang. Mau minum susu atau jus nanti bilang Om Harlan, oke?"

Vero mengangguk pintar. "Makacih, Om Hayan."

Begitu Harlan pamit ke ruang kerja untuk menyelesaikan beberapa dokumen, kedua bocah itu langsung sibuk dengan dunia mereka sendiri.

Ello dengan bangga menarik tangan Vero menuju tumpukan mainannya.

"Velo, liat! Adek punya mobil pemadam banyakkk!" Ello memamerkan deretan mobil-mobilan merahnya.

Vero duduk bersila di atas karpet bulu, matanya berbinar melihat koleksi Ello. Ia membuka tas ransel kura-kuranya dan mengeluarkan sebuah robot kecil berwarna biru.

"Velo bawa Tobot! Bisa belubah jadi mobil, Ello!"

"Waaah! Hebat!" Ello menepuk tangannya kagum.

Permainan pun dimulai. Ruang tengah yang tadinya sunyi langsung ramai oleh efek suara buatan dari mulut mereka.

"Nguuung... ngeeeng... mobil nabyak tobot!" seru Vero penuh semangat.

"Toloong! Toloong! Pemadam datang! Ciuuuwuuu... wuuu..." sahut Ello tidak kalah heboh, menggerakkan mobil pemadamnya menabrak robot Vero.

Di tengah keasyikan bermain, Roberto berjalan melewati ruang tengah. Mantan CEO yang kini beralih profesi menjadi "petani gabut" itu masih memakai topi jerami kesayangannya karena baru saja mengecek tanaman tomat di belakang.

Ottello OsterioStories to obsess over. Discover now