Pagi hari yang cerah di kediaman keluarga Wijaya. Hawa yang merengkuh membuat cewek yang berada di alam bawah sadar tertidur nyenyak hingga ....
Tok tok tok
Suara ketukan itu membuat seorang cewek yang yang sedang tertidur nyenyak, terbangun tiba-tiba.
"Zea bangun nanti terlambat." panggil seorang lelaki yang mengetuk pintu kamar si adik bernama Arka.
"Iya iya 5 menit lagi" ujar seorang gadis yang masih nyaman dengan tempat tidur nya.
Ceklek
"Ga ada 5 menit-an lagi bangun lo kebo" ucapnya sambil membuka pintu Zea. " Dih ga elit banget lo tidur dek. Liat noh iler lo dimana mana kepala lu dibawah lantai kakinya naik ke atas lu ngecosplay jadi apaan sih?"
"Ribut amat lo bang udah sana keluar, gua mau mandi dulu" acuh Zea sambil menguap berjalan ke kamar mandi di kamarnya
"Untung adek kalau gak udah gua buang kali dia tuh ke got" ucap Arka sambil berjalan ke luar pintu, tapi, sebelum pintu tertutup sempurna Arka masuk lagi ke kamar Zea mengambil hp Zea dan menyetel waktu di hp itu 20 menit lebih cepat. Sambil cekikikan Arka cepat cepat menaruh hp itu di tempatnya dan meninggalkan ruangan itu.
•••••••
Ceklek
Zea yang sehabis mandi langsung menyabar hp nya untuk melihat waktu yang tertera.
Ia melotot kan matanya. Mengaduh pelan sambil tergesa gesa memakai seragam sekolah dan menyiapkan keperluannya.
Zea keluar dari kamarnya sambil berlarian kecil di rumahnya menuju ke keluar rumah.
"Zea makan dulu sebelum berangkat" ucap seorang wanita paruh baya bernama Hanna Wijaya
"Gak sempat ma udah telat" teriak Zea melihat ibunya itu dari kejauhan sambil berlari menuju garasi rumahnya.
"Masak sih?" gumam naina sambil melihat jam yang ada di tangannya. "Masi jam 6 kok" lanjutnya.
Dukk
"Aduhh," Zea yang tidak fokus berlari karna sambil melihat ibunya itu, tidak sengaja menabrakkan kepalanya ke dinding.
"Ga ada waktu lagi, ayo semangat" ujar nya berjalan sambil menaiki motor sport hitam kesayangan nya. Ia melihat jam di hp nya, jam 07.00 yang berarti sisa waktunya ke sekolah cuman 15 menit lagi.
"BAAAA"
"ASTAGFIRULLAH SETANN"
"HAHAHAHAHA"
Bugh
"BANG ARKAAAA"
"Aduhh" Arka meringis saat lengannya dipukul sangat keras oleh adiknya. "Beringas banget sih jadi cewek, ga ada yang suka sama lo mampus"
"Biarin, wle" ujarnya. "geser bang, Zea mau ke sekolah nanti terlambat, 15 menit lagi masuk nih" ucap ia tergesa-gesa menyalakan motornya
"HAHAHAHAHA" Arka tertawa terbahak bahak sambil guling guling di lantai garasi.
Zea mengernyit heran melihat arka yang seperti itu. "lah kenapa?"
batinnya
"Saha ieu?" ia turun dari motor memegang kening cowok itu.
"Panasss"
"Oh setan"
"Dihh abang seganteng ini malah di bilang setan" ucap Arka yang sudah selesai melakukan ritual ketawa tidak elitnya. Sambil menyisir rambut ke atas menggunakan tangannya.
Zea hanya memutar bola matanya menatap malas.
"Btw ze..."
Zea menaikan satu alis nya keatas
"Itu-" kata arka sambil menahan tertawa
"Apa bang?"
"pfft-"
"Cepet bang nanti Zea di hukum karna telat" sesak Zea ga sabaran.
"Hp lu gua cepatin 20 menit loh" Arka yang sudah tidak bisa menahan ketawanya langsung saja tertawa kembali sambil memegang perutnya yang sudah kesakitan karna tertawa terus menerus. "Lucu banget sih komuk lo waktu lari lari dirumah udah jatuh lagi"
Sedangkan si empu yang dikerjainnya malah mendatar kan wajah nya karna sudah dikerjai.
"Ga lucu btw" kesal Zea. "sabar Zea sabar, udah tadi ga sempat makan lagi" ucapnya mengusap dadanya sambil menaiki motornya.
"Tenang Zea nanti abang traktir deh pas Zea pulang sekolah" ucap Arka menaik turunkan alisnya.
"Beneran nih?"
"Tapi boong" Arka langsung berlari menuju ke dalam rumahnya sebelum Zea mengamuk
"ABANGGG"
•••••
heiii jangan lupa vote dan komen ya ( ╹▽╹ )
YOU ARE READING
AZALEA
Teen FictionGizzeara Aiyana sering dipanggil Zea, si cewek sempurna dengan kehidupan yang ia punya. Dia kaya, cantik, pintar, dan famous. Tapi, sebuah surat itu mengubah seluruh jalan ceritanya. Sebuah surat yang ia tidak tahu sendiri dari mana asalnya. Ia dan...
