Gifariz Alfarizi atau yang sering dipanggil Gifar adalah sosok seorang pria yang memiliki segudang prestasi.Namun dibalik prestasinya tersebut ia memiliki sifat yang sangat dingin terhadap teman temannya.Gifar sangat diidolakan oleh para siswi di sekolahnya.Namun Gifar hanya menyukai satu siswi yang sangat cantik yang bernama Lorin Elizabeth,ia memiliki sifat yang humoris,pintar,dan mudah bergaul.Namun dibalik sifat humorisnya tersebut ia memiliki masalah dengan keluarganya.Lorin merupakan salah satu siswi yang tidak suka terhadap Gifar,ia memiliki alasan tersendiri kenapa ia tidak menyukai Gifar.
"Morning guysssss"sapa Lorin terhadap teman temannya.
Namun nihil tak ada jawaban dari teman temannya,karna mereka sedang sibuk menyalin jawaban dari teman temannya
"Ya elahhhhh apa susah nya sih jawab sapaan gue?"tanya orin dengan ekspresi kesalnya.
"Eh kampret berisik!"timbal seorang cowok yang sedang sibuk menyalin pekerjaan dari temannya,ia adalah Dante Suryadito cowok yang tak kalah tampannya dengan Gifar
"BODO AMAT"jawab Lorin sambil berjalan menuju tempat duduknya yang terletak di sudut ruangan.
"Rin gue boleh nggk liat jawaban lo,plisssss"pinta Cita yang tak lain adalah teman sebangkunya Lorin.
"Ada syaratnya"timpal Lorin terhadap temannya.
"Ya elah kebiasaan deh kalau gue nyontek pasti ada syartanya"jawab Cika sambil memutar bola matanya.
"Ya syarat nya seperti biasa,lo harus nginep temenin gue setiap malam minggu di rumah gue"
"Iya deh gue pasrah"jawab Cika yang dibalas senyuman oleh Lorin.
Tring tring tring
Bel pulang pun berbunyi,seluruh siswa bergegas keluar untuk pulang,namun entah mengapa Lorin masih ingin di sekolah.
"Oiiiii lo nggk mau balik?"tanya Cita
"Lo duluan aja"jawab Lorin
"Yakin nih gue tinggal?"tanya Cika meyakinkan teman nya.
"Iya lo duluan aja Cikaa"
****
Bel pulang telah berbunyi 30 menit yang lalu,kini tinggalah Lorin yg masih setia berdiri di depan kelas nya sambil menatap lurus lapangan sekolah yang tanpak sepi
"Uhm"saut seorang siswa yang tiba tiba muncul dari belakang.
Seketika Lorin menoleh ke sumber suara lalu mengernyitkan dahinya pertanda bingung,karna cowok itu ialah Gifar.Gifar dan Lorin memang tidak sekelas,tapi mereka saling tau tanpa saling mengenal nya.Gifar tau Lorin karna Lorin merupakan cewek yang humoris dan pintar,sedangkan Lorin tau Gifar karna Gifar adalah salah satu pengurus OSIS yang terkenal dengan kedisiplinannya.
"Lo belum pulang?"tanya Gifar
Lorin menggelengkan kepalanya sebagai jawaban
"Kenalin gue Gifar,lo Lorin kan?"
"Helloo gue udah tau kali kalau lo itu Gifar siapa sih yang nggk kenal sama lo?"
Gifar terdiam mendengar jawaban Lorin,tapi bukan itu sebenarnya yang membuat Gifar terdiam seketika itu,ia terdian karna sifat dinginnya itu.Keadaan pun menjadi hening tak ada satupun yang berbicara yang terdengar hanyalah hembusan angin dan beberapa kicauan burung.
"Lo ngapain masih ada disini?"tanya lorin memecahkan keheningan.
"Ada urusan"jawab Gifar singkat.
"Gue duluan yah?"
Gue pengen pulang bareng lo,rin Gumam gifar dalam hati.
****
Saat ini Lorin berda di sebuah taman yang tidak begitu ramai,ia tidak ingin langsung pulang ke rumahnya,ia benci dengan keadaan rumahnya,karna itu Lorin selalu pulang satujam setelah bel pulang disekolahnya,ingin sekali rasanya ia menangis melihat keadaan keluarganya yang begitu hancur,ia menutupi masalah ini dari teman temannya dengan cara bersifat seceria mungkin dihadapan umun agar tidak ada yang mengetahui kalau sebenarnya hatinya begitu hancur,ia selalu menangis disetiap malam saat semua orang sedang beristirahat.
"Kakak lagi ngapain disini sendirian?"pertanyaan dari gadis kecil sekitar 5 tahun yang membuat lamunannya buyar
"Kakak lagi jalan jalan disini,adek ngapain disini?,sama siapa kesininya?"
"Aku lagi nungguin mama yang sedang ngobrol sama temennya,aku pengen beli ice krim itu!"pintanya sambil menunjuk penjual ice krim yang berada di seberang mereka
Ada masalahya sama kaka
Haiiiiiii,mau tau nggk kenapa Lorin selalu minta Cita buat nemenin disetiap malam minggu nya,trus apa masalah yg terjadi di keluar ga Lorin,next yaa bacanyaaaaaa,sorry kalau typo.
YOU ARE READING
Surprise
Teen FictionCinta itu tak seindah dengan apa yang kita bayangkan,namun jika kita saling menjaga kepercayaan maka akan ada masa dimana saling memiliki
