Assalamualaikum
HAPPY READING💙
***
Rombongan cowok-cowok berdiri di sebuah lapangan luas yang berada di samping gedung tua dibelakang sebuah sekolah yang cukup besar. Dengan seragam sekolah yang melekat di tubuh mereka.
Satu orang menjadi sorotan. Cowok yang menggunakan jaket berwarna hitam dengan lambang elang di bagian dada sebelah kanannya itu berdiri paling depan menatap tajam kearah rombongan lawannya.
Ia adalah Raffael ghaksan erlangga, cowok dengan mata kelam dan tajamnya.
Bersifat ingin, berjiwa pemimpin dan sangat diwaspadai oleh setiap para musuhnya karena memiliki akal yang sangat genius, terlebih lagi dalam memikirkan strategi.
Senyum smirk terpampang jelas di wajah cowok itu ketika melihat para lawannya datang dengan membawa senjata tajam dan juga balok kayu.
"CK, BANCI!" remeh Raffael pada lawannya. "Anak mami!" lanjutnya.
"Mau ribut bawa senjata, tangan kosong kalau berani!" tantang Ringgo, salah satu anak Grexda.
GREXDA yang artinya 'gerakan remaja xuka damai' tapi tidak akan pernah mau berdamai pada siapapun yang berani mengganggu ketenangan mereka, Grexda adalah geng yang di pimpin oleh Raffael. Yang isinya cowok-cowok pembuat masalah. Raffael, Satria, Alvano, Gyan, Ringgo dan Fernando adalah anggota inti dari Grexda. Grexda cukup disegani oleh geng remaja yang lainnya, termasuk SMA Ghanesya yang jelas-jelas adalah wilayah mereka.
'Kita satu, satu sakit semua merasakan. Satu luka semua bertindak' Kata-kata anak Grexda.
"Kok bawa senjata sih? kelihatan banget anak mami nya," sindir Alvano yang berada di samping kanan tubuh Raffael.
"Lebih baik pulang lo pada, gak usah sok ngajak tawuran," ucap Fernando.
Seorang pria dengan tindik hitam di bagian telinganya tertawa meremehkan, "Kenapa? Lo pada takut?" tanya Riko wiguna, musuh dari Grexda sekaligus ketua dari geng Gangster.
Raffael maju satu langkah, "Takut?" ulangnya, "Gak ada kata takut dalam kamus Grexda," tegasnya.
Riko mengangguk kecil. "Lumayan," ucapnya.
"Jadi lo pada mau ngapain? Berkebun, ngajak ribut atau tawuran?" tanya Satria dengan wajah datar nya dan tangan yang terlipat didepan dada.
Terdengar tawa dari para anggota geng Gangster ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Satria. "Kita sih disini bukan mau ngajak ribut, kita cuma mau ngetes sekuat apa sih anak Grexda."
Kali ini giliran Raffael yang tertawa meremehkan, tawanya yang mampu membuat nyali lawannya menciut, "Lo gak perlu ngetes sekuat apa kita, cukup lihat seberapa seringnya kalian pulang dengan membawa kekalahan," ucapnya sederhana namun mampu membuat geng Gangster tersulut emosi.
"BACOT ANJING!" bentak Viko__salah satu anggota inti Gangster, karena tidak suka mendengar ucapan anak Grexda sejak tadi.
Raffael tersenyum sinis. "Kenapa? Terhina?" tanya Raffael menusuk pertahanan emosi lawannya.
"Emang lo dan anak buah lo ini sama-sama gak berguna!" pancing Raffael, "B a n c i," ucap Raffael mengeja.
Wajah Riko merah padam. "SERANGGGG!" perintah Riko pada anggotanya secara tiba-tiba karena sudah tidak bisa menahan emosi mendengar hinaan yang keluar dari mulut Raffael dan anggotanya.
YOU ARE READING
FLORAF [ On Going ]
Teen FictionRaffael ghaksan erlangga, cowok yang diibaratkan sebuah bintang, sangat susah digapai. Berbadan atletis, tinggi, putih dan dengan mata elangnya. Sifat dingin membuat siapapun tak berani menyentuhnya. Namanya dikenal dikalangan SMA manapun. Sekali ia...
![FLORAF [ On Going ]](https://img.wattpad.com/cover/240020497-64-k539445.jpg)