01- Alfa dan pesonanya

192 22 1
                                        

Happy readingg📍
.
.
.

Padatnya jalan raya membuat Alfa terjebak macet di antara banyaknya kendaraan. Sudah berkali-kali Alfa memainkan gas motornya sehingga menimbulkan suara deruman cukup keras.

Alfa melirik jam di pergelangan tangannya untuk kesekian kalinya yang menunjukkan pukul 07:18 alfa tidak takut jika ia terlambat ke sekolahnya,bahkan sekarang pun dirinya sudah terlambat. mungkin ia akan menerima hukuman dari guru yang akan menghukumnya nanti pikirnya

pandangan kembali fokus pada lampu rambu yang terletak di sebrang jalan dekat trotoar, ia semakin geram melihat lampu rambu lalu lintas yang belum juga berkamuflase menjadi warna hijau.

Ia sudah menunggu dengan waktu yang cukup lama. akhirnya, lampu rambu itu merubah dirinya menjadi warna hijau.

Alfa langsung menancapkan gasnya dan melajukan motornya dengan kecepatan penuh, ia tidak peduli dengan umpatan dan makian dari orang-orang yang berkendara karena alfa melajukan motornya seperti orang tidak waras.

****

Sudah lima belas menit Alfa berkendara, sekarang Alfa sudah berdiri di depan gerbang kokoh berwarna hitam yang menutupi bagian depan bangunan yang menjadi tempat menuntut ilmunya, apa lagi kalau bukan sekolahnya SMA ADIJAYA yang terletak di kawasan Jakarta.

Setelah menunggu hampir 5 menit akhirnya, gerbang dibuka oleh pak ucup selaku satpam di sekolahannya.

"Alfa..., Alfa.. Kamu lagiii.., kamu lagi, nggak ada bosen-bosennya ya kamu telat terus ?,bapak aja bosen liat muka kamu di balik gerbang, apa lagi pas buka gerbang MAKIN BOSEN BAPAK!!"Pekik pak Ucup histeris. mohon bersabar ini ujian... (Author)

" Nggak kesel thor, sama alfa? "

" kan karakternya emng bgitu pak_-"

"Thor, lu sama pak Ucup ghibahin gw y? "

"Hampir...Pak Ucup yang mulai"

"Kok bapak? "

"Kan emng iya"

"Kata siapa? "

"Kata saya"

"Kapan selesainya ni cerita kalo ribut mulu... Lanjutkan thor"

Oke lanjut...

Sedangkan yang di teriaki hanya diam dengan wajah polosnya seolah ia tidak melakukan kesalahan apapun. Pak Ucup yang sudah kesal setengah mati dengan alfa hanya bisa mendengus kasar.

Alfi langsung masuk begitu saja saat ia melihat pak Ucup sudah mengambil ancang-ancang untuk menceramahinya
yang menurutnya durasi ceramahnyanya akan sangat panjang melebihi mamah dedeh,pak Ucup kembali menggelengkan kepalanya saat melihat kelakuan Alfa.

Sesampainya Alfa di lingkungan sekolah Alfa langsung mendapatkan banyak pasang mata yang menatapnya dengan tatapan memuja,semua tatapan itu ia dapat dari para siswi yang kebanyakan dari mereka adalah fansnya, Ah, jangan lupakan Alfa, ia sekarang sudah menjadi pusat perhatian dalam waktu singkat.

AlfanioDonde viven las historias. Descúbrelo ahora