Prolog

121 25 5
                                        

Memang banyak orang bilang, bila persahabatan antara Lawan jenis pasti dari salah satu mereka Mempunyai perasaan yang lebih. Ya, Sepertinya aku Sedang Mengalami hal itu atau bisa di bilang aku Sedang terjebak dalam zona Friendzone dengan salah satu sahabat laki-laki ku. Sebenarnya aku dan dia Bukan hanya sekedar menjalin sebuah persahabatan malah kita berkomitmen sekaligus membuat perjanjian untuk tidak Saling Suka dan tidak akan pernah berpacaran dengan siapapun sebelum Lulus sekolah. Tetapi Ternyata Komitmen yang Kita Janjikan sudah di ingkari oleh dia, dia pergi meninggalkan ku dengan meninggalkan sejuta kenangan lalu kembali Di Saat Dirinya Di sakiti. Jujur, aku suka padanya, awalnya aku berniat untuk memberitahu kan dia tentang perasaan ku. Tetapi Aku mengingat sebuah komitmen sekaligus janji ku dan dia, maka aku urungkan ego ku Untuk tidak memberitahukan perasaan ku padanya. Saat salah satu teman seangkatanku menyatakan sebuah cinta Padaku, dia mengingatkan ku sebuah komitmen yang di buat Ku dengan dia. Tetapi nyatanya malah dia yang mengingkari sebuah komitemen sekaligus janji nya yang ku buat dengannya, Sebenernya dia sudah mengingkari janji itu beberapa kali, namun pada saat dirinya Sudah putus dengan pasangannya maka dia akan kembali kepadaku Dan kembali berjanji. Aku muak dengan dia, Dia selalu melarangku untuk tidak dekat dengan siapapun dan mengingatkan ku Kembali janjinya itu, tetapi Saat aku melarang dia Dan Mengingatkan dia dengan janjinya itu dia malah Memarahiku kemudian dia pergi meninggalkan ku dan kembali lagi saat dia sudah putus dengan kekasihnya. Apa Janji yang pernah aku dan dia buat hanya sebagai candaan semata? Apa bolehkah aku Sedikit egois untuk memilikinya lebih dari seorang sahabat? Dia selalu membuatku terbang namun pada akhirnya dia juga yang membuatku terjatuh. Maafkan aku yang dulu pernah lancang menyukaimu.

Zea Amora Bagaskara

FRIENDZONE Where stories live. Discover now