1. Pertemuan Pertama [REVISI]

1K 203 197
                                        

1. Pertemuan Pertama

Hari ini adalah hari pertama Lena masuk sekolah. Ya tepatnya sebagai murid baru di SMA Nusa Bhakti.

***
Pagi hari telah tiba, sang mentari pun telah menerobos masuk lewat ventilasi kamar seorang gadis yang tengah bergelud dengan selimutnya. Siapa lagi kalau bukan Lena. Aleynata Rayder lebih tepatnya.

Sebenarnya alarmnya sudah berbunyi sejak 10 menit lalu, tetapi dia masih belum saja membuka matanya. Akhirnya setelah mendengar teriakan mamanya dia mau membuka matanya.

Tok
Tok
Tok!

"Lena ayo bangun sayang nanti kamu telat sekolahnya," ucap Rianti. Yang masih saja mengetok pintunya agar sang putri bangun.

Akhirnya Lena mau membuka matanya.

"Lena uda bangun kok ma," teriak Lena dari kamarnya.

"Mama tunggu kamu dibawah, sarapannya sudah siap," ucap Rianti yang akhirnya meninggalkan pintu kamar Lena.

Lena beranjak dari tempat tidurnya, saat ini dia harus ke kamar mandi.

15 menit Lena selesai mandi. Lena langsung membuka pintu kamarnya, tidak lupa pula dia membawa ransel baru yang ia beli saat liburan kemarin. Alangkah bahagianya Lena saat ini, karena saat inilah Lena menjadi murid SMA.

Saat Lena menuruni anak tangga rumahnya, dia berpapasan dengan Rianti. Mama Lena.

"Abang mana ma?" tanya Lena.

"Udah berangkat tadi. Katanya ada tugas penting mendadak, kamu tahu sendirikan abangmu itu sibuknya pake banget," jelas Rianti dan Lena hanya mengangguk paham.

Arda Billy Rayder. Kakak laki-laki Lena.

"Mama udah siapin sarapan, jangan lupa dimakan Len," ucap mamanya yang kemudian berlalu meninggalkan Lena.

Lena langsung turun ke bawah dan menuju ke meja makan.

Lena langsung menyantap nasi goreng buatan mamanya, setelah Lena sarapan dia pun berpamitan dengan mamanya.

***

Saat dia sampai di sekolahnya, tanpa sengaja dia bertemu dengan sahabat sekolahnya dulu.

"Bita!" Sapa Lena sambil melambaikan tangannya kearah Raina.

Nabita Aulia. Adalah teman sekolah Lena dulu yang akrab sekali dengannya.

Nabita yang namanya terpanggil pun akhirnya menoleh.

"Eh Lena akhirnya kita satu sekolah lagi ya, semoga satu kelas lagi!!" ucap Bita dengan nada tinggi.

"Ngarep lu ya," ketus Lena.

"Nggak," ucap Bita sambil menjitak kepala Lena.

"Sakit tahu," ucap Lena sambil memegang kepalanya yang baru saja dijitak oleh Bita.

"Udah ah jangan banyak basa-basi sekarang kita liat papan pengumuman kelas," ucap Bita sambil menarik tangan Lena dan langsung ke papan pengumuman pembagian kelas murid baru.

***

Setelah mereka berdua tiba di tempat papan pengumuman tersebut. Lena melihat seseorang yang nampak asing dimatanya dia begitu tampan dan tatapannya sangat dingin menurutnya. Siapakah dia?

My First LoveWhere stories live. Discover now