don't touch me!!

156 23 5
                                        

Selamat membaca
Semoga suka ya dengan ceritaku

-Re vanta-

"Ting ting ting", bel istirahat berbunyi.
Semua murid SMA Mahendra  langsung berbondong-bondong menuju kantin, tetapi ada juga yang lebih memilih untuk tetap tinggal dikelas, sekedar tiduran atau belajar

"Mela, lo mau ke kantin gak?", tanya Tata sambil berjalan mendekati meja Mela, gadis itu sedang bercermin merapikan rambutnya dan sedikit memberi polesan di bibirnya agar tak terlihat pucat

"Nggak lah, lo aja gue mau ke perpus", jawab Mela yang langsung berdiri

"Ya udah, barengan aja sampai tangga", ajak Tata

Mereka berdua beriringan berjalan keluar kelas. Di perjalanan menuju tangga tak ada yang buka suara sampai,

"Ta gimana hubungan lo sama Fadil?", tanya Mela

Fadil Raja Baskara, dia adalah laki-laki yang kurang lebih satu tahun ini menjabat sebagai pacar Tata

"Ya, sekarang Fadil jadi lebih sibuk sih", jawab Tata sedikit kesal, bagaimana tidak sebulan terakhir ini bahkan mereka tidak ada kencan sama sekali

"Sibuk gimana Ta?", tanya Mela mulai kepo

"Semenjak dia jadi ketua OSIS kita jarang ketemu, bahkan untuk saling kontak aja jarang", Tata berkata dengan sedikit kekecewaan

Mereka berbincang-bincang sampai tak terasa sudah sampai di tangga

"Yaudah gue duluan ya", pamit Tata yang langsung pergi ke kantin

Di kantin Tata memesan mie ayamnya Pak Maman, dia membawanya ke arah meja kosong jauh dari siswa siswi lainnya alasannya dia tak suka berada di sekitaran banyak orang. risih

Tata memakan mie ayam dengan lahap, seperti orang tak diberi makan selama 2 hari hingga hanya beberapa suapan mangkok itu sudah kinclong bersih

"Kelaparan neng sampek kinclong gitu", kata Davin mengagetkan Tata

Davin adalah teman Kakak Tata, dia yah lumayan akrab dengan Tata karena sering bermain bersama Kakaknya di Rumah jadi ya gitudeh

"Ngagetin aja lo", ucap sinis Tata karena dapin sedikit mengagetkannya

"Ya maap, gue kira lo tau gue disini", penuturan Davin

"Abang gue dimana?", tanya Tata

"Biasa lagi pacaran tuh di pojok, makanya gue ke sini karena nggak mau jadi nyamuk", kata Davin menunjuk cowo yang membelakangi mereka sedang disuapi oleh gadis mungkin adek kelas

"Ohh, eh Pin bayarin mie gue ya. Nanti uang gantinya minta sama Bang Alan", ucap Tata langsung lari pergi dari kantin

Davin yang baru sadar ucapan Tata pun langsung Meneriaki Namanya, "TATA BANGSAT LU NJING"

Di perjalanan Tata tertawa terpingkal-pingkal tanpa henti, hingga banyak orang yang menatapnya dengan tatapan aneh

Tata melihat arloji yang ada di tangannya, "Masih 15 menit nih, gue nyusul Mela aja apa ya", ucap Tata yang langsung pergi menuju perpus

Di perpus Tata mencari Mela di setiap sudut tetapi tetap tidak ada. Dia langsung bertanya kepada penjaga perpus

"Pak lihat Mela nggak?", tanya Tata kepada penjaga perpus.

"Ohh, Melania Putri. Tadi Bapak lihat lagi jalan ke arah tangga roof top sama Fadil ketua OSIS itu", jawab penjaga perpus yang bernama Pak Jono

Pak Jono adalah guru Fisika yang juga berprofesi sebagai penjaga perpus. Fisiknya berkumis tebal wajahnya sih menyeramkan tetapi buehh baiknya 'auzubillah

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Jan 19, 2024 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

RE VANTADonde viven las historias. Descúbrelo ahora