Haii kembali lagi dengan cerita more than enough versi terbaru nyaa ...
Seperti yang sudah aku infokan ada perubahan di cerita ini dan yaa semoga kalian suka dengan cerita ini .
Makasih banyak yang sudah vote dan menyempatkan diri untuk membaca cerita aku ...
Oke segitu aja dari aku selamat membacaa
---
Gelap malam menyelimuti seorang yang tengah merasakan sakit batin , mental dan fisik . Suasana yang dingin dan gelap di temani dengan isakan tangis yang pilu . Airell sedang mengobati beberapa bagian tubuhnya yang terluka ini terjadi bukan yang pertama kali melainkan yang sudah berapa kali bahkan airell sendiri tidak tahu ini yang keberapa .
Dengan hati-hati airell mengobati kaki nya juga lengannya menahan isakan yang terus mendesak keluar .
"Tahan airell "
Ucapnya menyemangati diri
Setelahnya selesai mengobati luka-luka dia bersiap untuk tidur karena sudah sangat lelah .
Ketika pagi menyapa airell terbangun berisap untuk pergi tapi dia harus memakai pakaian yang menutup seluruh kulitnya terutama di bagian lengan . Oh ayolah Oregon sedang tidak berada di musim dingin untuk memakai pakaian yang tertutup tapi ya mau bagaimana lagi ?
Airell tidak akan membiarkan orang-orang di luar sana melihatnya seperti ini apalagi dia anak dari perancang busana terkenal . Yang ada ibunya akan memarahinya habis-habis an !
Bisa tinggal nama airell .
Tamat riwayatnya .
Berkaca melihat penampilannya sekarang memakai jeans biru dan memakai sweater berwarna putih tak lupa memakasi scarf . Airell seperti orang yang buta akan cuaca dia seperti orang yang dari kutub di luar sana matahari sedang bersinar dengan cerahnya .
Jujur saja airell sudah gerah sebenarnya dia saja gerah apalagi teman-temannya yang melihat ini .
Hah teman ?
Bahkan airell hanya memiliki satu teman .
Ketika airell menuruni tangga dia sudah melihat aqilla yang tak lain adalah kembarannya dia sedang sarapan sendirian .
"Hai !"
"Oh wow lihat siapa yang sudah pulang"
Airell tersenyum
"Aku pulang dini hari " jawabnya
"Sini sarapan dengan ku"
Airell menyetujui dia melangkahkan kaki duduk bersama aqilla dia sudah menyiapkan sarapan untuk airell jugat ternyata.
"Mom kapan pergi ?"
Tanya aqilla di sela-sela makannya
"E-em aku tidak tahu "
Aqilla mengangguk mengerti
Lalu dia memegang tangan ku .
"Dia melakukannya lagi ? "
Tanya aqilla serius
Airell menatap aqilla lalu mengangguk
"Maaf " katanya
ESTÁS LEYENDO
More Than Enough
RomanceFOLLOW DULU SEBELUM BACA VOTE NYA JUGA JANGAN KETINGGALAN .... WARNING : Beberapa part mengandung konten kekerasan #6 selflove 22.05.2020 Airell tak menyangka kalau kehidupannya akan serumit ini pecahan-pecahan ingatan masa lalu menghantui hal ya...
