First

71 17 3
                                        

Happy reading...

"Agata" panggil seorang cowok kepada perempuan yang tengah duduk berdua dengan temannya sambil membaca buku. Dia Agata dan sahabatnya Orlin.
Merasa namanya dipanggil Agata mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang memanggilnya. Begitupun Orlin yang disampingnya.

"Kenapa?" tanya Agata kepada lelaki yang tengah berdiri di hadapannya.

"Saga suruh gue kesini katanya dia manggil Lo ke perpustakaan" jawab laki-laki itu.

'Dia lagi' ucap Agata dalam hati jengah

"Bilang sama dia gue lagi sibuk" jawab Lamia ketus

"Ta..tapi nanti kalau Lo nggak kesana gue bisa dihajar sama Sa..Saga" jawab lelaki itu sangat ketakutan.

"Lo diancam?"

"I..iya.. Katanya kalau Lo gag datang gue bakal dihajar.. plies Agata tolongin gue" lelaki itu sangat ketakutan terlihat dari raut wajahnya.

Saga. Lebih tepatnya Saga Dimas Erlian. Cowok yang digadang-gadang sebagai The most wanted SMA Mendesia ,badboy, , playboy, ganteng,cool,dan tentunya keren.

Cowok yang akhir-akhir ini menganggu kehidupan seorang Agata Mayra Putri dengan segala orang suruhannya yang silih berganti untuk memanggil Agata untuk menemuinya seperti sekarang.

"Please Agata" bujuk laki-laki itu

"Lo mau kesana Ta?"tanya Orlin

"Ya gimana lagi... kalau kejadia minggu lalu keulang lagi"ucap Agata khawatir.
Orlin menghembuskan nafas kasar pasrah.

Agata yang tidak tega melihat laki-laki itu pun mengangguk kan kepalanya lalu menutup bukunya dan memasukkannya ke dalam tasnya dan berjalan keluar kelas meninggalkan Orlin yang masih dutempatnya. Agata tidak mau kejadian beberapa Minggu yang lalu saat murid suruhan Saga datang kepadanya dan ia tidak datang menemui laki-laki itu karena saat itu ia sedang membantu adik kelas yang akan mengikuti olimpiade dan alhasil murid itu dihajar sampai babak belur dan masuk rumah sakit.

Melihat Agata sudah keluar Laki-laki itu pun pergi dengan perasaan lega karena nyawanya terselamtkan.

~~~~~~~

Sekarang Agata sudah berada di dalam perpustakaan dia melihat kesana kemari untuk mencari Saga yang katanya memanggilnya. Perpustakaan hari ini sangat sepi tidak seperti biasanya yang selalu rame. Terlihat tidak ada satupun murid didalamnya. Yang ada hanya penjaga perpustakaan . Agata sekarang merasa seperti didalam film-film horor di perpustakaan yang bisa saja hantunya akan muncul dari balik rak-rak buku atau mungkin dari mana saja. Ia membuang jauh-jauh pikirannya itu dan tetap berjalan menyusuri setiap sudut perpustakaan.

Saat sudah lelah menyusuri satiap sudut perpustakaan dan tidak menemukan sisapapun Agata berjalan menuju ke arah bangku yang berada bagian pojok belakang untuk berisitirahat sebentar. Tapi saat mendekat Lamia melihat seorang murid cowok tengah berbaring di bangku yang berada bagian belakang rak buku itu sambil menaruh satu tangannya untuk menutup wajahnya. Agata yakin kalau itu Saga dari tahi lalat yang ada di bagian pipi kanannya.

"Saga" panggil Agata.

Merasa terusik dengan panggilan itu laki-laki itu lalu menurunkan tangannya dari atas wajahnya dan memposisikan dirinya untuk duduk. Ternyata benar itu Saga. Saga melihat Agata yang berdiri tepat di depannya dengan wajah datarnya yang masih terlihat cantik. Ia pun tersenyum ke arah Agata.

Lihatlah penampilan cowok itu rambut acak-acakan, bahkan dia tidak memakai baju sekolah hanya baju kaos berwarna hitam polos.

'bukan anak sekolah banget'umpat Agata dalam hati

"Datang juga ternyata"ucap Saga

"Gue nggak suka lo suruh-suruh orang datang buat manggil gue.. kalo lo ada perlu sama gue harusnya lo datang sendiri?"

"Kalo gue nemuin lo sendiri emangnya lo mau" tanya Saga

"Jadi apa lagi?" Tanya Agata tak mau berbasa-basi lagi dengan Saga apalagi perpustakaan saat ini sepi bisa saja Saga melakukan sesuatu kepadanya.

"Cuma pengen liat Lo doang" jawab Saga santai

"Cuman itu.. buang-buang waktu tau nggag"ujar Agata ketus sambil membuang mukanya kesamping.

Agata jauh-jauh kesini hanya untuk omong kosong laki-laki ini.

"Mungkin buat Lo cuman buang-buang waktu Ta... Tapi liat Lo ada di depan mata gue seperti nikmat yang harus gue syukuri" ucap Saga dengan nada penuh keyakinan.

"Gue bukan cewek yang gampang baper dengan segala omong kosong yang keluar dari mulut Lo" ujar Agata penuh penekanan di segala kalimatnya.

"Terserah lo mau percaya atau enggak yang penting gue udah bilang perasaan gue ke lo"lanjut Saga.

Agata mulai jengah dengan Saga.

"Sampai kapan lo bakal ganggu hidup gue Sa?" Tanya Agata

"Sampai gue bisa milikin Lo "jawab Agata tanpa ada keraguan di setiap kata-katanya.

"Lo gag bakalan bisa milikin gue"jawab Agata penuh keyakinan. Mendengar itu Saga seperti merasa lebih tertantang untuk mendapatkan Agata.

Sudah 1 tahun terakhir ini Saga menyukai Agata. Saat pertama kali melihat Agata,ia merasa ada sesuatu di diri Agata yang membuatnya sangat ingin memiliki perempuan itu . Ia juga sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa Agata hanya akan menjadi miliknya.

"Gue bakal dapetin Lo.. itu janji gue sama diri gue sendiri ... " ujar Saga penuh penekanan.

"Terserah"

Agata langsung pergi meninggalkan Saga dengan perasaan sangat kesal.

'kenapa sih dia?' tanya Agata dalam hati.

~~~~~~~~~~~~

Yeay akhirnya dari sekian banyaknya pertimbangan akhirnya part ini bisa dipublish.. cerita disebelah mau aku pending dulu karena pusing kelanjutannya gimana...

I'm sorry kalo ada kesalahan penulisan diatas kalian bisa komen. Dan jangan lupa vote ya hehehe...😅

Bila ada kesamaan nama,tokoh,karekter dan lain-lain itu hanya kebetulan belaka karena cerita ini murni dari khayalan aku selama ini bersama cowok-cowok ganteng.

Love myself, Love yourself
-RM

SAGATHAWhere stories live. Discover now