Dua insan yang saling membenci, dua insan yang saling berontak, dua insan yang saling egois.
Bagaimana kedua nya bisa saling mencintai dengan perasaan mereka yang saling tertutup bahkan perasaan mereka yang saling memerangi.
Kata orang perasaan tida...
Hii long time no see !! Killer Married Bad Gril setelah 4 tahun gak update di revisi yaa guys hehehe, entah masih ada pembaca lama kah? atau pembaca baru, semoga kalian semua suka ya versi terbaru nyaa karena alurnya lebih masuk akal dan gak banyak typo hahaha, love youu all :D
***
DAVID LIONIEL FRANATHA
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
NOVELA SANDEGA
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
David Lioniel Franatha, Polisi hebat yang bulan depan akan naik jabatan menjadi kepala lapas Jawa Barat, malah di rumorkan dirinya menyukai sesama jenis atau gay. Karena berita itu promosi naik jabatan dirinya nyaris di batalkan oleh pemimpin kepolisian dan di tolak mentah-mentah oleh masyarakat.
Foto dirinya yang sedang di sosor oleh pria berbaju sexy viral di angkatan kepolisian, membuat dirinya tidak lagi di segani oleh junior-juniornya bahkan merusak repotasinya yang ia bangun dengan baik selama ini.
David selalu menjadi polisi nomor satu di jawa barat, dia selalu bisa di andalkan oleh atasannya, tidak pernah gagal dalam menjalankan misinya, itulah dia, polisi hebat yang dihormati dan disegani banyak orang. Karena satu rumor tidak jelas membuat semua hal baik tentang dirinya sirnah, harga dirinya yang dia bangun dengan kokoh, dan apa yang telah dia berikan selama ini untuk negara lenyap dalam satu malam.
"Setan!!" David menggebrak meja, kesal membaca surat dari kantor pusat untuk dirinya mengundurkan diri dari kepolisian secara tidak terhormat.
"Gue selama ini ngabdi sama Negara, boro-boro mikirin cewek! Gue selalu sibuk kerja! Dan karena itu gue malah di tuduh GAY?!" Suara David mendominasi seisi ruangan.
"Vid sabar, ini semua belum selesai, masih bisa di perbaiki.." Rama memberi saran, teman dekat David.
"Lo baca sendiri surat ini!" David melempar kertas yang sebelumnya ia baca, surat perintah pengunduran diri.
"Parah sih ini."
Rama geleng-geleng kepala, ia pun bingung harus bagaimana menyelesaikan masalah ini.
"Haduh men, dari dulu juga gue ajakin lo deket sama cewek, lo sih kaya ogah-ogahan ama cewek, kerja tipes kerja tipes! Nah sekarang malah di sangka homo kan!"
"Masalahnya Ram, masyarakat juga udah judge gue homo, mereka ngeliat foto itu yang kesebar, atasan mana mau tau, mereka pasti pengen masyarakat diem dan keluarin gue seenaknya terus bisa masukin si Haekal anak mentri itu ke posisi yang bakal gue dudukin!" David menjenggut rambutnya dengan gusar.
Krek,,, suara pintu terbuka dan seseorang datang dengan seragam Brimob bintang 3 di dadanya, Ayah David, Bramasta Franatha atau yang biasa di panggil Bram.
"Yah!" Saut David meresa senang melihat Ayahnya.
1000 masalah bisa terselesaikan oleh 1 orang itu, Ayahnya David.
"David udah bingung Yah harus gimana, David selama ini gak deket sama cewek bukan berarti David deket sama cowok, apalagi homo.." Ucap David mengadu.
"Tenang nak, kamu pikir siapa Ayah mu ini? Ayah gak akan biarin nama kamu tercoreng di kepolisian." Bram meyakini anaknya itu.
"Caranya?" David menaikan sebelah alisnya.
"Nikahi anak Hendra teman dekat Ayah semasa kuliah dulu, dia memiliki anak gadis yang cantik namun sulit di atur, Ayahnya sudah lelah mengurus anak itu, Ayah yakin Hendra akan membantu Ayah."
"Apa?!" David menaikan suaranya, ia kaget dengan solusi yang Ayahnya berikan.
"Kenapa juga Pak Hendra itu bakal mau nolongin kita?" Lanjut David dengan wajah serius.
"Kalau bukan karena Ayah, seharusnya anak perempuan itu sudah mati di sandra saat penculikan anak di kalimantan. Dari 7 orang anak hanya gadis itu yang selamat, sisanya tewas di tempat."
David mengangguk paham, walau ia tidak setuju dengan solusi dari Ayahnya tersebut.
"Ayah tapi itu bukan solusi yang tepat, gimana kalau anak cewek itu gak mau? Atau semua orang malah curiga? Lagian ini pernikahan gak bisa main-main Ayah, pernikahan itu sakral. Pernikahan bukan cuman dilihat kita, tapi juga dengan Tuhan." Cerca David yang masih melongo mendengar saran Ayahnya.
"David, percaya Ayah. Ayah gak akan buat kamu terpuruk, ini solusi terbaik yang bisa kamu ambil, nutupin semua omong kosong ataupun berita yang tidak jelas dan naik jabatan yang seharusnya kamu dudukin! Ayah gak ngajarin kamu serakah tapi Ayah ajarin kamu untuk tidak menjadi pria yang lembek dan bisa dilicikin orang!"
"Baik Ayah." Jawab David pasrah, toh ia tidak punya rencana lain selain rencana ayahnya itu.