-[20]- #End

4.5K 198 9
                                    

===========
Jimwoo pov :
===========

"Boleh kah,,,, bolehkah aku memiliki Jimwoo kecil,,,?"

BOOM~

Kegiatan mengocok ku terhenti seketika saat mendengar beberapa kata kata itu yang keluar dari bibir kecil istri ku.

Ya dia lah yang selama ini sudah menemani ku selama 3 tahun terakhir.

lalu jika salah satu dari kalian menanyakan soal jungkook si kakak ku yang ,, ehh apa lah itu.

Demi kaleng rombeng,,,!!

Kami tidak pernah berhubungan atau bertemu dengan dirinya lagi selama ini. Cius dah,,,!

Tetapi....

baru baru ini aku melihat dirinya bahwa dia sedang menggendong seorang bayi perempuan di salah satu mall.

Aku sedikit senang mrlihat nya, mungkin hyung sudah mulai melupakan yeon-mi.

Aku akui, aku memang sangat membencinya karena satu hal. Ya itu karena dirinya sudah sempat mengambil cinta ku.

Namun hubungan darah daging sampai kapan pun tidak akan pernah bisa di musnahkan.

Mau bagaimana lagi. Aku sangat mencintai yeon-mi dan aku tau hyung lebih dulu mencintainya bahkan cinta mu lebih besar dari cinta ku padanya.

Namun apa daya ku,, aku tidak bisa menghilangkan cinta ini hyung.

Cinta pertama ku akan selalu menjadi cinta terakhir ku hyung,,!

Maafkan diriku hyung. ku harap kau bahagia dengan hubungan mu yang sekarang.

aku tidak tau pasti siapa yeoja itu, ku harap kau benar benar bahagia bersama keluarga mu hyung.

Kini Aku melepas panutan tubuh ku pada diri yeon-mi. Menggendong nya dan memangku yeoja itu tepat di pinggiran kasur kami.

"Mungkin aku harus membicarahan hal ini lebih dalam,," batin ku dengan memegang kedua wajah nya dan menatap dalam kilauan manik manik di mata nya.

Apakah mungkin saat ini diriku sedang bermimpi,,?

Mustahil seorang jeon yeon-mi meminta anak dari ku. bahkan faktanya lagi adalah aku, Namja yang sangat iya benci dari kecil.

Mustahil !!! ini sangat mustahil .!

"Kau yakin dengan apa yang kau minta yeon mi-ya,,?"

Dia mengangguk dan tidak ada kebohongan di mata yeon-mi, hatiku kini melebihi kata senang / bahagia. Jadi Aku benar benar tidak salah dengar.

Aku memeluk nya dengan erat bahkan saking senang nya aku memutar tubuh yeoja tersebut hingga kaki yeoja tersebut melayang di udara.

"Yeobo,, yeobo. Kau lupa,,??" Yeon-mi menepuk nepuk punggung ku. Mencoba menyadarkan ku kembali.

"Kakak ipar mu akan membunuh mu oppa jika kita tidak turun sekarang juga,,,"

ya kini aku menurunkan badan yeon-mi dan menepuk pelipis ku.

"Abata,,,!"

"Lebih baik kau bersiap siap sebelum mereka kembali dengan pintu kamar kita yang akan di dobrak paksa."

"Dan melihat keadaan kita yang seperti ini,,,"

Kulihat yeon-mi kini melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi. Aku menahan nya.

"Yeobo,,"

"Hem,,?" Yeon-mi berbalik. Menaikan alisnya dan menatap ku dengan penuh kecurigaan.

"Dia pasti akan membunuhku,,," batin ku

Sebelum itu terjadi secepat kilat aku menggendong nya ala ala bridal.

"Kajja kita mandi bersama,,," bisik ku tepat di kupingnya

" Yakkk,,,! Napeun namja,,!"

===========
YeonMi pov :
===========

Kini aku sudah berada di dapur, mempersiapkan sarapan untuk 2 macan yang sedang kelaparan.

Paba,, lihat saja mereka berdua.

mereka makan sangat lahap nya seperti tidak pernah makan selama 1 bulan ckckck.

Kulihat jaeyeon berjalan ke arah ku dengan membawa beberapa piring di tangan nya.

"Biar aku saja oppa,,,"

Aku pun tanpa di suruh langsung mencuci semua piring yang di bawanya.

"Kau ini lama sekali di kamar euhh. Kau tau kami hampir saja mati kelaparan,,!"

jaeyeon kembali bersuara bahkan dirinya sambil menyentil dahi ku.

"Apha,,!!"

Aku menepis lengan nya, kulihat jiKyun menatap jaeyeon dengan tatapan mematikan, bahkan lebih tajam dari pisau yang baru saja di asah.

"Lagi sekali kau sentil adik mu, besok kau sudah berada di rumah sakit,,"

Aku tertawa mendengar celetukan yang di katakan jikyun oppa. Ya begitulah jikyun.

Dirinya tidak akan pernah membiarkan ku merasakan sakit atau pun terluka sedikit pun. Sungguh kakak yang baik bukan,,?

"Mianhae yeon-ah,,,"

Dia memeluk ku dari belakang dan jangan lupa kalau dia sempat mencium pipi ku, tepat di depan jikyun dan jimwoo.

Hukk~ Hukk~ Hukkk~

Karena ulah jaeyeon, Kulihat mereka berdua tersedak secara bersamaan, benar benar lucu.

"Yak,,!!"

==========
FlashBack~
==========

Hari ini aku duduk bersandar di dada jimwoo di tengah tengah taman belakang rumah milik nya.

Kami Menatap kupu kupu yang lalu lalang melewati kelopak bunga yang sudah di disain oleh jimwoo sendiri.

Degg~

Kenapa tiba tiba hati ku sakit.. Aku memegang dada ku, entah kenapa ingatan itu kembali terulang di pikiran ku.

Ingatan yang tiba tiba membuat ku teringat kembali dengan sosok mantan pacar ku.

Aku tersenyum kecut saat mata ku beralih menatap sosok yeoja yang tepat berada di sebelahnya.

Dan kalian tau??

Satu hal tentang Jungkook yang kalian kenal,, ya dia kini sedang menggendong gadis kecil, ani mungkin itu balita tepat di depan mata ku.

Perih, sangat perih.

Kini aku menepis semua ingatan itu. Ya kini aku harus melupakan nya. Seluruh kenangan yang diberikan dirinya selama ini pada ku.

Termasuk kenangan masa kecil ku padanya.

"oppa aku akan membuka hati ku mulai detik ini,,"

-
-
-TBC-
-
-

Ciee ciee kena tipu,, wkwkwk masi belum ending kok jadi tenang aja

(^_^)

✔Napeun Namja [JeonJungkook]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang