Natasya Renella Syifaa

24 5 0
                                        


Aku hanyalah pengagum dalam diamNatasya Renella Syifaa

✨✨✨

        Panggil saja Rene, aku hanyalah gadis yang suka mengunci diri di kamar

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

        Panggil saja Rene, aku hanyalah gadis yang suka mengunci diri di kamar. Seorang penyendiri yang sangat suka membuka media sosial.

Aku tak menyukai manusia. Kebanyakan dari mereka munafik. Terkadang aku juga harus jadi munafik untuk menghadapi mereka.

Hujan adalah sebuah keindahan. Menikmati hujan berarti  melihat senyum wajahnya. Ya, Senyum seorang Alfred.

Alfred Alexandre, cowok yang katanya misterius. Kebohongan besar jika aku tak menganggapnya misterius. Aku tinggal di lingkungan yang sama dengannya.

Seorang Alfred dapat membuatku nyaman. Sangat disayangkan, ia hanya menganggapku adik. Sifatnya sangat bertentangan dengan kata dingin. Ia sungguh perhatian, ceria, bahkan terkadang kekanak-kanakan. Dibalik tawa hangatnya, banyak hal yang ia sembunyikan.

Kini aku menempuh jenjang SMP kelas IX. Sebentar lagi akan datang masa-masa SMA. Masa dimana aku akan selalu menjadi pengagum dalam diam Alfred Alexandre. Walaupun aku mengungkapkan cintaku. Mungkin ia akan tetap menerimaku sebagai adik tersayangnya.

Aku tak mau serakah, orang sebaik kak Alfred harus menemukan orang yang lebih baik. Aku hanyalah cewek yang katanya dingin dan suka menguliti perasaan cowok. Dikarenakan ketidak-pekaanku terhadap mereka.

"Bibit bunga bukanlah sesuatu yang disukai semua orang, hanya saja jika bibit bunga itu dirawat dengan baik Ia akan tumbuh menjadi bunga yang indah. Bunga itu akan disukai banyak orang. Oleh karena itu, butuh seseorang untuk merawat dan menjaga bibit bunga itu. Aku harap aku bisa menjadi orang itu." Kak Alfred pernah bilang begitu.

Aku tak paham maksudnya. Padahal aku hanya menceritakan tentang betapa jeleknya aku dimata orang. Mengapa ia menyangkut kaitkan bibit bunga dan aku.

Kebanyakan orang lebih suka menceritakan dirinya sendiri. Tentang dia, dia, dan dia. Itu memang tak masalah buatku. Tapi itu dapat menyebabkan masalah, kau akan kesulitan mencari sahabat. Kau tak akan mengenal lebih dalam mengenai sahabatmu. Tapi dialah yang akan mengenalmu. Itu dapat menyebabkan sebuah penyesalan dilain hari.

Apa kau tahu? Sebuah rasa tanpa perjuangan itu bukanlah cinta. Jadi aku memutuskan untuk diam saja. Tujuanku adalah membuatnya benar-benar bahagia. Aku tak akan egois meminta yang lebih darinya. Membuat seorang Alfred benar-benar tersenyum. Tanpa memakai topeng yang sama itu tujuanku.

BERSAMBUNG

🥀🥀🥀

Terima kasih sudah membaca cerita ini. Semoga sukaa:v

Tolong tinggalkan jejak ya...

Jangan lupa vote, komen, dan follow author:))

Sebatas Ini?Donde viven las historias. Descúbrelo ahora