MENTARI POV
"Hahahahha" Amaya ntah kenapa ketawa sendiri. Dia fokus sama hape nya. Dasar gila. Aku tetap melanjutkan komik Atsuka ku.
Weh siapa tuh
Anjir ganteng
Tinggi bangetttt
Eyy blasteraaannn
Mendengar bisikan² itu, Mentari mengalihkan pandangan dari komiknya ke pintu kelas. Terlihat sesosok laki² tinggi dengan rambut hitam sedikit messy berjalan di depan kelas.
Ganteng
Itulah kata² yang dikeluarkan oleh cewek² di kelas Mentari. Mentari kembali fokus ke komik nya. Ia tidak peduli, anak baru kali?
Cowok itu ternyata duduk di depan Mentari.
Bu Hani datang. Ibu guru paling baik sepanjang masaaaa
"Yak. Selamat pagi" ujar bu Hani
"Pagi buu"
"Ibu pagi² cakep banget buu" ujar Ryan.
"Isshh, sstt"
Apaan dah
"Oh ya, kita kedatangan siswa baru nih. Ayo maju yang merasa"
Orang di depanku berdiri. Oh cowok tadi rupanya.
Tinggi banget
Maskulin, eh. Apaan si
"Oke, kenalin diri kamu ke temen²" ucap bu Hani
"Nama saya Laskar Travis Rodriguez, panggil aja Laskar. Saya pindahan dari cabang SMA Cahaya yang di Bali. Terimakasih"
Ohh, namanya Laskar
Suara berat dan serak nya memenuhi keheningan kelas
Dia berjalan duduk tapi dihadang oleh bu Hani
"Eh ganteng belom selesai" ujar bu Hani
Dia berbalik raut wajahnya seakan bertanya ada apa lagi
"Tanggal lahir kamu, hobi, nama pacar juga boleh hohoho"
Tampangnya datar seperti malas menanggapi.
"Tanggal lahir saya 17 April 2004, hobi saya skateboarding sama fotografi"
Catet wey ulang tahunnya
Catet uy, gue kasih hadiah deh nanti
Itulah kata² cewek di kelas gue
Dia duduk lagi. Wangi parfumnya kecium banget. Huh.
Pelajaran bu Hani pun berlanjut.
Gue ngobrol lah ya kan sama Amaya
"Tar, liat" kata Amaya
"Hm?"
"Ini loh, gue beli notebook official BT21 aaaaaaaa!!!"
"Mahal ya?"
"Iya anjir masak notebook se--"
Perkataan Amaya terpotong oleh cowok didepanku ini.
"Bisa diem ga, gue terganggu" ucap Laskar dingin
"IHHH, LO JANGAN NYE--"
"Lo dateng² gak usah bawel ya"
Dia menatapku dalam, dingin. Aku mengangkat alisku sebelah lalu ia berbalik.
"Dasar aneh" gumamku
"Gak jelas, nyebelin" timpal Amaya. Amaya sangat kesal. Lucu ahhahah.
"Apa lo bilang? Gue denger ya"
"Trus kalau lo denger?" Balasku
"Lo liat aja"
Idih. Orang kek begitu kok harus masuk kelas gue sih?
***
Pelajaran matematika menjadi yang terakhir hari ini. 2 jam pelajaran gue ketiduran.
"Woy, pinjem penghapus". Dia lagi mengganggu tidur gue. Gue ampe tersentak tau ga. Kirain pak Rudi.
Amaya memang ada dendam kayaknya sama tuh cowok. Dia langsung memalingkan muka.
"Kau mengganggu"
"Aku tidak bertanya. Mana sini cepet"
"Gak mau dan ga akan gue kasih"
Dia ambil seenak jidatnya aja tuh penghapus gue
"Bawel lu tinggal ngasih aja susah"
Huuuhhhh, makin benci ama ni orang. Gak jaga image apa?
Ok. Berhubung gue lemot dalam matematika, terpaksa gue masih di kelas mengerjakan worksheet. Si cowok gila tadi pun masih beres².
"Blom kelar?"
"Hm"
"Sini"
Dia ngerjain 5 menit selesaiii.
"Lo pinter juga. Makasih" ucapku menghargai
Dia ga bilang apapun langsung pergi.
Terlalu pendek? Tapi gimana nih awalnyaaa???
Lanjutannya seru loh. Tunggu yaaaww.
Always remember to VOTE!!
Pendapat kalian tentang Laskar?
Salam dari
Laskar T Rodriguez
Mentari Ashilla
Amaya Zeila
dann....
Daniela Mizpa
Muacchh
