🌻Happy reading🌻
Apakah masih terasa sakit hatimu?
Yes, sometimes.
Setiap ingatan itu mendadak muncul kepermukaan,setiap pengandaian itu mencabik kenyataan.But yes, I'm fine.sakitnya tak sekencang dulu saat pertama kali terluka.
Adina meira.
Pukul 05:15
Sang surya mulai menampakan dirinya untuk menyinari setiap kehidupan yang ada di muka bumi.
Pastinya semua orang telah bersiap siap untuk melakukan rutinitas hariannya setiap pagi.
Berbeda dengan seorang gadis yang berada disalah satu rumah keluarga dari seorang jendral tentara. Yaps,gadis itu masih saja bergelut dengan mimpi dan juga selimut tebalnya itu.
Hingga jam menunjukkan pukul 05:35 gadis itu masih enggan untuk beranjak dari king size nya. Hingga tak lama kemudian terdengar suara wanita paru baya yang membangunkannya gadis itu sering menyebutnya alarm setia.
"Dinaaa!!! Wakeup!!!! Udh jam brapa ini kamu emang gak mau sekolah?" Ucap wanita paru baya yang tak lain adalah sang bunda tercinta.
Yaps,nama dari gadis tersebut adalah adina meira lidiana yang biasa di panggil dina.
"Iya bunda ini udh bangun kok".ucap gadis tersebut sambil berjalan gontai menuju kamar mandinya.
Tak butuh waktu lama dina sudah siap dengan seragam sekolah dan tak lupa dia menjepit salah satu rambutnya dan mengambil tas sekolahnya.
Sebelum dina keluar dari kamarnya dia menatap cermin"Perfect".ucap gadis tersebut sambil menyungingkan senyumannya yang mampu meluluhkan hati kaum adam yang melihatnya.
Saat dina telah keluar dan menuruni beberapa anak tangga menuju ruang makan,disana dina telah melihat sang bunda,dan kedua kakaknya yang sedang menikmat sarapan mereka masing masing.
"Pagi semuanya"ucap dina tak lupa pula menampilkan senyum manisnya tersebut.
"Pagi sayang"ucap bunda tari.
"Pagi adekku tersayang"ucap risky kakak kedua dari seorang adina.
"Morning"ucap dimas kakak pertama dari gadis tersebut.
Selesai sarapan mereka bertiga langsung memakai sepatu mereka masing masing yang telah disiapkan bunda tari.
"Bunda kita bertiga pamit berangkat dulu ya."ucap dimas mewakili risky dan juga dina.
"Ya udah kalian bertiga bawa motornya hati hati ya"ucap bunda dan mendapat anggukan dari ketiga anaknya tersebut.
"Assalamualaikum bunda".ucap mereka tiga bersamaan dan tidak lupa mencium tangan sang bunda.
"Waalaikum salam".ucap sang bunda.
Kemudian mereka bertiga berjalan menuju garasi untuk mengambil motor ninja mereka lalu menghidupkan mesin motornya dan memakai helm full face.
"dek,jam brapa sekarang?"tanya risky kepada adiknya yang berada di sebelah kanannya.
"Jam 06:20 kak".jawab dina sambil melihat jam tangannya dan sebelum risky menjawab jawaban dina sang kakak terlebih dahulu menyela.
"30 menit?."tanya sang kakak yaitu dimas.
Dan mendapat anggukan dari kedua adiknya tersebut.
"Siapa yang kalah, dia bakal nraktir selama 1bulan di kantin.deal?"tanya dina kepada kedua kakak nya.
Dimas dan riski menatap satu sama lain dan "DEALL!!!"ucap mereka berdua.
S
etelah itu mereka bertiga menutup kaca helm full facenya masing masing dan menancapkan gas menuju sekolah mereka.
Itulah mereka,selalu membuat tantangan di setiap paginya menuju sekolah Dan selalu ada yang kalah dalam tantangan tersebut.
Buat chapter 1 segini dulu ya😂
Nantik sifat dari ketiga remaja tersebut aku akan jelasin di chapter selanjutnya.
Dont forget to vote,follow and comen kalok kalian suka crita ini.
Thank you and see you next chapter👋.
YOU ARE READING
My Feel and Past
Teen FictionAdina Meira Lidiana adalah seorang gadis cantik yang masih terikat dengan masa lalu nya. Masa lalu yang mengingatkan nya dengan seorang bocah laki laki berumur 7 tahun yang memberikan janji untuk tetep bersamanya. Hingga suatu hari, mereka berdua di...
