[Linking park__in the end]
Jangan baca sambil dengerin lagunya nanti engga fokus ,hehe.
Happy Reading <3
Cuma mau ngingetin buat vote comment n share!!
•••••
"kalo ngomong itu difilter jangan asal ceplos siapa tau lawan bicara Lo sakit hati terus Lo disantet,
Mampus Lo."~zoya 2020
•••••
Hari ini pikiran Cakra sedang kacau,
Biasanya jika kedua orang tuanya tidak dirumah dan sedang ada masalah dia memilih untuk pergi ke
Club atau Sirkuit pilihannya.
Kali ini cakra memilih pergi keclub dengan alasan sudah lama tidak berkunjung.
Cakra melajukan mobil BMW i8 coupe dengan kecepatan diatas rata-rata.
Tidak butuh waktu lama cakra sampai dibangunan cukup megah yang bertuliskan Foreplay Club. Cakra masuk kedalam club itu,dia memilih duduk didepan barista.
"Pesen apa mas?"tanya barista.
"Vodka."
Cakra sudah meneguk 8 gelas kecil Vodka, yang ada dipikiran Cakra sekarang berusaha melupakan hal itu.
Jam menunjukkan pukul 11.30 malam. Cakra berniat menginap diApartemennya karena percuma jika dia bermalam dirumahnya karena hanya dia seorang yang berada disitu, kedua orang tuanya pergi keluar kota, bibi dan satpam dirumahnya pulang kampung ,dua pembantu lainnya hanya kerja sampai pukul 5 setelahnya mereka pulang,jujur Cakra selalu merasa kesepian.
Saat cakra hendak keluar dari club, dia dikejutkan dengan seorang wanita yang menabrak tubuhnya, bajunya basah akibat air yang dibawakan gadis itu tumpah dikaos hitam miliknya.
"Aduh maaf mas ,saya ngga sengaja." Ucap Zoya gadis yang menabrak cakra.
"Ini tisu buat ngebersihin baju kamu." Lanjutnya dengan menyodorkan 1 bungkus tisu kecil.
Gadis itu hendak pergi tapi tangannya ditahan oleh cakra.
"Enak aja mau pergi tanggung jawab Lo." Tangannya masih menahan Zoya
"Zoya cepat kemari." Teriak lelaki yang terlihat sduah berumur 35an.
"Aduh saya buru-buru masih ada urusan."
"Urusan ngelayani om om?"
"Maksut kamu apa?"
"Lo masih sekolah aja udah jadi pelacur."
"Kalo.nggak.terpaksa.gue.juga.nggak.mau." ucap Zoya penuh penekanan disetiap katanya.
Setelahnya Zoya langsung mengambil Sling bagnya dan izin kepada om om tadi untuk pulang.
Disepanjang jalan Zoya tidak berhenti menangis hatinya sakit sekali,dia bertanya tanya kenapa dia selalu dianggap sebelah mata,meskipun dia terpaksa tapi dia ikhlas melakukan ini semua hanya karena ingin berbakti kepada mamanya.
Tinn....Tinn....Tinn....
Suara klakson mobil terdengar dari samping zoya,tapi Zoya tetap mengacuhkan suara mobil itu.
BMW 8i cope itu berhenti, sang empu membuka pintu mobil dan menarik
tangan Zoya hingga menabrak dada bidang cakra. Zoya mendongak cakra menunduk tatapan mereka bertemu.
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
Mereka baru sadar akan posisinya, Zoya menjauh melanjutkan perjalanannya. Tapi, tangannya kembali dicekal Cakra.
"Gue nggak tau kenapa Lo nangis karena perkataan gue padahalkan itu fakta, karena gue enggak suka liat cewek nangis ,sebagai pertanggung jawaban Lo harus mau gue anterin pulang." Jelas Cakra panjang lebar.
"Gue enggak butuh pertanggung jawaban dari elo dan kalo ngomong itu difilter jangan asal ceplos siapa tau lawan bicara Lo sakit hati terus Lo disantet,Mampus Lo."Zoya memasang tatapan tajamnya.
"Gue nggak suka dianterin cowok aneh kayak lo."lanjutnya
"Gue nggak nerima penolakan dan gue bukan cowok aneh gue punya nama."Cakra langsung menggendong Zoya kedalam mobilnya, sedangkan Zoya meronta-ronta agar terlepas dari dekapan cakra.
Didalam mobil Zoya hanya menatap luar jendela, wajahnya terlihat masam.
"Alamat rumah Lo dimana?" Tanya Cakra yang sedang fokus menyetir.
"Perum Magnolia village blok M22." Jawab zoy seperlunya.
"Nama gue Cakra savero Lo bisa panggil gue Cakra." tidak ada jawaban dari Zoya.
Mobil Cakra sudah terparkir didepan rumah Zoya.
"Ini rumah Lo?" Tanya Cakra
"Iya, rumah dari papa."
"Emang papa Lo kemana?"
"Harus gue jawab?"
"Ya terserah."
Zoya memilih diam. setelahnya,dia langsung membuka pintu mobil, tak lupa mengucapkan terima kasih.
Saat hendak melajukan mobilnya cakta mendengar suara bising dari dalam rumah Zoya, cakra memutuskan untuk menguping pembicaraan itu.
"Kamu masih jam segini udah pulang dapet duit berapa kamu, mamakan udah bilang kamu harus menuruti kata mama ,mau kamu mama gila, hah?" Teriak seorang perempuan yang diduga mama zoya.
"Maaf ma zoy enggak bermaksud ngebantah mama tadi zoy ada masalah jadi zoy pulang."
PLAKK...
"Kamu itu ya banyak alasan,terus itu mobil didepan siapa, pacar kamu, masih kecil engga usah sok pacar pacaran deh ngabisin duit." Teriak mamanya setelah menampar Zoya.
Mamanya pergi meninggalkan Zoya yang sudah mengeluarkan air mata.
Zoya berdiri mencoba memastikan cakra sudah pergi atau belum, sebelum zoya membuka pintu cakara dengan segera melajukan mobilnya.
'ada yang ngga beres' batin cakra
•••••
Karena ini bagian prolog jadi ceritanya engga terlalu panjang,
maaf ya.
Mohon maaf typo bertebaran ,harap maklum ya. Iya!!
Oh iya aku nulis nama Zoya kadang aku tulis zoy jadi bukan typo kalo aku tulisnya zoy.
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberi vote n comment karena ini sangat membantu aku.
Je vous aime tous❤️
Tertanda
<3
AlifaZia
4 Mei 2020
ESTÁS LEYENDO
KUPU-KUPU MALAM 🦋
Novela JuvenilAneska Zoya Reveena panggil saja Zoya, Zoya lahir dari keluarga yang biasa saja dia tinggal bersama mamanya, setelah beranjak dewasa Zoya pikir dia akan hidup seperti remaja umumnya.tapi, Zoya dipaksa menjadi KUPU-KUPU MALAM, Zoya tidak ingin melaku...
