BRINASYA AULIA PRATAMA
Seorang gadis cantik berambut sebahu berwarna hitam kecoklatan, imut dan juga pintar tapi sayang sikapnya dingin, dia slalu memasang wajah datarnya setiap kali bertemu dengan seseorang yang tidak sengaja berpapasan dengannya, dan satu lagi dia kerap tidak suka dengan keramaian tentu itu yang akan membuatnya risih.
Nasya merupakan anak dari keluarga terpandang, Ayahnya bernama Dandi Dimas Pratama yang merupakan pengusaha sukses dikalangan pembisnis. Ibu kandungnya bernama Berlina Aulia, Namun sangat di sayangkan orang tuanya bercerai akibat Perselingkuhan ayah kandungnya dengan sekretaris pribadinya yang bernama Eriska Yulia.
#Flashback on
Ketika Nasya masih berumur 6 tahun dia sangat merindukan Dandi sosok ayahnya yang sudah 2 Minggu tidak pulang akibat pekerjaannya yang membuat dia harus keluar kota untuk melaksanakan pekerjaannya tersebut.
"Bunda ayah kapan pulangnya bun?" Tanya Nasya kecil.
"Hmm nanti ayah kamu bakalan pulang kok sayang, kita tunggu sampai pekerjaan ayah disana selesai ya, kamu sabar ya". Jawab Lina lembut
"Kapan bunda Nasya kangen ayah". Ucap Nasya sambil menangis
"Sabar sayang ayah kamu bakalan pulang". Ucap Lina sambil menenangkan Nasya
"I-iya Bun"
Seketika BRakk!1!1 Seperti suara pintu yang dibuka secara paksa.
"itu suara apa bundaaaa, Nasya takuttt" tanya Nasya kembali menangis
"Sttt, jangan takut syang kan ada bunda disini" jawab Lina menenangkan kmbali Nasya
"Bundaaaa Nasyaa takut Bun" ucap Nasya kembali nangis
"Syangg anak bunda jangan nangis lagi dong, kamu tunggu disini dulu ya bunda mau ngeliat pintu depan dulu"
"Bunda jangan kemana² disini aja sama Nasya Bun"
"Bentar doang kok, kamu tunggu ya jangan keluar kamar okeh" ucap Lina sambil keluar dari kamar nasya
Ketika Lina sampai di ujung tangga ia melihat suaminya sedang duduk berdua dengan Sekretarisnya
"Astagfirullah mas, kamu ngapain sama sekretaris kamu" tanya Lina
"DIAM KAMU!!" Bentak Dandi
"Mas kamu ini kenapa? Kenapa kamu berduaan sama dia? Kamu selingkuh?" Tanya Lina bertubi-tubi dengan air mata yang trus mengalir
"kalo iya knpa?"
" Jahat kamu mas, kamu jahat" ucap Lina menangis
'Plakk!'
Dandi menampar pipi Lina dengan keras hingga membuatnya tersungkur ke lantai, Nasya yang melihat itu dari lantai atas langsung turun menghampiri Lina dan memeluknya sambil menangis sesenggukan, tadi ketika bundanya keluar ia mendengar suara pertengkaran di bawah dan ketika ia keluar, ia melihat bundanya yang di tampar oleh Dandi -Ayahnya
"Ayah aku mohon jangan pukul bunda hiks" ucap Nasya sambil menatap ayahnya
"Sini kamu jangan peluk wanita jalang itu" ucap Dandi sambil menarik lengan Nasya dengan kasar
"Jalang?" Tanya Lina dengan mengernyit dahi bingung
Dandi terkekeh " kamu kira aku gatau, kamu selingkuh kan di belakang aku selama ini dengan temanmu itu"
"Astaghfirullah mas aku sama sekali nggak pernah selingkuh dibelakang kamu".
"Arghhh omong kosong, aku dah tau smuanya dari Eriska sekretaris aku, dia pernah melihat kamu berduaan dengan teman kamu itu". Lina menatap kearah Eriska dengan tatapan tidak percaya, Sedangkan yang ditatap menampilkan senyum liciknya
"Mulai sekarang kita bercerai" ucap dandi dengan tiba - tiba yang membuat Lina seketika
"Apa masa? Kita bercerai? GK aku gak mau mas" Lina memohon
"Terserah tapi aku akan tetap ceraikan kamu, aku akan urus semua nanti dipengadilan, sekarang kamu pergi dari sini"
Dandi berjalan memasuki kamarnya, ketika genggaman tangan Dandi terlepas Nasya ingin menghampiri bundanya tapi Eriska langsung menahannya.
Eriska melambaikan tangannya ke arah Lina sambil tersenyum puas "selamat tinggal Lina"
Tak berapa lama Dandi datang dari arah kamar dengan membawa tas berukuran besar dan langsung melemparkannya dengan kasar "pergi kamu dari sini"
Dengan pasrah dan hati yg hancur ia mengambil tas yg berisikan bajunya dan berjalan keluar dengan perlahan
#flashback off
Soory gays ada sedikit revisi di bagian part ini:v jangan lupa vote& comment dan kita bakalan update setiap malming:) seeyuu next partt❤
YOU ARE READING
Why Me?
FantasyKadang ada saat, dimana aku harus menghadapi semua dengan sendiri. Meski hati menangis tak ada pilihan lain selain berusaha Tegar. Keadaan memaksaku, harus kuat. Meski sebenarnya aku tak mampu. Highest Rank: ~176 in Caption (30/04/2020) ~263 in SMP...
