Prolog

157 20 11
                                        

Mereka berjalan pelan sambil melihat kiri dan kanan sebelum akhirnya menyadari begitu indahnya langit malam kala itu. Langit yang begitu cerah dan berhiaskan bintang-bintang seakan melambaikan tangan karena kehadiran mereka.

Mereka yang dimaksud adalah Airin dan sesosok pria yang terlihat seumuran dengannya. Pria tersebut tengah sibuk merogoh sesuatu dari sebalik jas hitam yang belum sempat diganti sejak tadi pagi. Segera setelah berhasil menemukan yang dicari, pria itu menghentikan langkahnya.

Airin yang sudah berada beberapa langkah di depan pria itu pun menyadari bahwa pria tersebut tengah berada di belakangnya. Hal ini membuat Airin berbalik dan berjalan menghampiri pria yang dimaksud. "Kau sedang apa?" seru Airin dengan senyum merekah diwajahnya.

"Kau ingat ini?" pria itu menunjukkan sebuah benda dan balik bertanya.

Airin sangat terkejut. "Bagaimana ini ada padamu?" tanyanya dengan begitu antusias.

"Setelah 20 tahun berlalu, di tempat yang sama, kini aku akan menepati janjiku tersebut. Untuk menikahimu, si gadis kecil yang memintaku untuk menikahinya ketika dewasa" jawab pria itu mempesona.

Tentunya, jawaban yang tak pernah Airin duga.

* * * * *
.

.

.

.

.

.

.


Hayo!! Penasaran ga nih???

Kira-kira, siapa ya pria yang dimaksud??

Pasar Rasa adalah tulisan pertamaku (@ainisyfl), semoga kalian suka <3

Jangan lupa tinggalkan Vote dan Comment kalian ya. Share dan ajak juga teman-teman, kerabat, dan semuanya buat bacaa:D

Biar Aku tambah semangat lanjutin ceritanya❤️❤️❤️

Terima kasih banyakkk:D
Sampai ketemu di chapter berikutnya

Pesan Cinta,


Ainisyfl

Pasar RasaStories to obsess over. Discover now