Aleya mulai kehilangan arah. Dimana harapan yg dia bangun selama ini bisa membuatnya terpental dari dinding keharmonisan keluarga. Salahkah aleya berharap bahwa akan ada malaikat yang menolong aleya? Mengeluarkan aleya dari beban beratnya selama 3 tahun ini yang harus menampilkan kebohongan dan kebohongan lagi?
Aleya sudah cukup lelah membohongi semuanya. Dari pura pura bahagia sampai pura pura tanpa luka dan beban. Bolehkah ia terlelap dan menikmati mimpi indah yg ia harapkan. Bukannya aleya tidak besyukur,,tapi kenyataan yang jalani dengan realita yang jauh dari ekspetasi.
Aleya hanya bocah yang begajulan dan memiliki otak diatas rata rata. Aleya memiliki wajah Cantik namun tidak mancung itu merupakan pentolan sekolah dan menjadi ketua geng PAREN
Kelakuan liar dengan sifat konyol dan supel namun belum pernah menyentuh barang haram. Bertubuh mungil dengan tinggi 155cm, berwajah cantik, hidung mancung, kulit kuning langsat dengan kaki jenjang bak model yang membuat banyak orang menyukai dan memuja Aleya. Aleya selalu berpenampilan urakan dan membuat siapapun bergidik ngeri ketika Aleya mulai berulah. Namun, siapa sangka bahwa Aleya adalah gadis yang hanya kekurangan kasih sayang?
~~~~~~~~~~
Vernan kembali mengutuk takdir yg ia jalani. Belum cukupkah ia menderita karna alur tuhan yang ternyata jauh dari harapan? Kehilangan adik yang paling ia sayangi, hingga kakaknya membenci Vernan karna kesalahan pamannya yang mereka anggap malaikat penolong?
Vernan, si pemuda tampan engan segala pesona bagi kaum hawa. Laki laki tajir melintir dengan kisah cinta yang menjungkir balikkan segalanya.
Memiliki wajah tampang dengan rahang tegas, hidung mancung, bersikap konyol, supel, dan murah senyum, dan kulit putih itu menjadi alasan mengapa banyak kaum hawa yang ingin menjadi kekasihnya.
~~~~~~~~~
Gimana Prolognya? jelek banget ya? maaf yaa, maklum penulis amatir sih. jadi wajar hehee
Aleya dengan tingkah gila dan konyolnya dan vernan dengan sifat yang sama seperti Aleya.
Kebayang ga bakal jadi pasangan yang absurd nya kaya gimana?
YOU ARE READING
SICKNES TIME
Teen Fiction"Bagaimana kita bisa menerima takdir yg tuhan tulis sementara takdir itu adalah suatu hal yg menyakitkan. Yang berpaung dalam rentetan pahitnya realita. Apa ini alasan banyaknya umat manusia yg lebih suka terlena dalam buai mimpi?" Alvedor Vernan Al...
