Prolog

62 6 0
                                        

"Lo tuh cewek murah yang ngedeketin banyak cowok. Sampah!"

"Kalo nggak bisa tidur, dengerin lagu ini", ia mengirim audio lagu Kunto Aji-Terlalu Lama Sendiri, ia tau bagaimana cara membuatku bahagia. Tapi aku tidak bisa mencintainya.

Ia mengirimiku audio beatboxnya, ia juga mengirimiku nyanyiannya yang diiringi gitar. Aku merindukannya, semuanya.

"Pulang yuk, Nad. Gue sayang sama lo, jangan sampe lo kehujanan karna nungguin gue futsal."

"Tenang aja,Nad. Kita kan sahabat lo, kalo ada apa-apa sama lo. Berarti ada apa-apa juga sama kita. Kita sayang sama lo" , ucap Mia sambil memeluk Nadya diikuti Sania.

"Baru masuk nggak usah ngelunjak dek, mulai sekarang jauhi Satria!"

Semua perkataan itu terngiang di otakku, semua tentang mereka. Tentang dia.

Lantas yang memenangkan hatiku untuk menjadi pendamping siapa? Haruskah aku sendiri selamanya? Atau aku akan mati sebelum bersama dengan orang yang kucintai?

BackWhere stories live. Discover now