2.6

1.3K 115 7
                                    

[Yoongi Pov]

Aish! Aku harus bagaimana ini? Kenapa juga si brengsek Hoseok itu melakukan kesalahannya lagi?

"Yoongi-ah! ada temanmu datang" teriak eomma dari luar kamar ku.

Ah mereka sudah datang ternyata.

Aku keluar dari kamar dan segera menghampiri mereka yang sudah menunggu di ruang tamu.

Yang pertama ku lihat ada wajah sinisnya Soojin menatapku ketika aku menduduki sofa di ruang tamu rumahku.

"Yah! Apa yang kau pikirkan berkata seperti itu kepada Joohyun ha?" Jin hyung langsung menyemprot diriku dengan kata-katanya.

"Sungguh aku juga tidak tau kenapa aku bicara seperti itu, ayo lah jangan pojokan aku terus. Bantu aku untuk minta maaf pada Joohyun," kata ku.

"Dasar lelaki, bicara ti-"

"Annyeong," cibiran Soojin terpotong oleh sapaan 2 orang laki-laki yang baru saja datang.

Namjoon dan Hoseok.

"Langsung saja, bagaimana kau bisa memeluk Joohyun ketika Ia menangis karena Yoongi?" Seokjin langsung bertanya kepada Hoseok setelah ia duduk di sofa.

"Aku tidak bisa melihat Joohyun menangis seperti itu, lalu langsung saja ku peluk dirinya yang menangis. Ketika dalam pelukanku ia selalu menyebut kalimat  'yoongi jahat' berulang ulang. Dan pada saat itu juga Yoongi hyung datang, tapi hanya melihat kami dari kejauhan. Aku minta maaf hyung karena menatapmu seperti kemarin. Aku tersulut emosi karena kau menyakiti orang yang ku sayang," jelas Hoseok panjang lebar.

"Memang disini aku yang salah. Aku bodoh. Aku menghina orang yang kusayang bahkan orang yang ku cinta selama 6 tahun ini," kataku dengan rasa yang sangat bersalah.

Aku melihat Hoseok, Namjoon, Seokjin terkejut mendengarkan perkataanku

"Joon-ah, dari hatiku yang paling dalam, aku minta maaf atas perkataanku pada Joohyun, dan tolong jangan membenciku. Jika Joohyun benar-benar tidak mau memaafkanku aku akan berusaha sampai ia mau memaafkan kesalahanku, meski nanti Ia ingin menjauh dariku.." kataku dengan penuh ketulusan.

"Aku tidak membencimu, aku hanya kecewa denganmu bro. Aku bisa membantumu, tapi keputusan semua ada di tangan Joohyun. Aku hanya kasihan dengan adikku yang malang itu. Ia harus merasakan 4 kali kesakitan. Yang pertama karena kesalahanku, kedua dan ketiga Hoseok, dan sekarang?" ucap Namjoon dengan tenang.

"Dasar lelaki, kerjaannya hanya bisa membuat wanita terluka" cibir Soojin yang dihadiahi plototan oleh Seokjin.

"Sst!!! kau tidak boleh seperti itu Soo, tidak semua lelaki jahat! Memangnya kau mau Jaehwan suatu saat menyakitimu?" Seokjin membalas cibiran Soojin dengan bijak.

Soojin hanya menunduk dengan wajah badmoodnya, "mian oppa, aku tadi hanya emosi." kata Soojin.

Seokjin tersenyum kepada Soojin dan mengusap puncak kepala Soojin.

"Lalu kau dan Saera?" Hoseok bertanya.

"Saera dan Yoongi tidak ada hubungan apapun, Yoongi hanya ingin melihat reaksi Joohyun ketika Ia bersama Saera, dan Ia diam diam juga mencoba untuk move on dari Joohyun ke Saera." Soojin menjawab semua fakta tentangku dan Saera.

"Dan pada akhirnya hatiku tetap masih di Joohyun" tutupku.

"Ara," kata Namjoon "kejarlah apa yang harus kau kejar, dan pertahankan apa yang harus kau pertahankan. Aku yakin jika kau tulus dan niat minta maaf padanya Ia akan luluh dengan cara perlahan;" Lanjutnya sambil memegang pundakku.

TomboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang