1.8

1.3K 124 5
                                    

[Joohyun Pov]

"Ke taman yuk?"

"Eh?"

"Eh, eh. emang lo" cibirnya mengejekku.

"Ck!"

"Ayo mau tidak? Sebentar saja jam 10 kita pulang." Kata Yoongi masih mengajakku "Kau boleh izin dulu dengan Hoseok, kalau tidak boleh juga tak apa,"

Aku melihat jam memang sekarang masih jam 9, haruskah aku bilang ke Hoseok?

"Ini bukunya." entah darimana tiba tiba Namjoon oppa muncul dan memmberikan bukunya ke tangan Yoongi.

"Terimakasiih, apa aku boleh mengajak adikmu ke taman sebentar?" Tanya Yoongi kepada Namjoon oppa.

Namjoon oppa menaikan satu alisnya, dan menatapku.

"Terserah Joohyun, tapi jangan malam malam pulangnya." kata Namjoon oppa akhirnya.

"Siap, ayo Joo." Yoongi menarik tanganku untuk keluar rumah.

•••

Sesampainya ditaman kami menaiki ayunan yang dulu sering kali kami taiki.

Bahkan pernah suatu hari saat kami masih duduk disekolah dasar, waktu itu aku menaiki ayunan ini dan rantai ayunan itu putus, karena Yoongi mendorongnya sangat kencang, sehingga mengakibatkan rantai yang sudah karatan itu putus. Dan disaat aku terjatuh Yoongi panik bukan main, Ia menggendongku sampai pulang kerumah, bahkan ketika aku sedang diobati orang tuaku, Yoongi tetap menungguku sampai selesai diobati.

"Wah, aku kangen sekali kesini, kapan terakhir kita kesini ya kira kira," aku bertanya pada Yoongi yang sedang menikmati sejuknya angin malam saat ini.

"Mungkin 3 tahun yang lalu?" Jawabnya.

Ya tiga tahun yang lalu saat kami masih banyak waktu bermain dari pada kegiatan sekolah.

"Ada angin apa kau mengajak ku kesini? Kangen ya? Cailee baru tadi ketemu masa udah kangen."

"Ckck kenapa kau pede sekali Joo-ah, aku hanya ingin mengunjungi tempat ini lagi bersamamu," katanya menjwab pertanyaanku.

"Hmm begitu, ohiya bagaimana kencanmu tadi dengan Saera?" Tanyaku dengan berat hati kepada Yoongi.

Eh? Mengapa dengan berat hati?
Ah sepertinya aku kurang istirahat.

Yoongi menoleh kepadaku sebelum menjawabnya, "Itu bukan kencan Joo. Aku hanya meminta Ia untuk menemani aku makan." jelas nya.

Menemani? Kenapa Ia tidak memintaku untuk menemaninya saja.
Ah aku lupa Saera kan 'prioritas'nya Yoongi sekarang.

"Kau bagaimana dengan Hoseok?" Yoongi bertanya dengan nada yang terdengar sedikit lesuh

"Ya seperti yang kau lihat. Kami baik baik saja," jawab ku tersenyum dan menengok ke handphoneku.

Battery is 3%

Ah sial, aku lupa men-charger handphoneku.

"Yoon, apa kau masih ingin disini?" tanyaku hati hati padanya.

TomboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang