Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Dia sahabat aku,nggak lebih."
"Ya, aku tau Nai. Tapi kamu tau kan kalau aku nggak suka kamu terlalu sering dekat-dekat sama dia. Aku tetap bakalan jemput kamu Nai, aku udah minta kamu buat nunggu tapi, bukannya kamu nunggu, kamu malah pulang bareng dia. Kamu mikir ga sih aku cemburu Naiii...,"
"Jemput ya??? TAPI SETELAH SI PARASIT ITU KAN?! TRUS, CEMBURU?? APA BEDA NYA SAMA AKU HA?! AKU JUGA CEMBURU YA LIAT KAMU LEBIH UTAMAIN SI FANTEK KUYANG TAI AYAM ITU DARIPADA AKU, AKU JUGA UDAH SET JAM LEBIH NUNGGU KAMU AGA! TAPI KAMU NGGAK DATANG-DATANG!! INGET DIA ITU CUMAN MANTAN, TAPI KAMU SLALU LEBIH PRIORITASIN DIA DARIPADA AKU YANG NOTEBENE NYA JELAS-JELAS MASIH PACAR KAMU."
Dan apa kamu juga mikir?! DENGAN SEKOLAH YANG UDAH SEPI,HUJAN DERAS,MANA MULAI GELAP LAGI,HP AKU JUGA LOWBAT,AKU DUDUK DI HALTE SENDIRIAN NUNGGU KAMU KEK ANAK PAOK TAU NGGAK!!! Untung tadi ada Arel,dia jemput aku bahkan tanpa aku minta sekalipun."Tutur Naira merasa kesal,marah,kecewa, menjadi satu.
Tau gini sedari awal dirinya pulang naik grab saja, tapi karna pacar sialannya itu bilang akan menjemputnya maka ia urungkan niat untuk memesan ojek online tersebut.
Setelahnya Naira terdiam,begitupun dengan Gara. Jujur dirinya lelah jika terus menerus harus mempeributkan masalah yang sama setiap harinya.
Ia menatap mata sang kekasih yang tampak merasa bersalah. Naira tau setelah ini Gara pasti akan meminta maaf padanya, dan besoknya pasti akan mengulanginya kembali. Begitu-begitu terus sampai Upin Ipin tamat SD,Hufft...
"Sayangg ak_,"Belum sempat Gara melengkapi kalimatnya, Naira sudah lebih dahulu memotong. "iyaaa, aku maafin."Ucap Naira seraya memaksakan untuk tetap tersenyum.
"Nairaa aku benar-benar minta maaf, maafin aku sayangg."Ungkap Gara menyesali perbuatannya sambil menangkup kedua telapak tangan Naira dan mengecupnya berkali-kali.
Lagi-lagi Naira hanya bisa menghela nafasnya,ia sadar bahwa dirinya bego bahkan tolol karna masih mau memaafkan makhluk bumi spesies seperti Gara ini.
"Untung gue cinta sama Lo nyet." batin Naira berucap.
"Kamu beneran mau langsung balik? kalau kamu nggak keberatan kamu mau nggak temenin aku latihan balet kayak dulu lagi?" Pinta Karina tersenyum ceria.
Melihat respon Gara yang hanya diam saja, Karina pun kembali buka suara."Nggak mau ya? Yauda nggak apa-apa, mungkin kamu lagi sibuk ya, makanya buru-buru gitu."