Akhirnya Anggi dan Keyla menghampiri gadis yang mirip Faras itu,

"Permisi, maaf, apakah anda Faras?" ucap Keyla kepada gadis itu

Gadis itu menoleh,

"Maaf, siapa?" ucap gadis itu dengan raut wajah yang terlihat ketakutan

"Kamu tidak mengenali kami?" ucap Anggi sambil memegang pundak gadis tersebut

Gadis itu hanya menggeleng sebagai jawaban tidak dari pertanyaan yang di lontarkan Anggi,

"Oh yasudah maaf, maaf kami sepertinya salah orang" ucap Keyla sambil menarik tangan Anggi

Keyla dan Anggi pun segera meninggalkan gadis itu,

"Tunggu—!" ucap gadis itu

Keyla dan Anggi membalikan kembali badannya menghadap gadis tersebut

"Tentu saja aku mengenali kalian!" ucap gadis itu sambil berjalan mendekati Keyla dan Anggi

"Apa kabar Keyla, Anggi?" ucap gadis itu sambil tersenyum bahagia

"Ish— Faras!" ucap Keyla dan Anggi secara bersamaan kemudian mereka memeluk Faras dan Faras pun membalas pelukan mereka

"Yaudah yuk kita ngemil ngemil dulu, sambil bercerita" ucap Anggi menarik lengan kedua sahabatnya itu

"Ah— maaf, tak bisa" ucap Faras

"Loh? Mengapa?"

Faras mengajak Keyla dan Anggi untuk duduk di tempat terdekat dari tempat mereka berdiri sekarang,

"Maaf—" Faras menghembuskan nafasnya secara kasar, "Maaf Key kalau semisal aku memiliki salah kepadamu, begitu pula denganmu Gi, oiya— aku ini ambil izin dari pesantren untuk pergi ke sini."

"Iya—" ucap Keyla dan Anggi secara bersamaan, "lalu, apa yang ingin kau sampaikan sehingga datang kemari?" ucap Anggi

Faras memegang tangan Keyla dan Anggi, "Aku tadi bertemu Justin, ah— aku nitip Justin ya! Aku sama dia break dulu, aku sekarang— tak mau pacaran dulu sebelum aku sukses menjadi guru agama. Aku sayang kalian, aku cukup beruntung karna bisa bertemu kalian disini, sekarang— aku akan kembali ke pesantren."

"Kalian break dulu?" ucap Keyla kaget, "Cih, bakal ada yang galau" ucap Keyla sambil meilirik ponselnya.

"Lalu, setelah kau mengobrol dengan kami, kau akan langsung naik bis untuk ke pesantren?" tanya Anggi

"Jika dia galau tolong hibur dia, kan kamu jago Key hibur orang, " ucap Faras dengan senyuman manisnya.

"Tidak. Setelah ini aku akan pergi mengunjungi orang tuaku dulu, percuma kan kalau izin sehari dari pesantren tapi tak di pakai untuk menemui kedua orang tua? Asal kalian tau saja ya minta izin tuh susah tau ga" ucap Faras dengan diiringi tawaan kecil

"Sebentar—" Ucap Keyla yang membuat dua pasang mata tertuju padanya, "bahasa lo aneh Ras" ucap Keyla sambil menepuk pelan pundak Faras

"Dari yang biasanya elo-gue berubah jadi aku-kamu. Eh lo cantik Ras pake kerudung" ucap Anggi

"Ya dong, gaada salahnya kan bahasaku berubah menjadi bahasa yang lebih baik?, dih jadi maksud kamu aku kalo ga di kerudung ga cantik?" ucap Faras

"Ya ga salah kok, kan biasanya lo tomboy Ras, ah gimanasih. Jadi aura kecantikannya lebih keliatan gitu kalau kamu pake kerudung"

"Yaudah terserah kamu, aku pergi dulu yaa, selamat tinggal!" ucap Faras sambil pergi meninggalkan Keyla dan Anggi dengan diiringi lambaian tangan

"Selamat tinggal Faras!! Hati hati! Sukses ya di pesantrennya! Babay!" ucap Keyla dan Anggi sambil melambai lambaikan tangan.

Stalker✨Baca cerita ini secara GRATIS!