"huahhh... Akhirnya" ujar wendy merentangkan kedua tangan nya keatas setelah mendengar bel istirahat berbunyi di ikuti dengan seulgi yang merebahkan kepalanya ke meja kayu yang ada di hadapannya sejenak, untuk menetralisir otaknya yang sudah membengkak, karena menurut mereka pelajaran matematika yang di ajarkan jinyoung seam sangat sangat memusingkan dan bikin mengantuk!
Berbeda dengan ku sedari tadi otak dan fikiran ku sama sekali tak bisa fokus dengan apa yang di bicarakan jinyoung seam tentang perhitungan bermacam macam bangunan persegi, entah mengapa suara baekhyun pagi tadi masih saja mengiang ngiang di telinga ku saat ini, apa lagi bel istirahat baru saja berbunyi yang membuat ku menatap lurus punggung namja yang ada di depan ku.
"yaa, bae apa kau mendengarku? " terdengar suara yang samar samar masuk ke telingaku begitu juga tubuh ku yang sudah bergoyang goyang ke kanan dan kekiri membuat ku segera mengedip ngedip kan mata untuk kembali ke dunia nyata, setelah kesadaran ku mulai kembali, aku mengarahkan pandangan ku ke arah samping kiri, melihat wajah wendy yang alisnya sudah bersatu dan mulutnya yang terus saja terkatup katup menanyai ku beberapa hal, yang membuat ku langsung saja menutup mulut nya dengan sekali sambaran.
Aku tak tahu yewon ahjuma mengidam apa dulu pada saat mengandung son wendy sampai sampai anak nya seperti burung beo yang terus saja mengoceh tidak berhenti berhenti seperti ini.
Seulgi terkikik melihat ulah ku yang sudah tak tahan mendengar suara cempreng wanita yang ada di samping ku sampai sampai aku juga ikut tertawa mendengar suara cicitan wendy yang tak jelas terdengar dari balik tangan ku. "berhenti bicara dulu, baru akan aku lepaskan" kata ku yang membuatnya mengangguk anggukan kepalanya.
"YAAAA... " teriak nya kesal yang membuat ku hampir terpental kebelakang sambil mengelus elus dadaku yang jantung nya sudah hampir copot mendengar suara raungan macan yang sedang marah tiba tiba, anak anak yang masih berada di kelas pun menengok ke arah kami tak terkecuali orang yang ada di depan ku, baekhyun memandang ku dan wendy secara bergantian sambil mengerutkan dahinya dalam dalam.
Wendy yang melihat baekhyun menatapnya pun tersenyum malu malu karena suaranya yang sudah membuat idol dingin itu untuk pertama kalinya mengarahkan pandangan nya ke arah belakang "mianhae baekhyun-sii apa suara ku mengganggu mu? " tanya wendy dengan membuat suara yang ia keluarkan nya terdengar manis, aku dan seulgi yang mendengar nya pun menggidik ngeri melihat perubahan wendy yang sangat menggelikan untuk di dengar.
"ani.. " katanya sambil tersenyum ke arah wendy, yeoja yang ada di sampingku pun membeku di tempat setelah di berikan senyuman yang untuk pertama kalinya namja itu perlihatkan, heol sudah berapa lama kita satu kelas aku baru pertama kali melihat nya tersenyum di luar aktivitasnya sebagai idol.
Tapi sebelum berdiri dan pergi aku melihat jika baekhyun sempat memandang ku sekilas, aku tak tau maksud dari pandangan itu untuk apa, dan aku harap bukan maksudnya untuk menemuinya di atap sekolah karena aku mungkin sudah lupa atau sengaja di lupa lupa kan.
Setelah kejadian wendy di bekukan di tempat, akhirnya kami bertiga pun memutuskan untuk melesat cepat cepat ke kantin mengisi perut yang sudah berkonser ria meminta makanan yang enak, dan saat ini pun antrian terlihat masih sangat panjang.
"son, kang kalian antri duluan ya aku ke toilet dulu sebentar" pamit ku yang tiba tiba saja kebelet pipis meninggalkan seulgi dan wendy di barisan antrian yang sungguh sangat panjang membuat ku malahan menjadi sakit perut, dengan kaki ku yang ku langkahkan besar besar aku segera melewati pintu kantin ke sebelah kanan untuk menuju toilet tapi belum sempat aku mengarahkan tubuh ku untuk berbelok tiba tiba saja seseorang menabrak bahu ku hingga tubuh ku oleng ke samping, untung saja masih ada dinding yang menopang tubuh ku kalo tidak aku yakin pasti aku akan jatuh terduduk di lantai.
"uppss mian gak sengaja" ujar nya, suara yang masuk ke telinga ku mendeteksi kalo suara yang menabrak ku tadi adalah suara laki laki tapi seperti nya suara nya sangat ku kenal tapi apa benar itu dia?.
Dengan mengeser rambut ku yang sudah menutupi sebagian mataku, aku pun mengarahkan pandangan ku ke suara itu berasal dan benar saja apa yang ada di difikiran ku, bahwa namja yang berani beraninya menabrak ku adalah sihh bocah alien kurang ajar itu kim taehyung!, wahh apa belum puas dia kemarin aku pukuli? kenapa dia masih berani beraninya muncul di hadapan ku!
"KAU! " ujar ku sambil menunjuk ke arah nya, ia masih terdiam dengan pandangan yang sungguh sangat angkuh? "kau... Yaaa kau mau ap--- YAA..." belum sempat kata makian ku keluar ia sudah berbalik arah dan pergi meninggalkan ku dengan mulut yang masih mengatup ngatup, sungguh bukan hanya kurang ajar namja itu benar benar sangat tidak sopan pertama dia tidak memanggil ku dengan noona padahal aku lebih tua darinya satu tahun tapi aku biarkan dan sekarang dia pergi padahal aku belum selesai berbicara sungguh namja itu benar benar....
"YA.. KIM TAEHYUNG! " teriak ku yang akhirnya membuatnya berhenti dan membalikan badannya kembali.
"wae?, aku kan sudah minta maaf, lagian kau yang salah seharusnya kau yang minta maaf! " ujarnya masih dengan tampang yang arogan,
ada apa dengan nya aku baru pertama kali melihat sikap nya yang sungguh sangat menyebalkan seperti ini, heol dia malah menuduhku kalo aku yang salah jelas jelas dia yang sudah menabrak ku dasar alien kurang ajar!
"heol, yaaa kim taehyung! Jelas jel--" ia memotong kalimat ku untuk kedua kalinya
"cihh berhenti memanggil nama ku, aku tidak suka ada seseorang yang sok kenal kepadaku" katanya dengan memutar bola matanya menatap ku sinis dari atas sampai bawah, "dan aku sudah minya maaf, ku rasa ini sudah selesai" ujarnya lagi dan ia benar benar pergi meninggalkan ku yang sudah berdiri mematung, sebenarnya ada apa memang dengannya? Adalah salah satu pertanyaan yang terlintas di otakku saat ini.
Aku menggeleng gelengkan kepala ku untuk kembali tersadar "wahh sepertinya dia ingin mati!, awas saja jika bertemu lagi aku ku pecahkan kepalanya sampai berkeping keping lihat saja! " sungguh emosi ku sekarang sedang naik naik nya, kenapa orang itu sifatnya jadi berubah apa dia salah makan? Atau otak nya sudah terbentur bagaimana dia bisa berubah dalam jangka waktu satu hari? Ahhh masa bodo pokoknya awas saja dia kalau bertemu dengan ku lagi, dasar alien tidak jelas!
-------------------------------------
Baru saja aku menaruh bokong ku di kursi kantin, wendy dengan secepat kilat menanyaiku dengan beberapa pertanyaan.
"waee..., aku lapar! " ujar ku malas sambil mengaduk aduk sup ayam yang tadi sudah ku cicipi masuk untuk menghangatkan tenggorokan ku saat ini, wendy masih saja menatapku dengan sorotan mata menuntut penjelasan yang di ikuti seulgi yang duduk di sebelah kanan ku, tapi tetap saja masih ku hiraukan, ya memang apa yang ingin mereka dengar, kalo tidak ada yang harus di jelaskan ya nggak?, dan sampai akhirnya karena kesal aku yang masih saja diam, son wendy yang berada di hadapan ku pun merampas sendok yang sedang ku pegang, lantas yang tadinya aku ingin menyicipi kembali sup ayam ku terhalang karena sendok ku sudah ada di tangan nya.
Tapi aku masih tetap menghiraukannya dengan mengambil sayur labu di tempat makan ku yang lain, tapi dengan secepat petir seulgi yang kali ini mengambil sumpit ku, sungguh benar benar kelakuan mereka! aku pun segera memukul meja pelan dengan tangan ku yang benar benar kosong menatap seulgi dan wendy bergantian.
"wae? Aku lapar!, kembalikan sendok dan sumpit ku" aku pun segera meraih sendok dan sumpit yang ada di tangan mereka tapi mereka berdua tetap saja menjauhkan nya dari jangkauan ku sugguh kelaluan mereka sudah seperti anak kecil yang berebutan permen tapi masih mending permen lah ini sendok? Sumpit? Bahkan tidak bisa dimakan.
"jawab dulu kau ada apa dengan kim taehyung? " tanya wendy yang melipat kedua tangan nya di depan dada.
"iya benar apa kalian bertengkar? " saut seulgi membuat ku memutar bola mata ku malas, apa kalian tau ternyata tadi pertengkaraan antara aku dan kim taehyung sudah di lihat sama semua orang yang ada di kantin, ya memang jelas saja aku dengan nya bertengkar di depan pintu masuk utama menuju kantin bahkan sudah ada yang memvideo kan aksi aku dengan namja sialan itu, sungguh mereka sangat cepat sekali memposing videonya di situs web sekolah aku sampai mengeleng geleng kepala ku sendiri, bagaimana aku bisa mempermalukan wajah ku sendiri di depan orang orang ya ampun bahkan aku saja rasanya tak berani melirik ke kanan dan kekiri sungguh sangat memalukan!
"yaa bae joohyeon apa kau di campakan" ceplos wendy yang cepat cepat ku jawab
"heol enak saja kau kalo bicara, dicampakan? Yaaa mana mungkin itu bisa terjadi kalo aku saja tidak kenal dengan nya, kalian berdua juga sudah mendengar kan kalo kita memang saling tak kenal" ujar ku mengikuti perkataan taehyung tadi ehh namja itu tadi kalo kita tidak saling mengenal.
Wendy yang tak percaya memajukan badannya merapat ke meja dengan kedua tangan yang di lipatnya ia taruh diatas meja, aku segera memasang wajah yang sungguh sangat meyakinkan. Ia pun mengerutkan dahinya " tapi kenapa waktu itu kau dibawa ke ruang tunggu mereka? Dan kau telah berjanji untuk mengenalkan ku dengan jongkook kalau kau memang bnar benar tak kenal kim taehyung kenapa semua itu bisa terjadi dan kenapa kau bisa berbicara seperti itu...? " katanya yang berlaga seperti detektif sungguhan benar benar mmembuat ku mati kutu apa yang harus aku jawab?
"iya kau juga menjanjikan ku untuk di kenalkan dengan park jimin, apa itu hanya candaan? " tanya seulgi juga ikut mengintrogasi ku,
Aku pun menggeleng gelengkan kepala "wahh kalian berdua seperti mengintrogasi seorang penjahat... " kata ku sekenanya "dan anggap saja kejadian aku berada di ruang tunggu bts itu sebuah keajaiban lalu janji untuk mengenalkan kalian ke jongkook dan jimin itu anggap saja aku sedang bercanda dan mengerjai kali oke... Intinya sekarang aku tidak mengenal namja yang kalian sebut itu dan selesai kan! "
Sepertinya jawaban yang aku berikan belum menjawab pertanyaan pertanyaan mereka.
"tapi aneh saja kalo tidak kenal kenapa kau bisa masuk ke ruang bts? Mustahil itu tuh gak mungkin kalo kalian gak saling kenal"
"yaa kang, sudah lah kau dengar sendiri kan tadi apa yang di katakan kim tae hyung? Kalo kita tidak saling mengenal" ujar ku sekali lagi untuk membuat dua orang ini benar benar mempercayaiku dan awas saja kim taehyung kalo kau berani berani nya muncul di hadapan ku akan ku jadikan sambal ulek dia nanti!
"anehh... "
"yaa tidak ada yang aneh, sini kembalilan sendok dan sumpit ku, kalian mengganggu saja! "
Drttt...drttt... Drttt...
Tiba tiba ponsel yang ada di saku jas ku bergetar, yang membuat ku kembali menunda makan ku karena gangguan yang lain dengan malas aku segera mengambil ponsel tersebut dan melihat layar nya yang menyalah memmuncul kan nama byun baekhyun calling...
Yaaa mengapa semua idol sangat menjengkelkan sihhh....!!!
Bisa tidak tak usah mengganggu ku satu hari saja, aku akan menepati janji ku kalo aku tidak mau lagi bertemu dengan mu byun baekhyun!! Dan terutama kau kim taehyung kalian berdua sungguh sangat menjengkelkannnn......
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
4 desember 2016