"Taraaaa!!!!!"
"Distara Zeynandra anak satu satunya mama dan papa yang gantengnya setengah dari mama dan setengah dari papa yang kalau tidur gak bakal tau ada gempa yang kamarnya berantakan seperti kapal pecah BANGUNNNNNNN!!!!!!!!." Teriakan Nina mama dari Tara menggema memekak kan telinga seantero rumah, mungkin bukan hanya satu rumah yang gendang telinga nya pecah tapi satu komplek juga merasakan teriakan badai dari Nina. Terbukti dari burung burung yang awalnya bersenandung ria kini terbang bagai terhempas angin puting beliung, bayi tetangga yang tidur lelap dan mimpi indah tiba tiba nangis bagaikan mendengar suara terompet sangkakala,bahkan Satya selaku ayah Tara yang sedang tidurpun sampai jatuh terguling kebawah karna teriakan Nina yang melengking seakan bertujuan menghancurkan dunia.
"Hemmm mama ihh Tara masih ngantuk tau ma masi jam 6 juga mama uda heboh banget kayak yang Tara tidur tujuh hari tujuh malam aja." Tara menggeliat, suara serak khas bangun tidur Tara masih terngiang di telinga Nina.
Bayangkan wajah Nina yang merah seperti cabai, telinga yang sudah berasap asap dan mulut yang sudah komat kamit pemanasan dan siap untuk menceramahi 30 bab anaknya yang masih tetap setia tidur santai seperti di pantai.
"Demi iler yang masih nempel di mulut Tara, ya Allah kenapa hamba dapat anak yang seperti ini ya Allah apa salah ku apa dosaku sehingga kau titipkan anak yang kebo seperti ini ya Allah." nina berucap dramatis dengan wajah yang dibuat buat melas seperti anak jalanan yang merutuki nasibnya.
"Distara Zeynandraaaaaaaaa.......... Ini itu udah jam tujuh kamu hari ini ada MOS sebagai ketua OSIS kamu harus menjadi contoh yang baik ke seluruh murid bukannya kasih contoh untuk datang terlambat. BANGUNNNNNNN!!!!CEPAT MANDIIII. Dalam hitungan lima menit kalau kamu belum turun ke meja makan mama bakal cabut bulu kaki kamu semuanya."
"Brakkkkkkk." Tara terkejut mendengarkan suara pintu yang di banting dari luar saat mama nya pergi dari kamarnya. Dan parah nya lagi adalah ancaman mama nya. Mama nya tidak main main jika soal ancaman, dulu tara pernah tidak ingin bangun dan sekolah lalu mama nya mengancam akan mencobeli rambut badai nya alhasil saat Tara bangun dia teriak histeris seperti monyet yang kehilangan anaknya, lalu langsung pingsan melihat pantulan nya di kaca dengan rambut yang cobel disana sini membentuk smile emoticon. Memang mama nya yang satu ini aneh bin ajaib tidak seperti mama lain di dunia ini.
"Anjirrr gile mama gue uda kayak tarzan yang teriak teriak di hutan aja,padahal kan ini kamar gue bukan hutan amazon. Lima menit mama kasi gue waktu cuma lima menit. Gue harus sampai ke bawah, kalau gak abis deh bulu kaki terseksi gue." tara tergesa gesa masuk ke kamar mandi. Didalam kamar mandi dia hanya mencuci muka dan menyikat gigi. Lalu dia kembali ke kamar nya memakai baju secepat kilat menata rambut dan jambul badai nya dengan minyak rambut khas nya dan tak lupa dia memakai almamater OSIS kebanggaan nya.
Tara memang ketua OSIS di Nusantara. Walaupun tara sangat badung dan bisa membuat guru kejang kejang karna tingkah nya tapi tara adalah siswa yang tanggung jawab jika menyangkut tugas nya. Dan satu lagi tara adalah cowok terpopuler seantero sekolahnya bahkan di sekolah sekolah lain tara dan kedua temannya Aldam dan Yogi juga menyandang gelar Cogan terpopuler di kalangan para wanita. Selain ganteng dan keren tara juga pintar dia selalu menjadi juara satu umum dan menang setiap ikut olimpiade. Cewek mana yang kuat atas ketampanan nya dan kecerdasan nya.
"Gile anjayyy walaupun gue gak mandi tetep aja aura cogan gue gak berkurang." yah memang tara itu sangat tampan dengan hidung nya yang mancung, rahangnya yang tegas, jambul khatulistiwa kebanggan nya, mata cokelat yang indah,kulit putih, badan tegap dan tinggi serta bibir yang seksi membuat tara nyaris sempurna sebagai lelaki.
"Harus buru buru turun nih gue, gak bisa gue remehin nih mama ajaib ntar bulu kaki gue abis lagi dicukur tanpa belas kasihan. Iuuwww bayangin nya aja gue udah ngerih." tara bergidik ngerih lalu berlari menuruni tangga dengan tas yang di sandang di bahu kirinya.
"Hello spadaaa. Distara Zeynandra anaknya mama papa yang tampannya tak terhingga uda siap untuk kesekolahhh yuhuuuu."
"Duuhh Tara please deh gak kamu gak mama kamu dua dua nya itu sama, sama-sama bikin kuping papa budek"
"Eh papa, suamiku tercinta kamu rindu yah mama suru tidur bersama nyamuk-nyamuk diluar sana."
"Enggak kok mah ampun deh ma, papa gak ngulangi lagi suwer tekewer kewer" satya nyengir sambil menunjukkan jari telunjuknya dan jari tengah nya ke arah istri tercintanya itu.
"Papa mama tara gak sarapan yah tara uda telat tara mau nge MOS adik-adik tara yang kelas 10 pa, ma"
"Yauda nih bekalnya uda mama siapin hati hati jangan balap balap bahaya tau." nina menyerahkan kotak bekal bergambar Spiderman itu kepada tara.
"Loh ma kok gambar spiderman sih ma, Tara kan udah besar uda SMA kelas 11 apa nanti kata teman-teman tara kalau lihat kotak bekal tara gambar spiderman gitu." tara merajuk dengan bibir yang cemberut dan muka ngeselin pengen di tabok.
"Iya mama tau, tapi kotak bekal yang biasanya gak tau kemana padahal semalam juga ada di rak piring yauda deh gak papa pakai ini dulu. Lagian dulu pas SD kan kamu suka banget kotak bekal ini." nina bicara dengan cengiran andalannya yang bikin semua orang yang liat ingin kabur karna wajah sok imutnya yang dibuat buat.
"Tuh kan ilang ma kotak bekalnya, itu gara-gara mama yang tadi pagi teriak-teriak bangunin tara makanya rak piring nya sampai goyang seperti kena gempa. Semua barang berjatuhan, papa aja sampai jatuh dari tempat tidur." satya ikut nimbrung bersama nina dan tara tanpa sadar ia membangunkan macan betina yang siap menerkam nya.
"Apa papa bilang? Kalau papa uda bosen sama teriakan mama yauda sana papa cari wanita lain yang suaranya merdu lemah lembut nan syahdu. Nanti malam papa tidur diluar jangan masuk ke kamar mama. Mama papa sekarang VS." nina terengah-engah mengucapkan rentetan kalimat yang panjang dengan dada menggebu-gebu.
"Uda deh mama papa gausa berantem. Uda tua juga masi aja gak bosen berantem-berantem. Uda deh ya tara mau pigi. Urusan di ranjang nanti malam aja bahas nya, gak kasian apa sama tara yang jomblo".
Tara menyalim tangan mama dan papa nya lalu segera keluar menuju motor merahnya.
"Bye mama papa ku tercinta tara yang tampan tiada saingan sekolah dulu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" tara menyalakan mesin motor yang di naiki nya lalu pergi meninggalkan halaman rumah.
****
Dikasi pict Distara Zeynandra biar bisa halu ya hehe

Maaf kalau singkat, gaje dan typo masih bertebaran dimana mana maklum masih pemula hehe.
Kasih vote dan komen dong butuh semangat dan dukungannya guys :)
YOU ARE READING
TARZAN (Tara dan Zanie)
Teen FictionDistara Zeynandra. Ketua Osis SMA Nusantara sekaligus Ketua Geng Ranger geng paling berbahaya dan sebagai wadah berkumpul bagi siswa nakal yang sangat senang keluar masuk ruang BK di SMA Nusantara. Pertemuan Distara Zeynandra dengan Azanie Azira And...
