Happy reading
.
.
.
.
Typo bertebaran 😘
.
.
.
.
.
kayla melangkahkan kakinya dengan malas ke pintu gerbang besar milik universitasnya menimbah ilmu dengan mata sayup-sayup dan sesekali menguap menandakan ia masih mengentuk.
"Kayla!!" Panggil seorang gadis yang baru turun dari gojek onlinenya dan langsung menghampiri kayla, yah wanita ini adalah dewi teman sepenanggungan, seperjuangan dan sejulidnya kayla.
"Woy masih ngantuk lu neng?" Tanya dewi sembari merogoh tasnya mencari sesuatu.
"Hooh, pak ken emang pengen bikin gue menderita. Gue di jadi asisten penelitinya dan sumpah ini bikin gue puyeng tau gak" dengan nada sedikit kesal.
"Hahaha tu kan apa gue bilang lu sih gombalin pak ken terus kan gitu jadinya"
"Aisss kan lo tau gue gk suka kalo suasaan kelas tu krik kaya jangrik makanya gue rameein" kayla merucutkan bibirnya
-Flashback
Semua mahasiswa sedang fokus memperhatikan pak ken yang sedang memberikan penjelasan didepan kelas, sesekali matanya melirik ke mahasiwa yang sedang membatu itu. suasana kelas menjadi sangat sunyi dan diam mereka takut jika mereka berulah sedikit saja maka pak ken akan mececar mereka pertanyaan yang cukup rumit dan komples ataupun menyuruh mereka untuk mengerjakan soal kimia yang sangat sulit itu.
"Baik perkuliahan kita cukupkan sampai disini. Sebelum saya keluar apakah ada yang ingin bertanya atau mungkin kurang jelas bisa ditanyakan!" Ucapnya ketus sembari memasukan laptop dan peralatan lainnya ke dalam tas. Namun sampai beberapa menit tidak kunjung ada yang bertanya.
"Saya tanya lagi sekali apakah ada yg ingin bertanya? Apa suara saya kurang jelas dikelas ini?" Tanyanya lagi.
Semua warga kelas saling menatap satu sama lain dengan tetapan yang sulit diartikan dan yang sebagian lainnya pura-pura tidak dengar.
"Saya pak saya ingin bertanya" di tengah keheningan tiba-tiba suara itu terdengar semua mata tertuju pada si penanya ia adalah kayla yang terkenal dengan lelucon-lelucon bodohnya.
"Baik kamu yang disana" tunjuk ken
"Bapak saya mau nanya tau gk bedanya bapak sama hidrogen?" Tanya kayla dengan polos.
"Saya tidak tau!" Serunya ketus
"Kalo hidrogen itu unsur pertama dalam tabel periodik kalo bapak itu yang pertama dihati saya pak" ucapnya dan disambut oleh tepuk tangan dan tawa dari teman-temannya suasana kelas yang semula tenang menjadi ricuh mendengar gombalan kayla kepada dosen yang terkenal killer dan saklek itu.
mendengar hal tersebut pria itu mengerutkan keningnya dengan muka datar melepaskan kacamata yang ia sedang gunakan.
"Terus anda tau apa persamaan saya dan anda dengan kutub magnet yang sama?" Tanyanya balik.
"Sama-sama tidak bisa menyatu dan saling tolak menolak" ucapnya dengan datar dan langsung melangkah pergi dari kelas itu warga kelas kembali bersorak .
"yaudah pak tinggal balikin aja salah satu kutubnya kan bakalan nempel lagi" ucap kayla dengan agak keras membuat langkah dosen itu terhenti didepan pintu
"Baik kamu yang bica tadi bentar lagi cari saya di ruangan saya" ucapnya dan kembali suasana menjadi hening dan warga kelas kembali menatap kayla dengan iba.
Kayla membeku dewi yang duduk di sebelah kayla mengelus pelan pundaknya "yang sabar yah semoga lo bisa kembali dengan utuh" ucapnya seaakan temannya akan berhadapan dengan sesuatu yang sangat berbahaya.
"Apaan sih cuman menghadap aja gak usah alay! Itu tu kesempatan tau lo liat tadi pak ken ganteng maco pinter muda lagi bener-bener sempurna" ucap seorang wanita dia adalah putri dia adalah fans dari dosen-dosen muda diseuniversitas kadang ia masuk ke kelas prodi lain hanya untuk melihat dosen ganteng disana.
YOU ARE READING
Dear Pak Dosen
Romance"Bapak saya mau nanya tau gk bedanya bapak sama hidrogen?" "Saya gak tau" "Kalo hidrogen itu unsur pertama dalam tabel periodik kalo bapak itu yang pertama dihati saya pak" Pria itu mengerutkan keningnya dengan muka datar melepaskan kacamata yang i...
