Kini, jalanan ibu kota Jakarta sedikit ramai. Mungkin ini hari Minggu, banyak anak sekolah dan orang yang berkerja meliburkan dirinya dengan jalan - jalan.
Kini terdapat seorang gadis remaja yang ingin menyebrang di zebra cross, ia menunggu lampu lalu lintas berubah menjadi warna merah. Tandanya kendaraan harus berhenti.
Tak lama berapa menit ia menunggu, akhirnya lampu lalu lintas berganti warna dari sebelumnya berwarna hijau kini berganti berwarna merah. Saat hendak ingin menyebrang, ada seseorang ibu - ibu yang menyenggolnya dengan tidak sengaja. Membuat handphone yang ia pegang terjatuh.
"Eh, maaf nak ibu gak sengaja. Soalnya ibu buru - buru. Maaf yaa sekali lagi." ucap ibu itu mengambilkan handphone gadis itu dengan terus mengucapkan kata maaf dan sedikit menunduk menghadap gadis itu dan memberikan handphone yang terjatuh itu ke pemiliknya.
"Iya bu, nggak apa - apa. Makasih bu dan maaf." ucap gadis itu mengambil handphonenya yang berada ditangan ibu - ibu itu.
Ibu - ibu itu mengucapkan maaf sekali lagi dan langsung menyebrangi zebra cross dengan langkah buru - buru. Gadis itu hanya menatap punggung ibu - ibu itu yang semakin jauh tenggelam oleh lautan manusia.
Teringat ingin menyebrang yang tadi sempat tertunda. Gadis itu pun langsung ingin menyebrangi zebra cross yang hanya ada beberapa orang yang menyebrang, termasuk dirinya.
Saat ia sudah berada ditengah - tengah zebra cross, terlihat dari kejauhan sebuah motor sport berwarna merah melaju sangat kencang kearahnya. Gadis itu terlihat tidak fokus saat menyebrang, karna ia memfokuskan ke handphonenya yang sedari tadi tidak hidup sejak insiden jatuhnya benda itu.
Dan, motor sport merah itu tidak sempat mengerem saking lajunya ia membawa motornya yang dia rasa akan menghantam gadis remaja yang hampir dekat dengannya.
Membuat si penggendara motor itu menyalakan klaksonnya dengan sangat lama dan nyaring membuat para pejalan kaki dan gadis remaja itu menoleh kesumber suara.
Belum sempat gadis remaja itu ingin menghindar, naas. Lengan kanannya terkena sedikit stang motor si pengendara itu membuat gadis remaja itu berputar dan jatuh ditengah zebra cross.
"Aishh, sialan lo!" teriak gadis itu dengan tidak terima ia tersenggol.
Si pengendara motor sport berwarna merah serta menggunakan helm fullface putihnya mendadak memberhentikan motornya. Dan memutar kembali motornya untuk menghampiri gadis yang sempat ia senggol.
"Naik."
"Haa apaan?"
"Gue bilang NAIK, SEKARANG!" teriak si pengendara motor itu dibalik helm fullface nya yang ternyata cowok. Cowok itu mengedarkan pandangannya melihat kebelakang gadis itu yang ia lihat dari jauh terdapat dua motor sport hitam masih mengejarnya.
"GUE BILANG NAIK SEKARANG ATAU GUE TINGGALIN LO!"
Gadis itu sedikit bingung, tetapi ia menuruti perintah cowok itu. Gadis itupun menaiki motor sport merah cowok itu.
Tanpa basa - basi, si cowok itu memutarkan motornya dan langsung menancapkan gas motornya dan menjalankannya dengan sedikit kencang.
Terdengar samar - samar mereka mendengar suara dari belakang, yang berasal dari dua buah motor sport berwarna hitam yang mengikuti mereka sejak tadi.
YOU ARE READING
Ren & Raya
Teen Fiction[ HARAP FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ] Ini kisah tentang Rendra Georald Galaksi, sang ketua geng Greprata. Disaat siapapun orang yang berani mengusik kehidupannya dan menganggu orang terdekatnya akan ia habisi sampai maut menjemputnya. Tak terduga di...
