1. Prologue

258 49 57
                                        

Tubuh gadis itu bergetar hebat. Keringat dingin bercucuran membasahi tubuhnya. AC yang ada pada mobil itu semakin membuat tubuhnya menggigil. Wajah gadis itu memucat. Pandangan matanya menatap lurus kejadian di depannya.

Orang-orang saling memukul diantara mobil-mobil sport di sekitarnya. Pukulan pukulan yang membabi buta saling mereka layangkan.

Tubuh gadis itu kejang. Bersamaan dengan perutnya yang terasa mual. Jantungnya berdebar tak karuan. Kepalanya pening.

Sarup-sarup matanya menangkap satu sosok dari segerombolan itu berjalan ke arahnya. Dengan hoodie dan topi hitam yang menutupi setengah wajahnya.

Tangan dan tubuhnya semakin gemetar. Namun, saraf saraf di kepalanya seakan membeku membuat gadis itu tidak dapat bergerak dari posisinya sekarang.

Cklek

Pintu mobilnya dibuka. Bagaimana bisa? Gadis itu telah menguncinya.

Cowok itu duduk di sebelahnya. Aura dingin spontan meliputi suasana di dalam mobil itu.

Apakah hari ini adalah hari kematiannya? Tertangkap basah menyaksikan perkelahian begal-begal berkelas yang menggunakan mobil sport?

"Siapa lo?" Nada dingin itu terdengar di telinga gadis itu.

Gadis itu tidak menjawab. Mulutnya terlalu kelu untuk mengucap satu patah katapun.

Cowok itu menoleh. Memperhatikan keadaan gadis di sampingnya yang bergetar hebat. Wajah gadis itu pucat. Jari-jari tangannya memutih. Bahkan, gadis di sampingnya ini tidak menoleh padanya.

"Lebih baik lo pergi," titah cowok itu yang tidak mendapat balasan apapun.

Dia menoleh. Melihat bagaimana reaksi gadis itu.

"Pingsan?" Gumamnya saat melihat tubuh gadis itu tidak lagi bergetar. Matanya tertutup rapat bersamaan dengan helaan nafasnya yang berembus pelan.

Gadis itu benar-benar pingsan!

*****
Jangan lupa klik bintang dan komen di kolam komentar yaaa!!!

Terus dukung aku ya readers!!!

Jangan lupa ajak teman-teman kalian untuk mampir ke lapak aku ini hehehe!

Lop u!





Trouble Behind Bad Boys Where stories live. Discover now