Budayakan vote sebelum baca dan comment sesudah baca 🙌🏻
🍂🍂🍂🍂🍂
"Lo pake ini." ucap Dante sembari melemparkan hoodienya ke Aletha yang sedang menunduk di hadapannya.
Aletha mendongak menatap Dante yang baru saja melemparkan sebuah jaket kepadanya. "Gue nggak butuh, Dan."
"Tubuh lo itu nggak ada menarik-menariknya sama sekali." sarkas Dante.
Aletha menunduk memperhatikan dirinya, seketika matanya membulat terkejut ketika melihat bahwa dalamannya tercetak dengan jelas . Pipi gadis itu memerah karena menahan malu. Ia menatap Dante sejenak lalu secepat mungkin kembali menundukkan kepalanya.
"Gue nggak suka penolakan." ucap Dante ketika dilihatnya Aletha yang menundukkan kepala.
Aletha berdecak pelan, "Gue tau tubuh gue nggak ada bagus-bagusnya, tapi lo nggak nggak punya hak hina tubuh gue!" ucapnya menatap Dante sebal. "Dan satu lagi, gue nggak suka dipaksa!"
Tanpa memperdulikan ucapan Aletha, Dante mendekati tubuh gadis itu lalu menatapnya tajam. "Lo yang pake sendiri atau gue yang pakein?" tanyanya dengan smirk yang terlihat jelas.
Aletha mengedikkan bahunya acuh. Ia memeluk erat tasnya untuk menutupi tubuh bagian depannya.
"Oke, gue yang pakein." putus Dante.
Baru saja Dante akan memasangkan hoodienya pada Aletha namun Aletha dengan cepat merebut hoodie itu dari tangan Dante lalu memakainya sendiri.
Aletha menatap Dante dengan sebal. "Puas lo?"
Dante mendekatkan tubuhnya ke Aletha, lalu berbisik. "Good girl,"
🍂🍂🍂🍂🍂
Untuk Prologue nya segini dulu aja yaa😉.
Jangan lupa Follow, Vote dan Comment✨
Salam Hangat,
Eva🥀
YOU ARE READING
DANTE
Teen Fiction"Tubuh lo itu nggak ada menarik-menariknya sama sekali." sarkas Dante. ----- Berawal dari rencana konyol teman-temannya, Dante Arsenio si pria dingin nan sarkas yang terpaksa harus mau berurusan dengan Aletha Chavella Raymond, wanita resek yang suka...
