Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Prolog #1

308 14 2
                                        

Fidi Nurhadi

Fidi lahir dan besar di Jakarta bersama Ayah nya. Fidi anak pertama dari tiga saudara dan dua diantara nya perempuan. Adik Fidi bernama Shakilah Catarina dan adik Fidi yang satu nya lagi bernama Alifah Nabillah. Ibu dan Ayah Fidi sudah berpisah sejak umurnya 9 tahun dan sekarang usia Fidi sudah menginjak 17 tahun, usia yang bisa dibilang cukup populer untuk mencari jati diri. Fidi juga masih kelas 11 dan Fidi bersekolah di salah satu sekolah swasta di Jakarta Barat.
Disinilah kisah nya dimulai untuk pertama kali nya mengenal cinta.

Alya Syafitry

Dia kaka kelas Fidi jururan Administrasi Perkantoran. Alya anak pertama dari dua saudara. Adik nya bernama Gilang. Alya juga bisa dibilang keluarga yang mempunyai segalanya, yang dari kecil selalu di manja. Fidi juga menyebut dia sebagai Ibu Kost. Perempuan yang super galak, cuek dan bercita-cita ingin ke Neptunus. Menurut Alya Di Neptunus, Planet yang serba biru itu disana banyak pantai nya, jadi sangat cocok untuk dia mengadu keluh kesah kehidupan nya.





-------------------------------------


DI SEKOLAH

Hari ini Fidi lagi telat sekolah, karena Fid tidur terlalu malam. Fid segera bergegas menaiki bus mini yang kebetulan sekali berhenti dihalte deket rumahnya. Pagi ini bus sangat penuh dengan berbagai pekerja, hanya Fid saja yang memakai baju seragam sekolah. Jalanan ibu kota yang sangat macet, membuat Fid semakin lama sampai sekolah.
"Akhir nya sampai juga." Kata Fid dalam hati.
Ketika turun dari mini bus Fid langsung berlari memasuki gerbang sekolah dan ternyata sudah banyak siswa yang membuat barisan untuk dihukum. "Ah sial kalo aja semalam gue tidur tepat waktu." Ucap Fid dengan sedikit penyesalan.
Kemudian Fid dihukum di area lapangan, lalu Fid di perintahkan untuk mundur sama guru yang ngehukum Fid.

"Aduuh." Kata dia yang ga sengaja terinjak kaki nya oleh Fid.

Fid ga sengaja menginjak kaki nya. Yaap, dia adalah kaka kelas Fidi jurusan Administrasi Perkantoran yang bernama Alya, bisa dibilang dia Primadona di sekolahnya Fid.
Seketika Fidi langsung menengok ke belakang "Ehh maaf gue sengaja."

"Kalo mundur bisa liat orang dulu ga sih di belakang? Dikira lo ga ada orang ha?." Dia berbicara dengan tegas perempuan yang cantik tapi super galak.

"Iya maaf namanya juga ga sengaja." Kata Fidi dengan perasaan bersalah.

Fid spontan ngerasa bersalah banget udah menginjak kaki seseorang yang terbilang hits di sekolah nya. Perempuan yang benar-benar cantik, manja, suka shoping dan super duper galak. Tak lepas dari itu, Alya juga mempunyai mantan yang sangat ia sayangi. Namanya Kevin, pria yang cool, kalem, putih dan yang pasti nya ganteng. Sehabis di hukum, semua siswa/i masuk kelas seperti biasanya, Fidi duduk bersama Faisal. Faisal ini temen nya Fidi dari pertama masuk ke sekolah ini, bisa di bilang dia juga cukup hits di sekolahnya.

Faisal menepuk pundak Fidi dan sedikit mengejek. "Kenapa telat Fid? Tumben banget haha."

Dengan sedikit berbohong ke Isal karena masalah yang sebenernya adalah Fid tidur terlalu larut malam.

"Iya sal, tadi ada sedikit masalah di perjalanan." Kata Fidi pelan.

Tanpa henti Faisal terus-terusan ga ngejek Fidi dan terus menertawainya. "Halah basi lo, emang enak lo di hukum." Kata Isal sambil tertawa.

"Yaelah sal gue juga baru kali ini telat." Fid menjawab dengan ekpresi penuh penyesalan dan masih memikirkan, coba aja kalo semalem Fid ga tidur larut malam, pasti Fid ga akan telat kesekolah dan ga akan di ejek terus-terusan sama Isal, dari awal Fidi sekolah disini, Fid bisa dibilang anak yang selalu tepat waktu, maka dari itu Isal terus-terusan mengejek Fidi. Lalu Fidi mengadih tau Isal kalo tadi dia bertemu dengan Alya.

"Ohiya sal, tadi pas gue di hukum, gue ga sengaja nginjek kaki nya Alya."

"Alya siapa?."

"Itu loh Alya kelas 12 jurusan AP."

"Oh iya tau, yang cantik itu kan? Emang dia kenapa?." Faisal juga bisa dibilang Fakboy di sekolah, sudah beberapa perempuan dijadikan pacar nya, maka dari itu Fidi ga salah menanyakan Alya kepadanya.

"Ah loo siapa si cewe cantik disini yang lo gatau asal usul nya, iya gua mau minta maaf ke dia btw kan dia belom maafin gua." Jawab Fid sedikit meledek.

"Yeuu bisa aja lo.. Lo yakin mau minta maaf ke dia?."

"Iya yakin lah."

"Bentar .... jangan bilang lo suka sama dia."

Isal meledek Fid balik dan mengeluarkan pertanyaan yang ga masuk akal kepada Fid.

"Dih, ya ga juga lah, dia galak banget sal, gila."

"Haha, kena juga kan lo ama mulut nya yang super duper pedes."

Mungkin Isal sudah mengenal sosok Alya, bisa jadi juga dia sudah mencoba untuk mendekatkan diri nya kepada Alya, berhubung Alya adalah perempuan yang galak dan ga mudah di dekatkan oleh pria manapun, mungkin Faisal ga mau lanjut untuk mengejarnya lagi. Pikir Fid dalam hati.

"Udah lah bodo, ngapain jadi bahas dia si." Fid mencoba buat Isal ga membahas perempuan galak itu lagi.

Tak lama kemudian Guru Bahasa Indonesia pun masuk. Fidi belajar seperti biasanya, Fidi juga murid yang bisa dibilang ga gitu pinter, tapi Fid mengakui kalo dirinya itu rajin walaupun sedikit lemot dalam berpikir. Fidi juga ga suka pelajaran Matematika karena Fid ga pandai berhitung. Bukan berarti kalo ga pandai berhitung, Fid ga bisa merangkai kata puitis untuk semesta. Fidi juga suka menulis puisi tentang hal apapun.

LeonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang