Albyan adalah anak tunggal dari mahendra dan Sania.Mereka bukan sembarang keturunan,kata orang tujuh turunan pun hartanya tidak akan habis.
Menjadi anak tunggal memang sangat menyenangkan,terlebih dalam keadaan orang ada.Namun begitu, tetap saja untuk Albyan itu sangat tidak menyenangkan.
Mahendra yang super sibuk keluar masuk luar negri,menguruskan tentang perusahaannya.Sedangkan Sania menjadi wanita karir yang tidak kalah sibuknya.
Karena sibuk bekerja,mereka mencari pembantu untuk mengurus Rumahnya sekaligus baby sister untuk Albyan.Dari kecil Albyan dirawat oleh Biiyah,walau hanya pembantu dan kalangan dari orang bawah Albyan sangat menyayangi Biiyah ibu kedua setelah Sania ibu kandungnya.
Walaupun Biiyah ibu kedua,Albyan sangat menyayanginya dan bahkan lebih nurut kepada Biiyah.Wajar Biiyah bukan hanya merawat Albyan tapi Biiyah juga menyusui Albyan,walau Sania yang melahirkannya namun karena dari kecil tak tersentuh kasih sayang seorang ibu bernama Sania,Albyan tidak pernah sedikitpun menuruti apa kemauan Sania dia lebih mematuhi dan menghormati Biiyah layaknya kepada seorang ibu.
***
Semua orang sedang membicarakan Albyan,cowo terfamous di sekolah.Banyak wanita yang berharap akan menjadi kekasihnya,tak kalah menariknya lagi cowo pun berlomba lomba ingin berteman dengan Albyan.
Mereka membayangkan jika ada di posisi Albyan,rumah mewah,kekayaan melimpah dapat membeli ini itu surgawi dunia sepertinya.Namun sayang mereka hanya melihat sisi Albyan yang dingin dan kaya raya saja,mereka tidak tahu seluk beluk keadaan Albyan.Jika bisa di putar saja Albyan sering berharap jika dirinya ada di posisi sederhana dengan keluarga yang harmonis.
Kerena sebenarnya kekayaan tidak menjamin kebahagiaan,untuk apa bergelimang harta tapi miskin kasih sayang orang tua.Hidup dengan keluarga asing dan bahkan tidak ada ikatan darah sekalipun,walau begitu Albyan slalu mensyukuri apa yang dia punya dan dia rasakan.
Albyan berjalan dikoridor sekolah ditemani 3 sahabatnya yaitu Reza,Kevin dan defon.
Keempat laki laki itu menjadi sorotan siswa siswi,mereka adalah most wanted.Ketiga sahabatnya juga termasuk orang terpandang,terlebih kepada defon derajatnya hampir sama dengan Albyan.
Satu kekurangan defon,ia sangat lelet dalam berpikir hingga jadi bahan bulian ketiga temanya.Walau begitu defon tidak pernah baperan.
Jessy berlari kerarah Chika yang sibuk dengan ponselnya.Dengan suara terpotong potong dan hembusan nafas yang tidak terartur membuat Chika kebingungan.
"Ciiiiii!! Gawattttttt!" Teriak Jessy.
"Gawat??gawat kenapa?"
"Siniiii!liatt tuh OMG Geng Albyan lewat,pada ganteng lagii" sambil menarik tangan chika,membuat Chika melirik kearah yang ditunjuk Jessy.
Sungguh Chika sangat tidak tertarik dengan pemandangan seperti itu,dia lebih mementingkan game nya dibanding keempat cowo yang ditunjuk Jessy.
Jessy melirik kearah Chika yang terus memainkan ponselnya,membuat Jessy geram dan heran dengan sahabatnya ini.
"Liat dulu ih Chika!!pada ganteng tau Lo mau milih siapa??gue Abang Kevin terkece OMG gantengnya" Sambil senyum senyum sendiri membayangkan akan menjadi kekasih Kevin.
YOU ARE READING
My prince
Teen Fiction-Albyan- Panggil saja byan,anak dari pasangan Sania dan Mahendra.Dia adalah most wanted,banyak yang mengejar dirinya bukan hanya para wanita saja banyak dari kalangan lelaki juga yang ingin berteman dengan nya hanya karena ingin ikut tenar saja.Dir...
